15 Cara Mengakhiri Percakapan dengan Sopan


Terkadang, seseorang bisa bingung bagaimana cara mengakhiri percakapan ketika obrolan sedang seru-serunya. Anda bisa mengakhirinya dengan sopan lewat cara mengambil jarak, mengeluarkan kunci, pamit ke toilet, hingga rangkum obrolan.

0,0
09 Oct 2021|Azelia Trifiana
Mengakhiri percakapan harus mempertimbangkan etikaMengakhiri percakapan harus mempertimbangkan etika
Bagi seorang social butterfly, mungkin mudah saja memulai dan mengakhiri obrolan dengan siapapun. Namun, tidak demikian halnya bagi mereka yang punya kecemasan sosial. Mereka bisa saja bingung bagaimana cara mengakhiri percakapan dengan tepat.Apakah langsung berdiam diri dan perlahan meninggalkan lawan bicara? Atau memotong saat orang lain sedang bercerita? Atau berpamitan lewat teks? Cari tahu caranya dalam artikel berikut ini.

Cara mengakhiri percakapan dengan sopan

Banyak orang yang bingung bagaimana memulai obrolan dengan lawan bicara. Topik mana yang bisa dipilih, mana yang tidak. Tapi, jangan salah. Bukan itu saja yang menjadi sumber kebingungan.Terkadang, seseorang bisa bingung bagaimana cara mengakhiri percakapan ketika obrolan sedang seru-serunya. Pernah mengalaminya? Ini beberapa strategi untuk mengakhiri obrolan dengan mulus:

1. Mengambil jarak

Ketika berada dalam kerumunan atau sedang bicara berdua dengan orang lain, coba ambil jarak saat akan mengakhiri obrolan. Namun, lakukan secara perlahan sembari tetap mendengarkan lawan bicara.Contohnya bisa dengan berdiri ketika sedang mengobrol dengan duduk, atau memberikan respons lebih singkat saat atas topik yang sedang dibicarakan.

2. Rangkum obrolan

Sebagai transisi ketika akan mengakhiri percakapan, Anda bisa merangkum sedikit apa yang saja yang telah didiskusikan. Kemudian, tambahkan bahwa Anda ingin mengobrol lebih lama namun waktunya tidak memungkinkan. Lanjutkan dengan berpamitan kepada lawan bicara.

3. Pamit ke toilet

Anda juga bisa menunggu jeda di tengah obrolan dan berpamitan ke toilet. Tambahkan pula alasan bahwa Anda belum bisa ikut lanjut mengobrol karena harus pergi.

4. Mengambil minum

Cara berpamitan untuk mengakhiri percakapan yang juga sopan adalah dengan izin akan mengambil minum. Jangan lupa tawarkan mereka apakah ingin diambilkan atau tidak. Jika iya, bawakan minum dan sampaikan bahwa Anda senang bertemu dengan mereka lalu pergilah.5. Minta kembali melanjutkan aktivitasKetika bertemu seseorang saat sedang berbelanja atau jogging, jadikan aktivitas itu sebagai alasan untuk mengakhiri pembicaraan. Ini adalah cara yang sangat baik untuk mengakhiri percakapan agar tidak terlalu lama menyela aktivitas.

6. Perkenalkan orang lain

Jika berada di keramaian seperti pesta atau acara lain, Anda juga bisa berpamitan secara halus dengan memperkenalkan orang lain. Ketika sudah berlangsung beberapa menit dan suasana makin cair, berpamitanlah. Ini adalah strategi tepat untuk mengakhiri percakapan tanpa membuat lawan bicara ditinggal sendirian.

7. Rencanakan pertemuan selanjutnya

Jika baru bertemu pertama kali, jangan lupa untuk bertukar kontak atau akun media sosial. Kemudian, rencanakan pertemuan selanjutnya sekaligus sebagai sinyal untuk mengakhiri pembicaraan.

8. Menghilang diam-diam

Terkadang, tak ada salahnya menghilang diam-diam ketika percakapan yang berlangsung belum terlihat akan berakhir atau sedang seru-serunya. Ini berlaku apabila sedang berada di tengah kelompok besar dan kepergian Anda tidak akan berpengaruh pada topik obrolan yang tengah dibahas.

9. Berpamitan

Jangan lupa bahwa metode konvensional untuk berpamitan dan berterima kasih juga masih efektif. Ketika berterima kasih, sampaikan dengan detail apa yang membuat Anda merasa terbantu. Mungkin terima kasih telah berbagi pengalaman, terima kasih telah memberi informasi baru, dan sebagainya.

10. Ucapkan “terakhir”

Beri tanda kepada lawan bicara dengan menambahkan kata “terakhir” dalam kalimat yang Anda sampaikan. Jadi, bisa dengan berkata “satu pertanyaan terakhir,…” ini dengan jelas akan memberikan sinyal bahwa percakapan sudah akan berakhir.

11. Melihat jam tangan

Bahasa tubuh melihat jam tangan juga akan membuat lawan bicara memahami bahwa Anda ada urusan lain atau sedang terburu-buru. Lanjutkan bahasa tubuh ini dengan menyampaikan bahwa Anda harus berpamitan dan mengakhiri obrolan.

12. Bersalaman

Menjabat tangan lawan bicara juga bisa menjadi tanda untuk mengakhiri pembicaraan, bukan hanya memulainya. Jadi, jangan ragu untuk mengulurkan tangan kepada lawan bicara. Namun, tentu situasinya perlu disesuaikan apabila sedang di masa pandemi COVID-19.

13. Tunjukkan perubahan di sekitar

Anda juga bisa mengakhiri percakapan dengan mulus lewat cara yang satu ini. Tunjukkan apa perubahan yang terjadi di sekitar, seperti waktu sudah berlalu beberapa jam, mendung, atau sudah gelap. Ini bisa jadi cara yang tepat untuk berpamitan.

14. Izin menelepon

Alasan ini juga termasuk lazim dilakukan ketika akan mengakhiri obrolan. Sampaikan kepada lawan bicara bahwa Anda harus mengangkat atau menerima telepon seseorang. Selain telepon, sebenarnya notifikasi apapun dari smartphone Anda bisa membantu sebagai penanda berakhirnya percakapan.

15. Mengeluarkan kunci

Anda bisa juga mengeluarkan kunci mobil atau motor dan memainkannya. Sudah menjadi hal umum bahwa ini adalah sinyal untuk mengakhiri percakapan karena orang yang bersangkutan akan melanjutkan perjalanan.

Catatan dari SehatQ

Anda tak sendiri, karena banyak sekali orang yang mengalami kecemasan ketika akan mengakhiri percakapan. Baik itu saat sedang mengobrol langsung, lewat telepon, video call, dan sebagainya.Setidaknya, 15 strategi di atas bisa jadi ide untuk memberi sinyal untuk mengakhiri pembicaraan secara halus.Untuk berdiskusi lebih lanjut apakah kecemasan sosial ini sudah termasuk gangguan psikologis atau tidak, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
menjaga kesehatanhidup sehatpola hidup sehat
Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/how-to-leave-a-conversation-3024376
Diakses pada 25 September 2021
Inc. https://www.inc.com/minda-zetlin/11-foolproof-ways-to-nicely-end-a-conversation.html
Diakses pada 25 September 2021
Science of People. https://www.scienceofpeople.com/end-conversation/
Diakses pada 25 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait