6 Cara Mengatasi Bokong Keringat Berlebihan


Berkeringat adalah hal yang wajar, termasuk di bokong. Namun jika bokong sering berkeringat berlebihan bisa diatasi dengan memilih pakaian dalam yang tepat hingga menggunakan bedak medis.

(0)
29 May 2021|Azelia Trifiana
Selama tidak menimbulkan rasa sakit, berkeringat di bokong adalah wajarSelama tidak menimbulkan rasa sakit, berkeringat di bokong adalah wajar
Saat aktif bergerak, tubuh tentu ikut berkeringat. Ini normal, sebagai upaya agar suhu tubuh tetap stabil. Namun ketika memiliki bokong keringat berlebihan, perhatikan betul kebersihan tubuh. Sebisa mungkin, idealnya area bokong ini tetap kering dan dingin.Jangan lupa perhatikan apabila ada tanda-tanda infeksi seperti kulit tampak kemerahan, gatal, hingga nyeri.

Mengapa bokong sering berkeringat?

Hampir semua orang pasti mengalami bokong sering berkeringat. Hanya saja, volumenya bisa berbeda antara satu individu dan lainnya. Lebih jauh lagi, tubuh memiliki dua jenis kelenjar keringat:
  • Kelenjar ekrin yang mengeluarkan keringat campuran antara air dan garam. Tidak ada bau dari keringat ini. Fungsinya untuk mendinginkan kulit dan menurunkan temperatur tubuh.
  • Kelenjar apokrin yang bisa mengeluarkan zat berbau, kaitannya erat dengan berkeringat
Hanya ada kelenjar ekrin di bokong. Artinya, meskipun Anda mengalami bokong keringat berlebihan hingga membasahi celana, tidak ada bau yang berisiko mengganggu.Keringat di bokong terjadi karena hal-hal sama seperti pemicu keringat di bagian tubuh lainnya, seperti:
  • Temperatur panas
  • Berolahraga
  • Merasa tegang
  • Sedang stres
  • Mengenakan pakaian terlalu tebal
  • Bahan pakaian dalam tidak menyerap keringat
Tak hanya itu, keringat sangat rentan muncul di lipatan kulit, salah satunya adalah bokong. Bahkan ini terjadi bukan hanya pada orang dewasa saja, bayi baru lahir pun sudah merasakannya.Sebagai buktinya, kerap kali ruam popok muncul dan membuat bokong bayi tampak kemerahan. Itulah mengapa, sangat disarankan sesekali membuka popok agar kulit bokong bayi bisa bernapas.Orang dewasa pun juga disarankan tidak pakai celana dalam saat tidur untuk menjaga kebersihan area bokong dan kelamin. 

Cara mengatasi bokong keringat berlebihan

Bukan hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, namun bokong sering berkeringat juga meningkatkan risiko menumpuknya kuman dan bakteri. Untuk menghindarinya, berikut ini beberapa langkah yang bisa dilakukan:

1. Pilih pakaian dalam yang tepat

Selalu pastikan bahan pakaian dalam yang Anda kenakan menyerap keringat agar bokong tetap dingin dan kering. Contohnya bahan seperti katun yang direkomendasikan untuk jadi pakaian dalam sehari-hari.Sementara ketika sedang beraktivitas berat seperti berolahraga, pilih bahan yang bisa menyerap air dengan baik. Tujuannya sama, agar tidak ada akumulasi kelembapan di kulit

2. Bawa pakaian dalam cadangan

Ketika bokong terasa berkeringat hingga membasahi pakaian dalam, segera ganti dengan yang kering. Oleh sebab itu, penting untuk membawa cadangan ke manapun Anda pergi. Utamanya, apabila Anda berencana berolahraga atau beraktivitas cukup lama lebih dari 8 jam.Semakin sebentar kulit terpapar pakaian dalam lembap, semakin kecil pula kemungkinan bakteri terakumulasi di lipatan bokong.

3. Segera ke kamar mandi

Ketika tidak memungkinkan untuk mengganti pakaian dalam dengan yang kering, segera ke kamar mandi. Ambil tisu dan keringkan area bokong secara perlahan. Jangan menggosoknya karena berisiko menimbulkan iritasi. Caranya adalah dengan menekan perlahan hingga terasa kering.

4. Sering berdiri

Duduk terlalu lama juga berisiko menyebabkan bokong berkeringat berlebihan. Oleh sebab itu, apabila aktivitas Anda mengharuskan duduk berjam-jam, ambil jeda sesekali untuk berdiri dan berjalan selama beberapa menit. Dengan cara ini, bokong akan mendapat kesempatan untuk bernapas.

5. Bedak khusus medis

Ada pula pilihan bedak yang diformulasikan secara medis untuk mengurangi iritasi atau rasa gatal. Jenis bedak semacam ini dapat mengurangi gesekan serta panas. Di saat yang sama, bedak medis ini juga mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur.Ada pula kandungan calamine yang bisa melegakan rasa gatal. Ditambah lagi kandungan menthol yang bisa mendinginkan kulit.

6. Jangan aplikasikan deodoran

Apabila bedak bisa menjadi pilihan, tidak demikian halnya dengan deodoran. Meski fungsinya untuk menjaga keringat di ketiak tidak berlebihan, ini tidak berlaku pada bokong. Justru, kandungan zat kimia dalam produk semacam ini dapat menimbulkan iritasi dan rasa tidak nyaman.

Perhatikan tanda-tanda infeksi

hiperhidrosis
Setiap orang memang berkeringat. Itu wajar. Namun menjadi tidak wajar ketika keringat sangat berlebihan atau hiperhidrosis. Penyebabnya tidak jelas betul, namun bisa saja ada kaitannya dengan faktor genetik.Oleh sebab itu, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter apabila muncul gejala yang menyertai seperti:
  • Berat badan turun berlebih
  • Berkeringat saat tidur malam hari
  • Nyeri dada
  • Demam
  • Detak jantung cepat
Tak kalah penting, perhatikan pula kemungkinan terjadinya infeksi dengan gejala seperti kulit tampak kemerahan, hangat saat disentuh, membengkak, serta menimbulkan rasa nyeri.Jadi, perhatikan betul ketika bokong kerap berkeringat. Apakah masih wajar dan bisa diatasi dengan langkah-langkah di atas, atau ada kondisi medis lain yang menjadi pemicunya?Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar masalah bokong berkeringat, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
keringathidup sehatpola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/butt-sweat
Diakses pada 15 Mei 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/symptoms/excessive-sweating/basics/definition/sym-20050780
Diakses pada 15 Mei 2021
American Cancer Society. https://www.cancer.org/cancer/cancer-causes/talcum-powder-and-cancer.html
Diakses pada 15 Mei 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait