9 Cara Mengatasi Batuk pada Anak saat Tidur


Ada beberapa cara mengatasi batuk pada anak saat tidur tanpa membuatnya terbangun, yaitu menyalakan humidifier hingga mengoleskan minyak esensial.

0,0
22 Dec 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Cara mengatasi batuk pada anak saat tidur adalah dengan menyalakan humidifierCara mengatasi batuk pada anak saat tidur salah satunya menggunakan alat pelembap ruangan.
Melihat anak sering batuk saat tidur memang kerap membuat orangtua khawatir. Apalagi jika mereka sampai terbangun karena terganggu oleh batuknya. Untuk mengurangi rasa khawatir, berikut ini beberapa cara mengatasi batuk pada anak saat tidur dan cara mencegahnya terjadi lagi.
Cara mengatasi batuk pada anak saat tidurBeberapa hal yang dapat Anda lakukan sebagai cara mengatasi batuk pada anak saat tidur, di antaranya:

1. Menyalakan humidifier

Jika anak batuk ketika tidur, memasang humidifier dapat menjadi pertolongan pertama yang dicoba, terutama jika si kecil mengalami batuk berdahak. Humidifier atau pelembap udara dapat membantu menenangkan batuk pada anak.Cara mengatasi batuk berdahak pada anak di malam hari ini dapat meningkatkan kelembapan udara pada ruangan yang kering sehingga dapat melegakan iritasi pada tenggorokan yang menjadi penyebab batuk si kecil tanpa membuatnya terbangun di malam hari.Kalau bisa, pilihlah pelembap udara dingin yang dianggap lebih aman untuk anak-anak dan sama efektifnya dengan pelembap udara hangat.Selain itu, jangan lupa untuk menggunakan air murni saat menyalakan pelembap ruangan agar bisa memperlambat penumpukan mineral di dalam mesin humidifier.

2. Meninggikan posisi kepala si kecil saat tidur

Tidur telentang atau miring dengan posisi kepala sejajar dengan badan bisa menyebabkan lendir berkumpul di tenggorokan anak sehingga memicu terjadinya batuk.Untuk mencegahnya, Anda bisa meninggikan posisi kepala dan leher anak saat tidur dengan bantal yang lebih besar atau menambah jumlah bantalnya.Namun, usahakan jangan mengangkat posisi kepala si kecil terlalu tinggi karena bisa menyebabkan nyeri dan rasa tidak nyaman pada leher mereka.Posisi tidur yang baik saat anak batuk ini dipercaya bisa membantu meredakan batuk saat tidur.

3. Menggunakan minyak esensial

Penggunaan minyak esensial dapat dijadikan cara mengatasi batuk pada anak saat tidur. Minyak kayu putih dari jenis Eucalpytus radiata merupakan ekspektoran (pengencer dahak) alami yang dapat membantu melegakan saluran pernapasan.Minyak ini dapat dioleskan ke tubuh anak atau digunakan dalam diffuser. Pastikan jenis minyak kayu putih yang digunakan adalah eucalyptus radiata dan bukan eucalyptus globulus.Ada beberapa jenis minyak esensial lainnya yang dapat membantu anak merasa lebih rileks dan tidur lebih nyenyak, seperti minyak chamomile, minyak lavender, dan minyak jeruk mandarin (citrus reticulata).Cara mengatasi batuk anak pada malam hari ini juga dipercaya bisa membuat anak merasa tenang karena aroma minyak esensial yang menenangkan.

4. Gunakan penyaring udara

Terkadang, anak batuk di malam hari saat tidur dapat terjadi jika ia memiliki alergi. Alergi ini bisa dipicu oleh udara yang penuh dengan debu.Dilansir dari Healthline, alergi debu dapat menyebabkan batuk-batuk di malam hari. Maka dari itu, cobalah untuk menggunakan penyaring udara agar kamar anak terhindar dari alergen (pemicu alergi).

5. Bersihkan rumah dari kecoa

Cara mengatasi batuk pada anak saat tidur lainnya adalah memastikanrumah Anda bersih dari kecoa.Air liur, feses, dan berbagai bagian tubuh kecoa dipercaya bisa menyebabkan anak batuk di malam hari saat tidur.Menurut The Asthma and Allergy Foundation of America, kecoa menjadi salah satu penyebab umum dari alergi dan serangan asma.

6. Hentikan kebiasaan merokok untuk orangtua

Bagi orangtua, Anda bisa berhenti merokok sebagai cara untuk meredakan batuk anak saat tidur.Sebab, batuk-batuk menjadi salah satu gejala dari paparan asap rokok yang mungkin terhirup oleh si kecil.

7. Kumur dengan air garam

Dilansir dari Medical News Today, berkumur dengan air garam dianggap sebagai cara agar anak tidur nyenyak saat batuk.Sebab, air garam dapat meredakan tenggorokan yang teriritasi dan menghilangkan lendir di belakang tenggorokan.Untuk mencoba cara meredakan batuk anak saat tidur ini, Anda perlu menyiapkan satu sendok teh garam dan tuangkan ke dalam 177 mililiter air hangat.Minta anak untuk berkumur dengan air garam ini, tapi jangan sampai ia menelannya.

8. Meminta anak makan probiotik

Ketika anak batuk di malam hari saat tidur, Anda bisa memberikannya probiotik sebelum ia terlelap.Dikutip dari Medical News Today, probiotik memang bukanlah obat instan yang bisa menyembuhkan batuk anak secara langsung.Namun, nutrisi ini dinilai bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh dan meredakan alergen yang menjadi penyebab batuk yang dialami anak.Terdapat beberapa makanan yang mengandung probiotik untuk dicoba anak, mulai dari yogurt, sup miso, kimchi, hingga sauerkraut.

9. Memberikan madu

Salah satu cara mengatasi anak batuk saat tidur di malam hari yang dianggap efektif adalah memberikan madu.Mengonsumsi madu dipercaya bisa meredakan batuk karena memiliki kandungan antibakteri yang bisa melawan infeksi.Anda dapat memberikan satu sendok makan madu pada anak sebanyak yang ia butuhkan. Meski begitu, ingatlah untuk tidak memberikan madu terlalu banyak agar kadar gula yang masuk ke dalam tubuh anak dapat dikontrol.Jika anak menolak minum madu secara langsung, Anda bisa mencampurkannya dengan air hangat untuk diminum.Satu hal yang perlu diingat, cara mengatasi batuk pada anak saat tidur ini tidak boleh dilakukan pada anak di bawah usia 1 tahun. Sebab, madu dapat meningkatkan risiko botulisme pada anak dalam kategori usia ini.Jika Anda merasa khawatir dengan batuk yang si kecil alami, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan terbaik. Anda juga sebaiknya tidak memberikan obat batuk sembarangan sebagai cara mengatasi batuk pada anak saat tidur.

Cara mencegah batuk terjadi di kemudian hari

Supaya anak tidak mengalami batuk pada saat tidur, Anda bisa melakukan beberapa hal sebelum si kecil bersiap untuk tidur, seperti:
  • Kosongkan ingus anak sebelum tidur. Anda dapat menyedotnya dengan aspirator hidung atau meminta anak menghirup uap untuk membersihkan ingus dari saluran pernapasan.
  • Pastikan tempat tidur bersih dari debu dan kotoran yang dapat menyebabkan batuk.
  • Berikan minum sebelum ia tidur dan pastikan kondisi anak yang sedang sakit selalu terhidrasi dengan baik.
  • Nyalakan humidifier sebelum tidur.
  • Gunakan minyak esensial untuk menghangatkan tubuhnya dan menggunakan selimut yang nyaman.
  • Nyalakan musik atau bacakan cerita pengantar tidur agar anak menjadi tenang dan lebih cepat terlelap.
Jika Anda memiliki obat batuk dari dokter, berikan obat tersebut menjelang tidur. Anda juga tidak disarankan untuk memberikan obat batuk pada anak tanpa resep dokter.[[artikel-terkait]]

Penyebab anak batuk saat tidur

Ada banyak sekali penyebab anak batuk saat tidur. Mulai dari tersedak hingga penyakit akibat infeksi bakteri seperti pertusis.Penyebab batuk yang berbeda dapat menghasilkan jenis batuk yang juga berbeda. Berikut adalah beberapa jenis batuk yang dapat dialami anak:
  • Batuk berdahak: biasanya merupakan gejala umum dari pilek.
  • Batuk keras seperti menggonggong: bisa jadi gejala croup, yaitu akibat pembengkakan saluran pernapasan atas. Pada anak-anak dapat disertai sesak napas dan sering kali muncul tiba-tiba di tengah malam.
  • Batuk rejan: batuk keras yang terjadi berulang-ulang dan bisa menyebabkan muntah. Kondisi ini dikenal juga sebagai pertusis.
  • Batuk yang disertai bunyi mengi: batuk ini menandakan adanya pembengkakan di saluran  pernapasan bawah dan bisa jadi gejala asma atau bronkitis.
  • Batuk yang disertai demam lebih dari 39o Celcius: bisa mengindikasikan demam biasa atau pneumonia. Jika demamnya ringan, kondisi ini bisa menandakan adanya flu.
Selain itu, masih banyak jenis-jenis batuk yang dapat terjadi pada anak. Meski batuk bisa muncul kapan saja, hampir semua batuk biasanya memburuk pada malam hari.Khususnya saat anak sedang tidur. Hal tersebut dikarenakan udara dingin pada malam hari dapat membuat organ pernapasan lebih sensitif.Penderita asma sering kali mengalami batuk di malam hari. Demikian juga dengan penderita pilek dan batuk berdahak. Saat berbaring, ingus dari hidung dan sinus dapat mengalir ke bawah memenuhi kerongkongan sehingga menyebabkan batuk pada anak saat tertidur.Batuk saat anak sedang tidur sebetulnya tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Kecuali batuk tersebut menyebabkan anak susah tidur atau terbangun dari tidurnya dan sulit beristirahat.Segera bawa ke dokter jika anak mengalami sesak napas. Bayi di bawah 3 bulan dengan demam mencapai 38o Celcius juga harus segera diperiksakan ke rumah sakit terdekat.Jika Anda punya pertanyaan lain mengenai cara mengatasi batuk pada anak saat tidur, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
penyakit anakbatuk
Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/childs-cough.html
Diakses 9 Desember 2020
Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/when-to-be-concerned-about-your-childs-cough-3894893
Diakses 9 Desember 2020
Parents. https://www.parents.com/baby/health/cold/5-things-to-do-when-your-baby-has-a-cold/
Diakses 9 Desember 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/essential-oils-for-babies
Diakses 9 Desember 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/coughing-at-night#how-to-stop-coughing
Diakses pada 17 September 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/319498#home-remedies
Diakses pada 17 September 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/toddler-cough-remedy#home-remedies
Diakses pada 13 Desember 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322394#twelve-natural-cough-remedies
Diakses pada 13 Desember 2021
 
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait