10 Cara Mengajarkan Anak Membaca yang Orangtua Perlu Tahu

(0)
04 Jun 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Cara mengajarkan anak membaca ada bermacam-macam, ini tipsnya untuk orangtuaSalah satu cara mengajarkan anak membaca adalah dengan menjadikannya kegiatan menyenangkan
Saat Si Kecil mulai menunjukkan ketertarikannya kepada buku, mungkin sudah saatnya orangtua mengenalkannya kepada dunia baca. Sekarang pun sudah tersedia berbagai media yang bisa digunakan sebagai bagian dari cara mengajarkan anak membaca.Sebagai permulaan, perlu diperhatikan bahwa pembelajaran sebaiknya dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan tanpa paksaan. Anda juga perlu memahami bahwa kemampuan setiap anak untuk menyerap pembelajaran berbeda satu sama lainnya. Sehingga saat Si Kecil terlihat lebih lambat memahami, bukan berarti ia tidak akan pernah bisa.

Cara mengajarkan anak membaca

Membaca adalah sebuah petualangan. Sehingga, saat Anda mengajarkan anak membaca, lakukanlah secara dua arah, interaktif, dan tanpa paksaan. Berikut ini cara mengajarkan anak membaca yang bisa dicoba, sehingga anak tidak hanya bisa merangkai huruf menjadi kata, tapi juga sekaligus mencintai kegiatan ini.
Cara mengajarkan anak membaca: lakukan bersama
Membaca bersama akan mempermudah anak belajar membaca

1. Ajak anak untuk membaca bersama

Mengajak anak untuk mendengarkan Anda membaca cerita sejak dini dapat memperkenalkan Si Kecil terhadap buku dan literasi. Anda juga bisa mengajaknya ke perpustakaan atau toko buku dan memilih buku yang kira-kira ia sukai. Setelah itu Anda dapat membaca buku tersebut bersama-sama dengan anak.

2. Libatkan anak saat Anda membacakannya cerita

Anda dapat melibatkan anak dengan menanyakannya yang akan terjadi di cerita selanjutnya. Misalnya, Anda bisa menanyakan “habis ini cinderella akan kemana ya?”. Dengan melibatkan anak saat mendongeng, lama-kelamaan ia akan melihat hubungan antara kata yang Anda ucapkan dengan kata-kata yang tertulis di dalam buku cerita.

3. Ajari anak mengeja dengan cara yang natural

Belajar membaca bisa dilakukan di berbagai kesempatan. Saat ke mal, menonton televisi, atau mungkin sekadar jalan-jalan. Sehingga saat mengajarkan mengeja yang merupakan bagian penting dari membaca, Anda pun bisa melakukannya secara natural.Misalnya, saat sedang berada di pinggir jalan lalu ada rambu lalu lintas bertuliskan “STOP”, Anda bisa mengajarkan si kecil sambil menunjuk tanda tersebut sambil bilang “Dek, liat tuh ada tanda warna merah, itu bacanya stop, s-t-o-p”Atau saat sedang menonton kartun kesayangannya, kemudian ada tulisan buku di layar, Anda bisa mengajaknya untuk mengeja, “Itu tuh Upin lagi pegang be-u-bu-ka-u-ku, buku”.Ini akan membuat anak tersadar bahwa membaca adalah hal yang menyenangkan dan dibutuhkan untuk hidupnya sehari-hari, selain belajar.

4. Ajari bunyi huruf dan cara mengucapkannya

Untuk bisa belajar membaca, anak perlu tahu cara membaca masing-masing huruf tersebut. Selain itu, kenalkan juga padanya mengenai pengucapan gabungan huruf seperti “ny” pada imbuhan -nya atau “ng”.

5. Buat membaca jadi permainan yang menyenangkan

Anak-anak biasanya hanya bisa fokus dalam waktu singkat. Untuk menyiasatinya, Anda bisa mengubah belajar menjadi permainan yang menyenangkan. Misalnya saat berbelanja ke supermarket, Anda ajak anak untuk mengambil makanan favoritnya lalu Anda minta ia untuk menunjuk huruf-huruf yang ada di kemasan.
Blok huruf untuk membantu belajar membaca
Blok huruf akan membuat anak lebih mudah belajar membaca

6. Bermain dengan blok huruf

Dibanding flash card, penggunaan blok huruf atau phonetic reading blocks dianggap lebih efektif untuk mengajarkan anak membaca. Sebab flash card hanya akan membiasakan anak menghafal, sementara blok huruf bisa mengajarkan anak untuk menganalisis masing-masing huruf dan susunan kata.

7. Tanyakan tentang cerita dari buku favoritnya

Saat ia sudah mulai mencoba untuk membaca buku favoritnya, coba minta si Kecil untuk menceritakan kembali tentang tokoh dan cerita yang ada di buku tersebut. Hal ini akan membantu anak untuk tidak sekadar bisa membaca, tapi juga memahami yang dibacanya.

8. Mulai ajak untuk belajar menulis

Membaca dan menulis adalah dua kemampuan yang tidak bisa dipisahkan. Anda bisa mencoba mengajarkan anak menulis menggunakan pensil warna, krayon, atau media apapun untuk membuatnya mengenal lebih jauh huruf dan angka.

9. Beri label pada benda-benda di rumah

Tempel label berisi nama benda tersebut pada perabotan di rumah seperti kulkas, kursi, meja, buku, atau kursi. Dengan begitu anak akan belajar cara pengucapan sekaligus cara membaca nama dari masing-masing benda.Saat Anak sudah mulai mengerti konsep ini, Anda dapat mencopot label dan membuat anak untuk memasangnya kembali sesuai dengan nama yang tertulis di label.

10. Buat membaca jadi aktivitas harian di rumah

Agar anak mau belajar membaca, maka rasa cinta terhadap buku atau literasi juga harus tumbuh terlebih dahulu. Cara terbaik untuk menumbuhkan rasa cinta membaca adalah dengan membiasakannya. Jadilah contoh yang baik untuk anak dan tunjukkan bahwa membaca adalah kegiatan yang menyenangkan.

Pada usia berapa sebaiknya anak mulai belajar membaca?

Rata-rata anak akan bisa membaca pada usia 6 atau 7 tahun. Beberapa anak ada yang bisa belajar lebih cepat dan sudah menguasai kemampuan ini pada usia 4 atau 5 tahun. Meski begitu, orangtua perlu ingat bahwa lebih dulu bisa, bukan berarti pasti jadi lebih pintar di sekolah. Begitu juga sebaliknya, tidak sedikit anak yang sedikit terlambat belajar membaca, bisa mengejar ketertinggalannya dan akhirnya jadi siswa berprestasi di sekolah.Hingga saat ini masih terdapat perdebatan soal usia yang paling baik untuk mengajari anak belajar membaca. Sebagian berpendapat bahwa mengajarkan membaca sejak usia dini dapat membantunya lebih siap saat masuk sekolah.Di sisi lain, ada juga yang menganggap bahwa mengajari anak membaca terlalu dini tidak terlalu baik. Sebab saat anak tampak kesulitan memahami, bisa muncul kecurigaan gangguan belajar. Padahal memang di usia tersebut anak belum siap untuk memulai.Sehingga, semuanya keputusan ada di tangan orangtua. Satu hal yang pasti, hal tersebut tidak bisa dipaksakan dan perlu disesuaikan dengan perkembangan si Kecil.
tips parentingtips mendidik anaksekolahanak sekolah
Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/how-to-teach-toddler-to-read#can-you-do-it
Diakses pada 19 Mei 2020
Reading Rockets. https://www.readingrockets.org/blogs/shanahan-literacy/11-ways-parents-can-help-their-children-read
Diakses pada 19 Mei 2020
Healthy Children. https://www.readingrockets.org/blogs/shanahan-literacy/11-ways-parents-can-help-their-children-read
Diakses pada 19 Mei 2020
Waterford. https://www.waterford.org/education/how-young-is-too-young-to-teach-reading/
Diakses pada 19 Mei 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait