4 Cara Mengatasi Batuk Berdahak di Musim Pancaroba


Batuk berdahak cukup sering terjadi saat musim hujan seperti sekarang ini. Maka agar kondisi tubuh tidak makin drop, penting untuk segera minum obat. Carilah obat batuk berdahak berlabel mukolitik ekspektoran yang mengandung bromhexine HCI dan guaifenesin.

0,0
wanita batuk berdahakBatuk berdahak menandakan infeksi saluran pernapasan akut yang biasa terjadi di musim penghujan. 
Musim pancaroba telah tiba. Saat peralihan musim seperti sekarang ini, cuaca jadi suka tak menentu. Akibatnya kita juga jadi lebih gampang sakit, apalagi flu dan batuk. Lantas, bagaimana cara mengatasi batuk berdahak di musim hujan?

Kenapa kita sering sakit saat musim pancaroba?

Kita sering sakit saat pancaroba sebetulnya bukan karena perubahan musimnya itu sendiri. Anggapan bahwa kehujanan dapat menyebabkan batuk juga tidak sepenuhnya tepat. Sebab, penyakit-penyakit “langganan” musim pancaroba seperti flu dan batuk berdahak disebabkan oleh infeksi bakteri dan virus.Namun, peralihan musim dari kemarau ke musim hujan dapat menurunkan kelembapan udara sekitar yang kemudian jadi melemahkan sistem imun kita.Udara yang lembap dan dingin juga menyebabkan lapisan lendir di mata, paru-paru, dan dalam hidung ikut mengering. Lapisan lendir seharusnya berfungsi untuk “memerangkap” bakteri dan virus yang masuk. Namun ketika selaput ini mengering, bakteri dan virus akan jadi lebih gampang masuk ke dalam tubuh.Menghirup udara dingin dan kering juga menyebabkan pembuluh darah di saluran pernapasan bagian atas menyempit sebagai cara alami untuk menjaga suhu inti tubuh tetap normal. Ketika pembuluh darah menyempit, sel darah putih akan kesulitan mengalir mencapai selaput lendir sehingga lebih sulit bagi tubuh untuk melawan kuman. Akibatnya, kita jadi lebih rentan terhadap paparan bakteri dan virus yang kemudian membuat kita sakit.Suhu dingin juga memecah partikel liur yang kita keluarkan dari hidung dan mulut setiap kali kita batuk atau bersin, sehingga memudahkan orang lain untuk menghirupnya. Alhasil, virus dan bakteri jadi lebih mudah menyebar selama musim pancaroba.Apalagi di ruangan tertutup yang sirkulasinya tidak mumpuni, di mana banyak orang berkumpul untuk berlindung dari cuaca dingin. Virus dan bakteri cenderung lebih mudah berkembang biak dan bertahan hidup di suhu yang dingin dan tidak bersirkulasi baik.Selain akibat suhu dan iklim yang lebih rendah, kita juga gampang sakit selama musim pancaroba karena tubuh kekurangan asupan vitamin D. Vitamin D, yang sumber utamanya berasal dari sinar matahari pagi, sangat penting untuk membantu Anda mempertahankan sistem kekebalan tubuh.

Cara mengatasi batuk berdahak di musim pancaroba

Batuk berdahak menandakan infeksi pada saluran pernapasan yang terjadi akut dan biasa terjadi di musim penghujan.Saat batuk berdahak mulai menyerang di musim hujan, penting untuk segera mencari cara mengatasinya. Sebab, penumpukan lendir atau dahak yang berlebihan dapat menyumbat saluran udara yang sudah menyempit sehingga membuat Anda makin sulit bernapas lega. Dibiarkan terlalu lama, dahak di tenggorokan dan paru-paru juga dapat memicu infeksi yang lebih parah.Berikut adalah beberapa cara mengatasi batuk berdahak di musim hujan yang ampuh dan patut dicoba:

1. Praktikkan teknik batuk yang benar

Jika hasrat ingin batuk datang, jangan ditahan. Batuk adalah cara alami tubuh untuk mengeluarkan zat-zat yang dianggap merugikan tubuh. Oleh karena itu, jangan ditahan maupun ditunda.Melakukan teknik batuk yang benar akan membantu Anda mengeluarkan dahak secara lebih efektif. Praktikkan teknik batuk ini sesering mungkin untuk melegakan tenggorokan.Secara umum ada dua teknik batuk yang dapat membantu mengeluarkan dahak. Cara pertama disebut dengan deep coughing, langkahnya adalah sebagai berikut:
  • Duduk di kursi yang nyaman. Posisikan tubuh sedikit condong ke depan tapi tetap rileks, pastikan juga kedua kaki mantap menapak lantai.
  • Silangkan tangan di sekeliling perut, kemudian tarik napas dalam secara perlahan melalui hidung. Saat membuang napas, posisikan tubuh lebih condong lagi.
  • Batuk sekuat yang Anda bisa dengan menjaga mulut sedikit terbuka dan sambil menekan lengan kencang-kencang ke arah perut.
  • Batuklah sebanyak 2-3 kali dengan cara di atas. Batuk pertama akan menggerakkan dahak ke atas. Batuk kedua dan ketiga kemudian akan mendorongnya keluar.
  • Ulangi tahap di atas bila diperlukan.
Cara kedua disebut huff coughing dan Anda bisa melakukannya dengan:
  • Duduk dengan nyaman dan pastikan kedua telapak kaki menjajak lantai.
  • Tarik napas dalam secara pelan-pelan untuk mengembangkan paru.
  • Kencangkan otot perut Anda, dan buang napas tiga kali dengan cepat. Buatlah suara “ha” tiap kali buang napas.
  • Ulangi dari langkah pertama sambil tetap mempertahankan otot perut tegang, sampai Anda merasakan lendirnya pecah.
  • Batuk sekuat yang Anda bisa untuk melegakan pernapasan.
Saat berada di luar rumah pun, Anda tetap bisa melakukan teknik batuk yang efektif dengan cara yang hampir sama, yaitu:
  • Tarik napas dalam-dalam sebanyak 4-5 kali.
  • Pada tarikan napas terakhir, tahan napas selama 1-2 detik.
  • Angkat bahu dan dada dan longgarkan. Setelah itu batuklah dengan kuat dan spontan.
  • Keluarkan dahak sambil berdeham.
  • Anda bisa ulangi sesuai kebutuhan.

2. Minum air putih hangat

Minum air putih hangat adalah cara mengatasi batuk berdahak yang ampuh selama musim hujan. Seperti yang telah dijelaskan di atas, menghirup udara dingin dapat mengeringkan selaput lendir tenggorokan dan mempersempit pembuluh darah.Nah, minum air hangat akan membantu mengencerkan dahak sembari melembapkan tenggorokan sehingga lendir dapat lebih mudah mengalir keluar.Jika bosan dengan air putih biasa, cobalah minum sesuatu yang hangat seperti teh jahe, teh ginseng, air lemon hangat yang dicampur madu, atau sup kaldu bening.Sering-sering minum air hangat juga membantu mencegah dahak kembali mengental dan memblokir jalur napas.

3. Hirup uap hangat

Melembapkan udara di sekitar dapat membantu Anda mengencerkan lendir dan melegakan tenggorokan. Salah satu caranya adalah dengan menyalakan air humidifier di dalam ruangan tempat Anda akan sering beraktivitas.Cara lainnya adalah dengan menghirup uap hangat. Anda bisa mengisi mangkuk besar dengan air hangat dan tundukkan kepala beberapa sentimeter di atas permukaan airnya. Tutup kepala dengan handuk agar uapnya tidak cepat lenyap. Tarik napas dalam pelan-pelan sampai Anda merasa lebih lega. Namun ingat, jangan posisikan wajah terlalu dekat dengan air panasnya agar tidak mengiritasi kulit.Agar lebih melegakan pernapasan, Anda juga bisa menambahkan beberapa tetes minyak esensial peppermint, eucalyptus, jahe, atau lemon ke dalam air.Cara lain untuk meredakan batuk berdahak di musim hujan adalah dengan mandi air hangat atau berendam di bath tub. Mandi air hangat akan membantu “memasukkan” udara lembap ke saluran udara Anda, yang dapat mengencerkan lendir. Membiarkan air hangat membasuh wajah juga dapat meredakan tekanan pada rongga sinus sehingga napas jadi lebih lancar.

4. Minum obat khusus batuk berdahak

Siladex ME
Siladex ME
Jika berbagai cara alami di atas belum cukup ampuh untuk mengatasi batuk berdahak Anda, mungkin solusinya adalah minum obat batuk.Namun, jangan gunakan sembarang obat. Carilah obat batuk berdahak yang berlabel mukolitik ekspektoran seperti Siladex Mucolytic & Expectorant alias SILADEX ME.Siladex ME mengandung obat bromhexine HCI dan guaifenesin yang efektif meredakan batuk berdahak di musim hujan tanpa membuat ngantuk.Bromhexine HCI akan bekerja memecah lendir dan memudahkan batuk, sementara guaifenesin berfungsi mengencerkan dahak dan mengurangi kelengketannya. Alhasil, kombinasi dari dua zat obat ini membuat dahak jadi lebih mudah dikeluarkan.Menariknya lagi, obat batuk berdahak Siladex ME juga bebas gula dan alkohol sehingga aman dikonsumsi seluruh anggota keluarga, termasuk untuk penderita diabetes.Pastikan untuk mengikuti aturan pakai yang tertera di kemasan. Namun jika batuk berdahak terus berlanjut dan disertai gejala membahayakan, segera kunjungi dokter terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan.

Cara menjaga kesehatan di musim pancaroba

Setelah sembuh dari batuk berdahak, tentu harusnya sedia payung sebelum hujan. Artinya, Anda perlu menjaga kesehatan sebaik mungkin agar tidak kembali mengalaminya di kemudian hari.Apalagi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan musim hujan akan terus berlangsung sampai penghujung tahun kemudian memuncak pada Januari dan Februari 2022 di sebagian besar wilayah Indonesia.Oleh karena itu, perkuat sistem imun Anda dengan:
  • Makan lebih banyak buah dan sayuran segar.
  • Perbanyak makanan sumber vitamin D, seperti ikan berlemak (salmon, tuna, makarel), daging merah tanpa lemak, kuning telur, dan jamur.
  • Perbanyak minum air putih.
  • Terapkan kebersihan diri yang baik, seperti cuci tangan dengan sabun dan menghindari saling pinjam meminjam barang pribadi, khususnya peralatan makan.
  • Dapatkan vaksin influenza.
  • Konsumsi suplemen peningkat daya tahan tubuh.
  • Rutin beraktivitas fisik atau olahraga minimal 30 menit tiap hari.
  • Jangan lupakan istirahat dan pastikan cukup tidur tiap malam.
Nah sebagai langkah antisipasi di musim hujan ini, jangan lupa juga untuk selalu sediakan obat batuk berdahak yang bagus di rumah.
musim hujantips kesehatanbatukbatuk berdahakkekebalan tubuhminum obatadv siladex
Mount Elizabeth Hospital https://www.mountelizabeth.com.sg/healthplus/article/weather-changes-cold-vs-flu Diakses 7 Oktober 2021Very Well Health https://www.verywellhealth.com/five-techniques-to-clear-mucus-from-the-lungs-914841 Diakses 7 Oktober 2021Healthline https://www.healthline.com/health/cold-flu/how-to-get-rid-of-phlegmDiakses 7 Oktober 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait