Pneumonia Dapat Dicegah, Lakukan 7 Cara Ini!


Pneumonia adalah infeksi paru-paru akut yang dapat disebabkan oleh bakteri, virus, ataupun jamur. Terdapat beberapa langkah pencegahan pneumonia yang dapat dilakukan, seperti mendapatkan vaksin. Namun, menjalani gaya hidup sehat tertentu juga bisa menjadi cara mudah mencegah radang paru ini.

(0)
upaya pencegahan pneumoniaUpaya pencegahan pneumonia dapat dilakukan dengan cara yang mudah
Pneumonia adalah peradangan yang terjadi pada paru-paru yang disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan atas, yang kemudian menyebar ke paru-paru (infeksi saluran pernapasan bawah). Setidaknya, terdapat tiga penyebab pneumonia, yakni infeksi virus, bakteri, dan jamur yang masuk dan menginfeksi kantung udara di paru-paru (alveolus). Pneumonia dapat menyerang segala usia. Untuk itu, pencegahan pneumonia penting dilakukan untuk mengurangi risikonya. 

Bagaimana cara mencegah penyakit pneumonia?

Pneumonia merupakan infeksi akut paru-paru, alias peradangan pada paru-paru. Beberapa gejala pneumonia mirip dengan masalah pernapasan lainnya, seperti batuk dan dada terasa sesak.Mencegahnya tentu akan selalu lebih baik ketimbang mengobati. Terdapat beberapa langkah pencegahan pneumonia yang bisa Anda lakukan, mulai dari vaksinasi hingga menerapkan gaya hidup sehat.

1. Vaksin

Vaksinasi merupakan langkah pencegahan pneumonia yang efektif
Vaksinasi merupakan langkah pencegahan pneumonia yang efektif
Vaksin menjadi cara utama untuk mencegah radang paru-paru atau pneumonia. Meski tidak dapat 100% mencegah, vaksin pneumonia dapat menurunkan risikonya, meringankan gejala dan komplikasi pneumonia yang berat. Dikutip dari badan pengendalian dan pencegahan penyakit Amerika Serikat, CDC, terdapat beberapa jenis vaksin yang direkomendasikan membantu mencegah pneumonia, yakni vaksin PCV, vaksin flu, vaksin Hib, Pneumococcal polysaccharide vaccine, vaksin cacar, dan vaksin pertusis.  Untuk mencegah pneumonia pada anak, vaksin yang diberikan adalah vaksin pneumococcal conjugate vaccine (PCV) atau PCV13. Vaksin ini dapat memberikan perlindungan dari 13 jenis bakteri dan tentunya mencegah anak dari yang berusia kurang dari 2 tahun hingga dewasa dari pneumonia.Selain itu terdapat vaksin pneumococcal polysaccharide vaccine (PPV) atau PPSV23 yang dapat diberikan pada anak di atas 2 tahun hingga > 60 tahun.
Beberapa vaksin mungkin perlu diulang setiap tahunnya untuk mendapatkan perlindungan yang maksimal. Nantinya, pemilihan jenis vaksin akan disesuaikan dengan kondisi tiap individu dan rekomendasi dokter.

2. Rajin mencuci tangan

Tidak dapat dipungkiri bahwa tangan menjadi sarana menularnya penyakit. Untuk mencegah penyebaran infeksi, Anda perlu menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun.Saat tidak ada air mengalir dan sabun, Anda bisa menggunakan hand sanitizer yang berbahan dasar alkohol.Selain itu, usahakan untuk menghindari menyentuh mata, hidung, mulut, dan wajah dengan tangan yang belum dibersihkan. Mata, hidung, dan mulut memiliki selaput mukosa (lendir) yang bisa menjadi pintu masuk kuman ke dalam tubuh.Bersihkan tangan Anda saat sebelum dan sesudah makan, setelah menggunakan kamar mandi, setelah bersin, batuk, dan membuang lendir (ingus), saat sebelum dan sesudah mengunjungi orang sakit, setelah memegang permukaan, atau setiap kali tangan kotor.

3. Menjaga kebersihan rongga mulut

Berkumur dapat mencegah berbagai penyakit termasuk pneumonia
Berkumur dapat mencegah berbagai penyakit termasuk pneumonia
Pneumonia pada mulanya disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan atas. Mulut juga bisa menjadi salah satu gerbang untuk infeksi bakteri, virus, dan jamur masuk. Itu sebabnya, perawatan rongga mulut yang baik merupakan salah satu cara mencegah pneumonia. Selain sikat gigi minimal 2 kali sehari, berkumurlah dengan larutan antiseptik secara teratur. Anda juga bisa berkumur dengan air garam hangat secara teratur sebagai antiseptik alami.

4. Hindari rokok dan alkohol

Kebiasaan merokok ataupun asap rokok dari perokok pasif sama-sama menimbulkan risiko gangguan pernapasan. Kandungan radikal bebas pada rokok berpotensi membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi dan merusak paru-paru. Selain rokok, alkohol juga dipercaya memberi efek buruk bagi kesehatan. Tidak secara langsung, tetapi konsumsi alkohol dalam jumlah banyak dan berlangsung lama dapat menimbulkan risiko gangguan kesehatan, termasuk kerusakan paru.Itu sebabnya, untuk menurunkan risiko terserang radang paru-paru, sebaiknya Anda berhenti merokok, menjauhi asap rokok, dan membatasi konsumsi alkohol.

5. Hindari kontak dengan orang sakit

Pneumonia dapat menular melalui droplet, alias percikan liur yang keluar dari tubuh pasien. Itu sebabnya, langkah pencegahan pneumonia yang bisa Anda lakukan adalah dengan menghindari kontak langsung atau berdekatan dengan orang sakit. Sebaliknya, jika Anda dalam kondisi sakit, usahakan untuk istirahat di rumah dan menghindari kontak dengan orang lain.Jika terpaksa harus keluar, gunakanlah masker medis untuk menahan percikan droplet. Pastikan pula Anda untuk menjaga jarak minimal 1,5 meter untuk menurunkan risiko penularan penyakit. 

6. Menerapkan etika batuk dan bersin yang benar

Etika batuk dan bersin yang benar membantu mencegah penyebaran pneumonia
Etika batuk dan bersin yang benar membantu mencegah penyebaran pneumonia
Penerapan etika batuk dan bersin yang benar dapat mengurangi dan mencegah penyebaran infeksi saluran pernapasan, termasuk pneumonia. Ketika bersin atau batuk, tutuplah hidung dan mulut Anda menggunakan tisu atau lengan atas bagian dalam. Jika Anda menggunakan tisu, buanglah tisu secepatnya pada tempat sampah, kemudian segera cuci tangan dengan sabun dan air mengalir untuk menghindari perpindahan kuman dari tangan Anda ke banda lain.

7. Menjalani gaya hidup sehat 

Sistem imun memiliki peranan penting dalam mencegah berbagai penyakit, tak terkecuali pneumonia. Itu sebabnya, penting bagi Anda untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh sebagai upaya pencegahan.Salah satu cara menambah imunitas adalah dengan menjalankan gaya hidup sehat, Gaya hidup sehat yang dimaksud meliputi, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, makan makanan bergizi, cukup konsumsi air putih, istirahat cukup, rutin berolahraga, menghindari stres, dan rutin cek kesehatan.Selain mencegah pneumonia, pola hidup sehat juga membantu Anda terhindar dari berbagai penyakit kronis lainnya, seperti diabetes dan penyakit jantung.

Catatan dari SehatQ

Pneumonia merupakan komplikasi serius dari infeksi saluran pernapasan atas yang menyebar ke paru-paru. Bahkan, pneumonia juga menjadi salah satu manifestasi dari Covid-19 yang kini tengah mewabah.Melakukan berbagai langkah pencegahan pneumonia dapat membantu Anda terhindar dari penyakit ini.Jangan lupa untuk menerapkan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan untuk mengurangi risiko terkena pneumonia. Jika masih ada pertanyaan terkait pencegahan pneumonia atau masalah kesehatan lainnya, jangan ragu berkonsultasi langsung dengan dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!
infeksi saluran pernapasanradang paru-parupneumonia
Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-prevent-pneumonia
Diakses pada 18 Mei 2021
CDC. https://www.cdc.gov/pneumonia/prevention.html
Diakses pada 18 Mei 2021
American Lung Association. https://www.lung.org/lung-health-diseases/lung-disease-lookup/pneumonia/preventing-pneumonia
Diakses pada 18 Mei 2021
Association for Professional in Infection Control and Epidemiology. https://apic.org/monthly_alerts/top-9-ways-to-reduce-the-risk-of-pneumonia-if-you-or-a-loved-one-is-hospitalized/
Diakses pada 18 Mei 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait