8 Cara Mengatasi Amandel pada Anak

Cara mengatasi amandel pada anak salah satunya dengan berkumur menggunakan air garam.
Cara mengatasi amandel pada anak ternyata tak sulit dilakukan.

Radang amandel tentu sangat mengganggu Si Kecil. Tak hanya sakit ketika menelan, anak pun jadi rewel. Sebenarnya, ada beberapa cara mengatasi amandel pada anak. Anda pun dapat melakukannya di rumah.

Amandel yang mengalami peradangan tentu dapat menyebabkan nyeri dan membuat Si Kecil tidak nyaman beraktivitas. Agar anak dapat tersenyum kembali, Anda dapat mengikuti cara mengatasi amandel pada anak berikut.

Cara mengatasi amandel pada anak

Radang amandel yang disebabkan oleh infeksi virus umumnya akan sembuh dalam rentang waktu 7-10 hari. Radang amandel ini dapat sembuh dengan sendirinya, dan akan lebih cepat pulih apabila disertai cara mengatasi amandel pada anak secara tepat.

Sementara itu, radang amandel akibat infeksi bakteri, membutuhkan pemberian obat antibiotik sesuai resep dokter. Nah, seperti apa cara mengatasi amandel pada anak?

1. Beristirahat secara maksimal

Cara mengatasi amandel pada anak yang pertama yaitu dengan beristirahat secara maksimal. Ini merupakan salah satu cara paling efektif dalam mengatasi peradangan pada tubuh.

Ketika Si Kecil mengalami peradangan, pastikan ia beristirahat secara maksimal hingga kondisi tubuhnya membaik.

2. Mengonsumsi makanan lembut

Salah satu syarat mutlak meningkatkan kondisi tubuh agar kembali prima yaitu menjaga pola makan sehat. Nah, ketika Si Kecil mengalami radang amandel, Anda dapat memastikan asupan makanan sehatnya dengan mengolah makanan lembut dan mudah ditelan, seperti suwiran daging ayam, sup, nasi tim dan bubur.

Untuk mempercepat proses penyembuhan radang amandel Si Kecil, Anda dapat menambahkan asupan makanan dengan kandungan antiradang tinggi seperti jamur, bayam, kale, dan brokoli.

3. Rajin minum air hangat

Salah satu pantangan yang tidak boleh dilanggar anak ketika radang amandel yaitu mengonsumsi air dingin. Sebaliknya, pastikan Si Kecil rajin minum air putih hangat untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada tenggorokan.

4. Berkumur dengan larutan garam

Cara mengatasi amandel pada anak selanjutnya yaitu dengan berkumur menggunakan larutan garam. Caranya, aduk hingga rata 1 sendok teh garam ke dalam segelas air hangat. Lalu minta Si Kecil berkumur menggunakan larutan garam tersebut selama beberapa detik dan buang airnya dari mulut. Cara ini dapat membantu meredakan rasa sakit di tenggorokan Si Kecil.

5. Mengonsumsi buah

Selain itu, Anda pun dapat menyiapkan asupan buah segar dengan kandungan antiradang tinggi seperti tomat, stroberi, alpukat, anggur dan jeruk yang diblender halus atau diolah menjadi smoothies, agar mudah diminum Si Kecil.

6. Meminum air kunyit dan jahe

Kunyit dan jahe merupakan tanaman herbal dengan kandungan antiradang tinggi. Mengonsumsi air rebusan kunyit dan jahe yang dicampur madu secara rutin, dapat mempercepat proses penyembuhan amandel buah hati Anda.

7. Meminum teh hijau dan madu

Mengonsumsi teh hijau bisa jadi cara mengatasi amandel pada anak.

Si Kecil dapat mengonsumsi segelas teh hangat untuk meredakan rasa nyeri di tenggorokan. Namun jika ingin hasil yang lebih efektif, berilah anak Anda segelas teh hijau dan madu yang mengandung zat antiradang tinggi.

8. Memasang humidifier

Udara kering dapat meningkatkan rasa tidak nyaman pada tenggorokan buah hati Anda. Untuk mengatasinya, pasanglah pelembap ruangan atau humidifier sehingga amandel Si Kecil tidak terlalu sakit, dan ia jadi lebih nyaman beristirahat.

Seperti apa sih, gejala radang amandel pada anak?

Setelah mengetahui cara mengatasi amandel pada anak, kenali juga gejala radang amandel. Dengan demikian, Anda bisa melakukan antisipasi.

Amandel atau tonsil merupakan bagian mulut berbentuk dua bantalan oval yang terletak di belakang tenggorokan. Seperti kelenjar getah bening, amandel berfungsi sebagai sistem pertahanan tubuh untuk melawan infeksi virus dan bakteri.

Ketika amandel mengalami peradangan atau tonsilitis, sistem kekebalan tubuh Anda tengah melemah. Saat itu, amandel tidak dapat berfungsi dengan baik untuk melawan infeksi virus maupun bakteri. Akibatnya, organ ini mengalami pembengkakan dan memerah.

Umumnya, radang amandel akibat virus terjadi pada anak usia 5 tahun. Sementara itu, radang amandel yang disebabkan oleh bakteri, biasa menyerang anak dan remaja berumur 5-15 tahun.

Sebagian besar anak yang mengalami radang amandel, tidak dapat menjelaskan keluhan yang dirasakan. Namun Anda dapat mengamati munculnya gejala radang amandel pada anak berikut ini:

  • Demam
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit ketika menelan
  • Nafsu makan menurun
  • Suara serak
  • Telinga terasa sakit
  • Sering mengeluarkan air liur
  • Napas berbau tidak sedap
  • Benjolan di leher akibat pembengkakan kelenjar getah bening

Setelah memahami gejalanya, Anda pun dapat memastikan kondisi amandel Si Kecil dengan meletakkan gagang sendok di atas lidahnya, lantas melihat kondisi amandel di bagian dalam mulut Si Kecil menggunakan senter. Amandel yang mengalami peradangan akan terlihat bengkak dan memerah.

Catatan dari SehatQ:

Apabila setelah melakukan cara mengatasi amandel pada anak di atas, peradangan tak juga mereda, periksakan anak ke dokter. Sebab pada kondisi tersebut, ada kemungkinan penyakit lain yang menyertai.

Healthline.
https://www.healthline.com/health/home-remedies-for-tonsilitis#humidifiers
Diakses pada 21 Maret 2020

Healthline.
https://www.healthline.com/nutrition/11-proven-benefits-of-ginger
Diakses pada 21 Maret 2020

Healthline.
https://www.healthline.com/nutrition/13-anti-inflammatory-foods#section6
Diakses pada 21 Maret 2020

Mayo Clinic.
https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/tonsillitis/symptoms-causes/syc-20378479
Diakses pada 21 Maret 2020

Harvard.
https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/foods-that-fight-inflammation
Diakses pada 21 Maret 2020

Artikel Terkait