Jet Lag Terus Menerus? Ini Cara Mengatasi Kelelahan Anda

Menempuh perjalanan jauh dengan melintasi zona waktu berbeda menyebabkan seseorang mengalami jet lag dan kelelahan
Saat berada di dalam pesawat dan melintasi zona waktu berbeda, tubuh kesulitan mengenali siang dan malam

Lagi-lagi Anda merasa jet lag setelah penerbangan jarak jauh? Tenang, Anda tidak sendirian. Itulah sebabnya sebagian besar orang tentu ingin tahu bagaimana cara mengatasi kelelahan usai perjalanan jauh.

Sangat wajar seseorang merasakan jet lag. Jam biologis tubuh mereka terganggu karena melintasi zona waktu yang berbeda. Siang menjadi malam, malam menjadi siang.

Terlebih, jet lag bukan penyakit yang bisa sembuh dengan mengonsumsi obat. Untuk itu, Anda perlu tahu betul cara mengatasi kelelahan yang efektif.

Cara mengatasi kelelahan akibat jet lag

Mengenal kondisi tubuh masing-masing adalah kunci dalam mengatasi kelelahan karena jet lag. Tidak ada jet lag yang sama pada setiap orang, meskipun itinerary dan waktu tempuh mereka sama sekalipun.

Untuk itu, dengarkan tubuh Anda dan coba siasati dengan cara mengatasi kelelahan karena jet lag berikut ini:

  • Tetap bergerak

Kelelahan mungkin membuat Anda merasa lesu dan enggan beraktivitas. Kesampingkan hal ini dan justru teruslah bergerak.

Lakukan olahraga ringan untuk melancarkan sirkulasi darah, jika memungkinkan lakukan sambil terpapar dengan sinar matahari. Sinar matahari akan memberi sinyal pada tubuh bahwa siap beraktivitas.

  • Konsumsi air putih

Minuman seperti kopi atau yang beralkohol bukan teman baik bagi orang yang sedang mengalami jet lag. Justru Anda perlu memastikan tubuh tetap terhidrasi dengan cukup konsumsi air putih.

Lebih jauh lagi, minum air putih akan membantu menghilangkan gejala-gejala jet lag seperti sakit kepala, perut kembung, dan lainnya. Dengan demikian, Anda bisa beristirahat dengan lebih berkualitas.

  • Sesuaikan suhu kamar

Ternyata temperatur AC di kamar tidur Anda juga ikut berperan sebagai salah satu cara mengatasi kelelahan akibat jet lag. Sesuaikan temperaturnya dengan bagaimana suhu yang biasa Anda atur ketika akan tidur. Cara ini akan memberi sinyal bagi tubuh untuk beristirahat.

  • Jangan konsumsi obat tidur

Tentu saja orang yang mengalami jet lag tidak akan bisa tidur nyenyak dengan mudah karena ada perubahan drastis pada ritme tubuh mereka. Meski demikian, pantangan terbesar adalah mengonsumsi obat tidur.

Hal ini justru akan membuat tubuh semakin sulit beradaptasi. Alternatifnya adalah membuat suasana rileks atau lakukan hal yang biasa membuat Anda familiar bahwa ini waktu untuk beristirahat.

Susah tidur akibat jet lag

Setidaknya 44% orang pasti mengalami susah tidur setelah menempuh perjalanan jauh dari negara dengan zona waktu berbeda. Perlu sekitar tiga hari bagi tubuh untuk beradaptasi, tergantung dari seberapa banyak zona waktu yang dilewati.

‘Kekacauan’ jam tidur ini berkaitan dengan hormon melatonin yang diproduksi oleh tubuh ketika suasana gelap atau malam tiba. Saat berada di dalam pesawat, tubuh menjadi kebingungan menentukan jam tidur tubuh karena perubahan gelap terang yang tidak seperti biasanya.

Susah tidur tentu kaitannya dengan sulit berkonsentrasi. Tak hanya itu, orang yang mengalami jet lag juga bisa merasa gelisah hingga kesulitan beraktivitas dengan produktif.

Di sisi lain, meskipun orang yang mengalami jet lag cenderung susah tidur, orang yang kelelahan kerap tertidur justru saat siang hari. Di saat mereka dituntut untuk kembali bekerja atau beraktivitas, rasa kantuk datang tak terhindarkan. Duh!

Adakah negara yang paling ‘kejam’ menyebabkan jet lag?

Di kalangan traveler yang kerap terbang jarak jauh, ada istilah west is best, east is beast. Tentu kalimat itu bukannya tanpa dasar.

Beradaptasi setelah bepergian ke negara yang ada di barat lebih mudah ketimbang ke negara yang zona waktunya berada di timur negara asal Anda.

Pertimbangan utamanya adalah waktu tidur dan beraktivitas yang tidak terlalu jauh. Itu sebabnya, persiapan mengantisipasi jet lag perlu dilakukan sejak setidaknya sepekan sebelum terbang.

Ketika terbang ke timur, orang akan ‘kehilangan’ waktu dan perlu trik untuk menyiasatinya. Sementara saat terbang ke barat, mereka justru mendapat ‘tambahan’ waktu yang dapat digunakan untuk beristirahat.

Contohnya dengan menyesuaikan jam tidur mendekati jam di negara tujuan. Selain itu, bisa juga dengan mengatur pola makan dengan rentang waktu seperti di destinasi yang akan Anda kunjungi.

Hal yang tak kalah penting adalah memberi sinyal tubuh untuk bisa beradaptasi. Dengarkan kondisi tubuh Anda, lakukan hal yang disarankan seperti olahraga ringan dan makan sehat, serta hindari pantangannya.

Dengan melakukan ini, jet lag tidak akan lama-lama mengganggu produktivitas Anda. Selamat mencoba!

Medicine Net. https://www.medicinenet.com/jet_lag/article.htm#are_there_any_remedies_for_jet_lag_is_it_possible_to_prevent_jet_lag
Diakses pada 12 Juni 2019

National Slep Foundation. https://www.sleep.org/articles/jet-lag-causes/
Diakses pada 12 Juni 2019

Sky Scanner. https://www.skyscanner.net/news/jetlag-15-tips-beating-timezone-tiredness
Diakses pada 12 Juni 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed