10 Cara Mendidik Anak Laki-laki yang Baik

(0)
27 Apr 2021|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Cara mendidik anak laki-lakki sangat beragam, salah satunya mengajarkannya empati.Ayah dan Bunda memiliki peran penting dalam cara mendidik anak laki-laki.
Mendidik anak laki-laki mungkin menjadi tantangan tersendiri bagi orangtua. Dilansir dari Everyday Health, anak laki-laki memiliki hormon testosteron yang tinggi sehingga mereka dapat berperilaku agresif, mudah stres, hingga sulit menenangkan diri. Ini menjadi salah satu faktor mengapa cara mendidik anak laki-laki dianggap lebih menantang.Namun Anda tak perlu khawatir karena ada banyak tips mendidik anak laki-laki yang bisa dicoba supaya ia tumbuh menjadi pribadi yang baik, sopan santun, dan mandiri.

10 cara mendidik anak laki-laki yang baik dan mandiri

Sebagai orangtua, kita harus memahami dulu bahwa akan ada waktunya kita melakukan kesalahan dalam mendidik anak. Hal ini dianggap normal, setiap orangtua pasti punya kesalahan saat mendidik anaknya.Meski begitu, usaha kita untuk mendidik anak tidak boleh berhenti. Tetap lakukan yang terbaik agar anak laki-laki Anda tumbuh menjadi pribadi yang baik dan mandiri. Berikut adalah berbagai cara mendidik anak laki-laki yang bisa Anda coba. 

1. Bantu mereka mengontrol emosinya

Seperti yang sudah disinggung di atas, anak laki-laki memiliki hormon testosteron yang tinggi sehingga ia mudah stres dan sulit menenangkan dirinya. Inilah alasan mengapa Anda harus membantunya untuk belajar mengontrol emosi dan perasaannya.Dilansir dari Womansday, seorang psikolog yang ahli di bidang terapi remaja, Christine Nicholson, PhD, menyatakan bahwa anak laki-laki tidak perlu takut untuk menunjukkan perasaannya saat ia sedang sedih atau marah. Jangan malah memaksanya untuk menyembunyikan perasaannya.Menurutnya, orangtua cenderung lebih sering menanyakan perasaan anak perempuannya dibandingkan anak laki-lakinya. Hasilnya, anak laki-laki akan tumbuh menjadi seorang pria yang malu akan perasaannya dan menjadi individu yang tak mampu berkomunikasi dengan baik.

2. Mengajarkannya tanggung jawab

Anak laki-laki diangap lebih sulit mengikuti perintah dan menyelesaikan kewajibannya. Namun, jika anak dilatih untuk bertanggung jawab, maka ia dapat memiliki kemampuan untuk melakukan keduanya.Ajarkan anak tanggung jawab dengan hal-hal kecil dulu, misalnya meminta ia untuk mengasuh hewan peliharaannya atau membawa peralatan memasak untuk membantu kedua orangtuanya.Cara mendidik anak usia 5 tahun ke atas ini dapat membuatnya berprestasi di sekolah dan berperilaku baik di rumah.

3. Ajarkan empati

Cara mendidik anak laki-laki yang cukup penting adalah menanamkan sifat empati di dalam dirinya. Saat anak laki-laki sudah bisa mengerti perasaan orang di sekitarnya, ia bisa menjadi seorang teman, suami, dan ayah yang baik di masa depan.Empati adalah kemampuan sosial yang berharga. Sifat ini dapat mencegah anak untuk melakukan hal yang bisa menyakiti perasaan orang lain.

4. Biarkan anak bermimpi

Coba tanya anak laki-laki Anda mengenai cita-cita yang mereka miliki untuk masa depan. Sebagian mungkin bercita-cita menjadi pesepakbola ternama. Ada juga anak laki yang ingin menjadi seorang astronot atau dokter.Jangan pernah memandang sebelah mata cita-cita anak ini hanya karena cita-cita mereka tidak realistis.Dengan memiliki mimpi dan cita-cita yang tinggi, anak laki-laki dapat mulai belajar untuk bekerja keras demi mendapatkan apa yang ia inginkan. Mereka juga bisa mendapatkan keberanian. Inilah yang menjadi bahan bakar dari kesuksesan di dalam hidup.

5. Ajari anak untuk menerima kegagalan

Saat anak laki-laki mampu menerima kegagalannya dengan lapang dada, hal ini akan membuatnya terpacu untuk mencoba lagi dan lagi demi meraih kesuksesannya. Namun, jika ia bersikap sedih dan murung berkelanjutan, ia akan sulit untuk meraih kesuksesannya.Penting bagi orang tua untuk mengajari anak menerima kegagalan dan berusaha lebih keras lagi untuk menggapai kesuksesan. Fokuslah terhadap upaya atau proses pembelajaran anak, bukan hasil akhirnya.Misalnya, Anda sedang mengajari anak laki-laki naik sepeda. Kemungkinannya, ia akan terjatuh berulang kali. Ini menjadi kesempatan Anda untuk memotivasi mereka agar mau bangkit dan mencoba menaiki sepeda sampai ia mahir mengendarainya. Tips mendidik anak laki-laki ini dianggap efektif agar anak tidak mudah putus asa.

6. Ajarkan anak untuk menghormati dirinya sendiri dan orang lain

Mengajarkan anak untuk menghormati dirinya dan orang lain adalah cara mendidik anak laki-laki yang tidak boleh dilewatkan.Saat anak mau menghormati dirinya, hal itu dapat membuatnya lebih mudah untuk menghormati orang lain. Maka dari itu, cobalah untuk menerima anak apa adanya, dibandingkan memaksanya untuk menjadi seseorang yang bukan dirinya.

7. Menjadi panutan yang baik bagi anak laki-laki

Menjadi panutan yang baik adalah fondasi dari cara mendidik anak laki-laki yang penting untuk dilakukan setiap orangtua.Bagi para orangtua, cobalah tunjukan sifat kepemimpinan, determinasi, ketangguhan, hingga kesabaran pada anak laki-lakinya. Tidak hanya ayah saja, ibu pun juga dapat menjadi panutan yang baik bagi anak laki-laki. Lakukanlah berbagai hal dan sifat baik di depan anak agar ia bisa mencontohnya.

8. Tunjukkan rasa cinta dan kasih sayang pada anak laki-laki

Jangan pikir kalau anak laki-laki tidak membutuhkan cinta, perhatian, dan kasih sayang dari orangtuanya. Baik itu anak laki-laki atau perempuan, semua anak tetap membutuhkan perhatian dari orangtuanya, yaitu Anda.Ingatlah, anak-anak yang mendapatkan kasih sayang di masa kecilnya, cenderung akan menjadi seorang pria yang penyayang saat dirinya sudah dewasa.Maka dari itu, cobalah untuk terus memberikan rasa peduli dan perhatian Anda kepada anak laki-laki, meskipun ia terlihat tidak membutuhkannya.

9. Ajak anak untuk mengikuti kompetisi olahraga

Tidak hanya baik untuk kesehatannya, mengikuti kompetisi olahraga akan mengajarkan banyak pesan moral yang baik untuk anak laki-laki, salah satunya ialah menerima kekalahan dengan lapang dada.Dengan mengikuti kompetisi olahraga, sang anak akan belajar bahwa ia tidak bisa selalu menang. Misalnya, jika ia mengikuti kompetisi sepak bola di sekolahnya lalu mengalami kekalahan. Si anak harus diajari untuk mau memberikan selamat pada lawannya.Sebab, beberapa anak dapat sulit untuk menerima kekalahan dan pada akhirnya bersikap tidak sportif. Oleh karena itu, tanamkan sportivitas di dalam dirinya sejak dini.

10. Bantu anak agar tidak menjadi pemalas

Ingin punya anak laki-laki yang tidak malas dan rajin bekerja? Cobalah untuk tidak terlalu memanjakan anak.Contoh sederhananya adalah saat anak baru bangun tidur. Biarkan ia membersihkan tempat tidurnya sendiri. Setelah itu, minta anak untuk membersihkan tempat tidurnya secara rutin.Perlu diingat, memasuki usia 3 tahun, anak sudah bisa membantu pekerjaan rumah sederhana, seperti membuang sampah di tempatnya, merapihkan mainannya, hingga memberi makan untuk hewan peliharaan. Ini menjadi cara mendidik anak laki-laki usia 3 tahun yang penting untuk diterapkan sejak dini.Itulah tadi berbagai cara mendidik anak laki-laki agar dirinya tumbuh menjadi pria yang baik, sopan, dan mandiri. Jika Anda memiliki pertanyaan seputar kesehatan anak, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga.
tips parentingparenting stressgaya parenting
Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/kids-health/parenting-boys-vs-girls-how-different-it/
Diakses pada 12 April 2021
Lifehack. https://www.lifehack.org/851874/how-to-raise-a-boy-right
Diakses pada 12 April 2021
Woman's Day. https://www.womansday.com/relationships/family-friends/a2467/how-to-raise-a-good-man-118134/
Diakses pada 12 April 2021
Baby Center. https://www.babycenter.com/child/parenting-strategies/10-tips-for-raising-a-well-rounded-boy_10310246
Diakses pada 12 April 2021
Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/us/blog/our-gender-ourselves/201203/raising-confident-sons-who-have-respect-others
Diakses pada 12 April 2021
 
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait