Anak dapat mengalami dehidrasi bila kebutuhan cairan hariannya tidak tercukupi dengan baik
Jangan sepelekan dehidrasi pada anak

Ibu yang bijak pasti tahu pentingnya menyajikan variasi makanan yang penuh nutrisi setiap hari. Tetapi, tahukah Anda kalau minuman juga tidak kalah pentingnya untuk kesehatan anak? Anak, terutama dalam masa perkembangan, tidak boleh kekurangan cairan. Bila asupan cairan tidak cukup, anak akan mengalami dehidrasi yang berpotensi mengundang komplikasi medis lainnya.

Cara mengatasi dehidrasi pada anak cukup mudah, yaitu selektif dalam mengatur menu minuman mereka. Menurut Lisa Asta, MD, seorang dokter anak di Walnut Creek, anak hanya boleh minum 2 jenis minuman, yaitu susu dan air putih.

Jika anak doyan mengonsumsi minuman manis atau malas meminum air putih, sudah saatnya Anda bertindak untuk menghindari mereka dari dehidrasi. Simak cara mengatasi dehidrasi pada anak yang tepat dan sehat dalam penjelasan berikut.

Cara Mengatasi Dehidrasi pada Anak dengan Mengonsumsi Air

Banyak kebaikan air yang bisa kita nikmati, seperti pelepas dahaga, bebas kalori, dan sekaligus membantu otot serta otak tetap segar.

Setiap anak memiliki takaran air putih yang berbeda-beda, sesuai usia, jenis kelamin, cuaca dan tingkat aktivitas mereka. Sebagai acuan, berikut adalah takaran air yang tepat sesuai dengan usia anak:

  • Balita: 2-4 gelas
  • 4-8 tahun: 5 gelas
  • 9-13 tahun: 7-8 gelas
  • 14 tahun ke atas: 8 -11 gelas

Jika anak baru selesai berolahraga atau bermain, mereka akan membutuhkan lebih banyak air. Sebelum atau sesudah bermain, berikan anak tambahan 2-3 gelas air. Saat istirahat, usahakan agar mereka menenggak air putih 6-8 kali sebelum melanjutkan aktivitasnya.

Untuk membuat minuman air putih lebih bervariasi, ibu boleh mencoba menambahkan buah seperti lemon, ceri, stroberi, dan lain-lain sesuai selera. Selain itu, sajikan juga buah-buahan atau sayuran yang tinggi kadar airnya, seperti semangka dan selada.

Cara Mengatasi Dehidrasi pada Anak dengan Mengonsumsi Susu

Susu adalah sumber kalsium dan nutrisi yang dibutuhkan dalam masa pertumbuhan anak-anak. Balita berusia di bawah 2 tahun harus mengonsumsi susu murni, kecuali jika ada keluhan berat badan. Setelah melewati usia 2 tahun, Anda boleh menggantinya dengan jenis rendah atau bebas lemak.

Target takaran susu untuk tiap anak berusia 1-9 tahun adalah sekitar 2 gelas setiap hari. Di atas usia tersebut, berikan sekitar 3 gelas per hari. Jika anak kurang doyan susu, gunakan tips ini untuk cara mengatasi dehidrasi pada anak:

  • Berikan sedotan lucu untuk memotivasinya
  • “Sisipkan” susu ke dalam masakan, misalnya sup jamur, sarapan sereal, dan sebagainya.
  • Berikan sedikit buah atau coklat sebagai pemanis

Cara Mengatasi Dehidrasi pada Anak dengan Mengonsumsi Jus Buah

Untuk minuman jus buah, berikan jus yang 100% murni buah-buahan dengan takaran yang dibatasi. Menurut The American Academy of Pediatrics, rekomendasi jus adalah tidak lebih dari 180 ml per hari untuk anak berusia 1-6 tahun, dan tidak lebih dari 360 ml untuk anak berusia di atas 7 tahun.

Tujuan pembatasan ini karena jus juga memiliki kadar gula, terutama untuk jus olahan yang jarang mengandung jus murni dan hanya berupa pemanis buatan. Selain jus, hindari juga minuman berikut ini sebagai cara mengatasi dehidrasi pada anak Anda:

  • Soda
  • Minuman energi, kecuali sesekali jika anak berolahraga dan butuh cairan elektrolit tubuh.

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed