Bye-Bye Keringat Berlebih! Inilah Tips Jitu Mengatasinya!

Agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari, keringat berlebih (hiperhidrosis) harus segera diatasi
Jika tidak diatasi, keringat berlebih bisa menyebabkan rasa tidak nyaman

Keringat berlebihan (hiperhidrosis) adalah sebuah gangguan umum yang banyak tidak disukai dan menyebabkan ketidaknyamanan bagi orang yang mengalaminya. Biasanya, orang mengalami keringat berlebihan di bagian ketiak, telapak tangan atau telapak kaki.

Untuk keringat berlebihan di bagian ketiak biasanya baru terjadi pada usia remaja akhir, sementara keringat berlebihan pada bagian telapak tangan dan kaki biasanya sudah mulai dialami lebih awal, sekitar usia 13 tahun. Jika masalah ini tidak ditangani dengan baik, maka akan berlanjut sampai tua kelak.

[[artikel-terkait]]

Selain membuat yang mengalaminya merasa tidak nyaman maupun malu, keringat berlebihan juga dapat membuat pakaian jadi gampang ternoda. Hiperhidrosis pun berdampak pada kehidupan sosial individu yang mengalaminya. Mulai dari pergaulan, hingga pekerjaan. Pada kasus yang parah, keringat berlebihan dapat menyebabkan yang mengalaminya kesulitan untuk memegang pena, kemudi mobil, dan sekadar berjabat tangan.

Apa Penyebab Keringat Berlebihan?

Meskipun masalah para saraf, endokrin, infeksi, dan penyakit sistemik lainnya kadang-kadang dapat menyebabkan hiperhidrosis, kebanyakan kasus keringat berlebihan terjadi pada orang yang sehat. Panas dan emosi juga dapat memicu hiperhidrosis di beberapa orang, tetapi banyak yang menderita hiperhidrosis berkeringat hampir sepanjang hari, terlepas dari suasana hati mereka atau cuaca saat itu.

Apa Saja Perawatan untuk Hiperhidrosis?

Melalui evaluasi sistematis mengenai penyebab dan pemicu hiperhidrosis, diikuti dengan pendekatan yang bijaksana dan bertahap untuk pengobatan, banyak orang dengan gangguan menyebalkan ini kadang-kadang dapat mencapai hasil yang baik dan kualitas hidup yang lebih baik. Untuk mengatasi keadaan ini, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan jika Anda mengalaminya. Di antaranya adalah:

Antiperspirant:

Antiperspirant rendah garam logam dapat Anda coba terlebih dahulu, karena biasanya jenis ini yang paling banyak tersedia. Antiperspirant yang mengandung aluminium klorida mungkin lebih efektif jika antiperspirant lainnya tidak kunjung berhasil mengatasinya.

Obat-obatan:

Obat-obatan oral dan antikolinergik untuk mengurangi keringat.

Botulinum Toxin (Botox):

Suntikan botox bisa menjadi pilihan untuk mengatasi keringat ketiak yang berlebihan.

MiraDry:

Teknik ini memanfaatkan energi gelombang mikro untuk membunuh kelenjar keringat secara permanen.

Laser:

Prosedur laser dapat dijalankan, dengan menargetkan dan membunuh kelenjar keringat ketiak.

Operasi:

Operasi berupa simpatektomi toraks, menjadi pilihan terakhir.

Ketika antiperspirant biasa tidak dapat mengobati keringat berlebih yang Anda alami, kebanyakan dokter akan merekomendasikan pengunaan alumunium klorida hexahydrate. Biasanya Anda akan dianjurkan untuk menggunakannya selama 2-3 malam berturut-turut sebelum tidur, lalu selanjutnya seminggu sekali untuk mempertahankan hasilnya. Bagi beberapa pasien, perawatan seperti ini dianggap ampuh untuk mengatasi keringat berlebihan di area ketiak. Namun, hal ini tidak dirasakan bagi mereka yang mengalaminya di area telapak tangan.

Namun, jenis perawatan ini memang memiliki efek samping. Salah satu efek samping yang paling utama adalah timbulnya iritasi. Oleh sebab itu, penting untuk memastikan bahwa kulit Anda sudah kering sebelum melakukan aplikasi obat, dan biarkan obat benar-benar kering setelah mengaplikasikannya.

Keringat Berlebih sebagai Gejala Penyakit

Dalam sejumlah kondisi, keringat berlebih ternyata bisa menjadi gejala penyakit terntentu. Misalnya, sebagai gejala hipertiroid. Hormon tiroid yang berlebihan dalam tubuh, memicu proses metabolisme menjadi lebih cepat. Akibatnya, keringat yang berlebihan bisa muncul di sejumlah area tubuh.

Selain itu, pada stadium kedua atau sensoris penyakit rabies, penderitanya bisa mengalami kegelisahan dan keringat yang berlebihan. Oleh karenanya, jika kondisi keringat berlebihan telah mengkhawatirkan, segera temui dokter.

WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/hyperhidrosis2#1
Diakses pada 29 Januari 2019

Kementerian Kesehatan RI. http://www.depkes.go.id/article/view/18100300007/rabies-bisa-dicegah-dan-disembuhkan.html
Diakses pada 18 Februari 2019

Kementerian Kesehatan RI.
http://www.depkes.go.id/download.php?file=download/pusdatin/infodatin/infodatin-tiroid.pdf
Diakses pada 18 Februari 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed