7 Cara Mengatasi Hidung Tersumbat pada Bayi agar Bisa Tidur Nyenyak

(0)
09 Oct 2020|Aby Rachman
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Alat penyedot atau aspirator dapat digunakan untuk mengangkat lendir jika hidung bayi tersumbatAda berbagai cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi hidung tersumbat pada bayi
Cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi harus diketahui oleh Ayah dan Bunda. Sebab, hidung tersumbat bisa terjadi pada Si Kecil kapan saja.Hidung tersumbat tentu akan menyebabkan rasa tidak nyaman pada bayi. Masalah ini akan membuat bayi kesulitan untuk tidur dengan nyenyak dan kehilangan nafsu makannya. Meskipun mengkhawatirkan, hidung tersumbat merupakan kondisi yang biasanya terjadi pada anak-anak ketika mereka pilek. Hal ini disebabkan karena sistem kekebalan tubuh mereka masih berkembang.

Cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi

Bayi biasanya jauh lebih sering terkena pilek daripada orang dewasa. Gejala pilek yang dialami Si Kecil, di antaranya hidung tersumbat, bersin, dan demam. Khusus untuk mengatasi hidung tersumbat pada bayi, berikut lima cara yang dapat Anda lakukan.

1. Buang lendir dari hidung

Jika bayi Anda berusia di bawah 6 bulan, Anda dapat menggunakan alat seperti penyedot ingus bayi untuk membuang lendir dari hidung Si Kecil secara perlahan. Cara ini relatif mudah dilakukan, namun bayi dengan usia yang lebih tua mungkin akan lebih rewel saat menggunakan alat ini.

2. Menghilangkan kerak lendir

Ketika hidung bayi tersumbat, Anda mungkin akan melihat lendir yang telah kering dan berkerak di dalamnya. Bersihkan lendir tersebut dengan kassa steril dan air hangat untuk mengatasi hidung mampet pada bayi. Lakukanlah secara perlahan untuk mencegah iritasi pada kulit bayi.

3. Menghirup uap hangat

Jika Anda tidak punya humidifier, Anda bisa menggunakan air mendidih dalam baskom atau wadah lainnya agar bayi bisa menghirup uap hangat tersebut. Biarkan Si Kecil menghirup uap selama beberapa menit agar hidung tersumbatnya bisa hilang. Namun, hati-hati saat melakukan hal ini, pastikan anak tidak terkena air panas tersebut. 

4. Pastikan bayi tetap terhidrasi

Menjaga tubuh Si Kecil tetap terhidrasi dapat mengurangi lendir di hidungnya sehingga masalah hidung tersumbat pada bayi dapat diatasi, tetap susui bayi dan pada bayi yang sudah MPASI Anda dapat memberikan air putih. 

5. Pastikan bayi istirahat dengan cukup

Tindakan ini akan membantu mengalirkan lendir dalam hidung. Dorong Si Kecil untuk melakukan hal-hal yang melelahkan, seperti bermain ayunan misalnya, sampai ia mengantuk sehingga Anda bisa menidurkannya.Untuk membantu bayi bernapas dengan nyaman ketika tidur, usahakan agar posisi tidur bayi mempermudah lendir mengalir keluar dari hidungnya. Anda juga dapat menyangga kepala bayi saat tidur dengan selimut atau bantal, guna mempermudah Si Kecil bernapas. Pastikan Anda selalu mengawasinya.

6. Mandi air hangat

Mandi air hangat juga bisa dijadikan sebagai cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi yang ampuh. Rasa nyaman yang ditimbulkan oleh air hangat itu akan membuat bayi seakan "lupa" dengan hidung mampetnya. Ditambah lagi, uap dari air hangat bisa membantu hidung Si Bayi kembali "plong".

7. Pijat sekitar hidung bayi dengan lembut

Memijat bagian hidung, alis, tulang pipi, garis rambut dan bagian bawah kepala bayi dapat memberikan rasa tenang pada Si Kecil. Hal ini pun dianggap sebagai cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi agar dirinya tak rewel.Hidung tersumbat pada bayi akan hilang seiring berjalannya waktu. Proses ini biasanya memakan waktu hingga seminggu. Apabila masalah ini tidak kunjung hilang, ada banyak produk yang dapat membantu mengobati dan membersihkan saluran napasnya.Anda dapat menggunakan aspirator hidung bayi yang bisa membersihkan lendir dari hidung kecilnya. Anda juga bisa memberikannya semprotan air garam. Jika hidung tersumbat masih belum bisa diatasi dan membuat anak Anda kesulitan bernapas, segera kunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Hidung tersumbat pada bayi tak selalu butuh penanganan khusus

Hidung tersumbat pada bayi yang pilek biasanya tidak membutuhkan penanganan khusus. Selama kondisi ini tidak mengganggu anak, Anda tidak perlu berobat. Sepanjang anak tetap aktif, serta makan dan minum seperti biasanya, Anda hanya perlu mengawasinya.Hindari pemberian obat batuk dan pilek pada anak di bawah usia 4 tahun. Jika anak berusia 4-6 tahun, berkonsultasilah dengan dokter untuk mendapatkan rekomendasi obat.Meskipun biasanya pilek bukan kondisi yang serius, Anda harus mengunjungi dokter jika menemukan gejala-gejala berikut ini:
  • Pileknya belum hilang dalam waktu 3 minggu
  • Jika mengalami demam dengan suhu di atas 38 derajat Celsius 
  • Kesulitan bernapas
  • Batuk berdarah
  • Sakit tenggorokan
  • Kondisinya semakin memburuk.
Itulah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi hidung tersumbat pada bayi. Semoga langkah-langkah di atas dapat membantu Anda dalam menangani masalah ini.
hidung tersumbatpenyakit anaktips parentingmenidurkan bayibayi pilek
Mother and Baby. https://www.motherandbaby.co.uk/baby-and-toddler/baby-and-toddler-health-advice/blocked-nose-baby-how-to-treat
Diakses pada November 2018
WebMD. https://www.webmd.com/parenting/baby/features/baby-stuffy-nose
Diakses pada 21 Maret 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/newborn-congestion#treatment
Diakses pada 6 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait