Inilah Cara Mengatasi Air Liur Berlebih saat Hamil Secara Efektif dan Sederhana

Salah satu cara mengatasi air liur berlebih saat hamil yang dapat dilakukan, yaitu menggunakan es batu dan lemon
Berbagai cara dapat dilakukan untuk mengatasi air liur berlebih saat hamil

Air liur berlebih saat hamil merupakan kondisi yang tidak dapat dihindari. Kondisi ini dinamakan dengan ptyalism gravidarum. Penyebab terjadinya hal ini belum diketahui secara pasti. Ptyalism gravidarum bukan merupakan hal yang berbahaya, biasanya sering terjadi bersamaan dengan mual dan muntah yang hebat atau hiperemesis gravidarum.

Produksi air liur yang berlebihan bisa membuat penderitanya tidak merasa nyaman. Kondisi ptyalism dapat menyebabkan gangguan tidur atau gangguan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Masalah yang paling mengkhawatirkan biasanya adalah hambatan dalam bersosialisi.

Cara mengatasi air liur berlebih saat hamil

Ptyalism umumnya hanya berlangsung sementara. Gejala akan berkurang setelah ibu hamil melewati trimester pertama kehamilan. Namun dalam beberapa kasus tertentu, kondisi ini mungkin berlangsung lebih lama. Air liur yang berlebih saat hamil tidak dapat Anda cegah. Akan tetapi, terdapat beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi kondisi tersebut.

 

1. Pasta gigi dan obat kumur mint

Pilihan pasta gigi yang Anda gunakan juga dapat menjadi cara mengatasi air libur berlebih saat hamil. Anda dapat mencoba menyikat gigi lebih sering dengan pasta gigi mint. Penggunaan obat kumur mint yang aman selama hamil juga dapat membantu mengatasi air liur berlebih.

2. Perbanyak minum air putih

Air putih menjadi salah satu cara mengatasi air liur berlebih saat hamil. Banyak mengonsumsi air putih mampu mengurangi produksi air liur. Selain itu, air putih juga bermanfaat untuk mencegah tubuh mengalami dehidrasi selama hamil.

[[artikel-terkait]]

3. Lemon dan jeruk nipis

Lemon dan jeruk nipis juga dapat menjadi pilihan untuk mengatasi kondisi air liur berlebih . Agar mendapatkan efek dari lemon dan jeruk nipis, Anda dapat menghisapnya atau meneteskan sedikit minyak esensial beraroma lemon atau jeruk nipis pada tisue. Hal ini dapat membantu ketika Anda mengalami mual akibat air liur berlebih saat hamil.

4. Bawalah tisu setiap saat

Persiapan penting Anda lakukan agar terhindar dari air liur menetes keluar dari mulut adalah membawa tisu atau sapu tangan. Setiap kali air liur keluar, Anda dapat segera membersihkan mulut sehingga tetap nyaman dalam bersosialisasi dengan teman dan keluarga.

5. Mengunyah es batu

Cara lain yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi air liur berlebih saat hamil adalah mengunyah es batu. Mengunyah tidak dapat menurunkan produksi air liur. Meski demikian, mengunyah bisa membantu menelan air liur yang diproduksi. Selain es batu, Anda bisa mencoba mengunyah permen karet yang tidak mengandung gula.

Ptyalism sering disertai dengan mual dan muntah saat hamil. Menelan air liur yang Anda produksi dapat membuat Anda merasa semakin mual. Jika hal ini terjadi, lebih baik Anda mengeluarkan air liur berlebih dari mulut Anda.

Secara umum, obat-obatan dapat membantu mengatasi air liur berlebih saat hamil. Contohnya adalah obat golongan antikolonergik. Namun, obat ini memiliki efek samping, seperti mengantuk, konstipasi atau sulit buang air besar, wajah terasa panas, mudah emosi, dan tidak dapat buang air kecil.

Artikel Terkait

Banner Telemed