logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Parenting

7 Cara Mengajarkan Anak 1 Tahun Sikat Gigi yang Menyenangkan

open-summary

Berbagai cara mengajarkan anak 1 tahun sikat gigi dapat dilakukan dengan cara menonton video, menyanyikan lagu, hingga membuat suasana menyenangkan.


close-summary

0

8 Mar 2021

| Azelia Trifiana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Cara mengajarkan anak 1 tahun sikat gigi

Ada banyak cara mengajarkan anak 1 tahun sikat gigi yang menyenangkan.

Table of Content

  • Cara mengajarkan anak 1 tahun sikat gigi
  • Kapan anak mulai sikat gigi?
  • Catatan dari SehatQ

Begitu pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, cara mengajarkan anak 1 tahun sikat gigi pun harus dimulai sedini mungkin. Di usia ini, anak belum paham betul tentang menyikat gigi. Meski demikian, orangtua perlu memperkenalkannya sebagai bagian dari rutinitas penting.

Advertisement

Bukan dengan paksaan, tentu saja. Memperkenalkan hal apapun kepada anak harus dilakukan tanpa ancaman. Biarkan anak mengerti lewat contoh yang dilakukan orang dewasa di sekitarnya.

Cara mengajarkan anak 1 tahun sikat gigi

Lalu, apa saja cara mengajarkan anak sikat gigi sejak usianya masih 1 tahun?

1. Buat suasana menyenangkan

Siapkan peralatan untuk sikat gigi dengan warna warni mencolok atau dengan karakter favorit mereka. Tujuannya agar mereka tertarik terlebih dahulu. Setiap kali waktu mandi tiba, perkenalkan sikat dan pasta gigi yang sudah Anda siapkan. Hal ini juga bisa dilakukan sebelum tidur.

2. Pretend play

Meski rata-rata anak berusia 1 tahun belum lancar berbicara, cobalah mengajak mereka pretend play atau bermain peran. Contohnya dengan menjadi dokter dan pasiennya. Lakukan secara konsisten agar anak semakin familiar.

3. Berikan contoh

Cara membersihkan gigi anak 1 tahun yang tak kalah penting adalah menjadi contoh yang baik bagi si kecil.

Anak adalah peniru ulung. Oleh sebab itu, berikan contoh dengan sering menggosok gigi di depan mereka. Komunikasikan hal ini kepada orang lain di rumah agar si kecil semakin sering melihat contoh.

Memang mereka belum bisa langsung meniru karena aspek motoriknya masih berkembang. Namun memperlihatkan contoh baik sejak kecil ini tak ada salahnya.

4. Menonton video

Bergantung pada kebijakan setiap orangtua, jika sudah memperbolehkan anak menonton video, pilih yang mengajarkan tentang sikat gigi. Ada banyak sekali pilihan video interaktif berdurasi singkat yang bisa dipertontonkan ke si kecil.

Mulai dari Pinkfong yang menjelaskan mengapa gigi perlu dibersihkan hingga video populer Elmo tentang Brushy Brush yang juga menyampaikan pesan serupa. Anda bisa memilih mana yang paling dirasa tepat.

5. Nyanyikan lagu

Buat suasana sikat gigi menjadi menyenangkan. Orangtua bisa menyanyikan lagu atau membuat irama tertentu setiap kali waktu sikat gigi tiba. Dengan demikian, anak akan menganggap sesi sikat gigi sebagai momen yang menyenangkan, bahkan mungkin mereka tunggu-tunggu.

6. Biarkan anak memegang sikat giginya sendiri

Cara mengajarkan anak 1 tahun sikat gigi berikutnya adalah membiarkan anak memegang sikat giginya sendiri, terutama jika ia sudah bisa menggenggam.

Meski begitu, si kecil belum tahu cara menggosok gigi yang benar pada anak. Maka dari itu, orangtua perlu terus memandu dan memperhatikannya.

7. Berlatih dengan boneka

Jika anak tak mau belajar menggosok giginya sendiri, cobalah gunakan boneka supaya suasana jadi menyenangkan.

Pandu anak untuk menyikat gigi dari boneka kesayangannya. Sementara itu, orangtua perlu memandu gerakan anak saat si kecil sedang menyikat gigi boneka.

Jika tidak ada boneka di rumah, Anda juga bisa membeli mainan gigi berukuran besar. Hal ini dapat mempermudah si kecil untuk mengetahui cara menggosok gigi yang benar pada anak.

Ada banyak manfaat gosok gigi untuk anak-anak. Jika dimulai sejak dini, menggosok gigi anak dapat mencegah munculnya plak.

Tidak hanya itu, gosok gigi bayi pun bisa mencegah datangnya bakteri berbahaya yang dapat menyebabkan gigi berlubang dan berbagai penyakit lainnya.

Maka dari itu, cobalah lakukan berbagai cara mengajarkan anak 1 tahun sikat gigi di atas secara rutin.

Baca Juga

  • Kenali Alergi Nasi dan Gejalanya, Umum Terjadi Pada Bayi
  • Mengenal Lebih Jauh Plant-Based Diet yang Menyehatkan
  • Tes LAMP, Alternatif PCR yang Hasilnya Lebih Cepat

Kapan anak mulai sikat gigi?

Menggosok gigi bayi tak perlu menunggu hingga gigi sudah banyak tumbuh. Bahkan, orangtua bisa mulai menggosok gusinya dengan kain lembap untuk menghilangkan bakteri. Jangan lupakan area di bawah bibir untuk mencegah penumpukan bakteri.

Ada pula pilihan menggunakan sikat gigi jari yang terbuat dari silikon. Ini bisa digunakan untuk membersihkan area gusi dan juga di balik bibir mungil mereka.

Ketika anak tumbuh besar, belilah sikat gigi dengan bulu halus dan juga ukuran kecil yang sesuai dengan usia mereka. Ada banyak sekali pilihan sikat gigi dengan desain lucu dan menarik. Apabila bulunya sudah mulai rusak, segera ganti dengan yang baru.

Begitu pula ketika anak sudah memiliki gigi namun belum terlatih untuk meludah, bantu dengan membersihkan mulut menggunakan sikat gigi lembap. Gosok dengan bentuk lingkaran di permukaan dan belakang gigi.

Bagi anak yang berusia di bawah 3 tahun, bisa ditambahkan pasta gigi secukupnya. Kemudian, ajarkan anak untuk merunduk dan mengeluarkan sisa pasta gigi yang ada di mulut mereka.

Apabila anak menolak ritual menggosok gigi bahkan disertai dengan drama, jangan stres. Ini hal wajar yang dialami banyak orangtua di penjuru dunia. Hal terpenting adalah mulai menjadikannya bagian dari rutinitas.

Catatan dari SehatQ

Jangan lupa jadwalkan pemeriksaan ke dokter gigi secara berkala. Semakin dini, semakin baik. Tak kalah penting, pilih dokter gigi yang memang bisa berkomunikasi dengan ceria dan menyenangkan. Tujuannya agar anak merasa sesi ke dokter gigi adalah aktivitas yang seru.

Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar kesehatan gigi dan mulut si kecil, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

tips parentinggaya parentingpola hidup sehat

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved