Nyeri otot punggung paling sering disebabkan oleh cedera pada otot punggung, baik karena tertarik maupun robek
Nyeri otot punggung merupakan salah satu jenis nyeri otot yang sering terjadi

Hampir setiap orang pernah merasakan nyeri otot. Salah satu jenis nyeri otot yang paling sering terjadi adalah nyeri otot punggung. Jenis nyeri ini disebabkan oleh cedera pada otot punggung, baik tertarik maupun robek. Ketika mengalami cedera pada otot punggung, terjadi reaksi inflamasi pada otot dan jaringan sekitar yang menyebabkan nyeri dan spasme otot. Selain nyeri, cedera otot punggung juga dapat menyebabkan keterbatasan pada ruang gerak punggung

Nyeri otot punggung dapat bersifat ringan hingga berat. Nyeri ringan dapat membaik dengan perubahan gaya hidup atau mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas, sedangkan pada intensitas nyeri yang berat, nyeri yang dirasakan dapat menyebabkan gangguan dalam bekerja dan membutuhkan tatalaksana yang lebih serius, bahkan rehabilitasi dalam jangka panjang.

Penyebab Nyeri Otot Punggung

Nyeri otot punggung dapat disebabkan oleh kejadian akut (terjadi tiba-tiba) atau kronis. Kejadian akut dapat terjadi akibat cedera olahraga dan kecelakaan, seperti terjatuh dan terpeleset. Penyebab nyeri otot punggung yang sering terjadi, antara lain:

  • Tidak melakukan pemanasan sebelum melakukan angkat beban
  • Memulai olahraga setelah menjalani gaya hidup sedentari dalam waktu panjang, seperti setelah patah tulang atau sakit berat
  • Latihan berlebihan pada otot punggung

Penyebab nyeri otot punggung kronis diakibatkan oleh penggunaan otot berlebihan secara berulang-ulang. Kegiatan olahraga angkat beban dan mengangkat benda berat berulang kali adalah salah satu contohnya. Olahraga seperti dayung, golf, rugby, dan baseball juga dapat meningkatkan risiko terjadinya cedera otot ini. Namun, penyebab nyeri otot punggung yang paling sering terjadi adalah kebiasaan duduk dengan posisi yang salah (membungkuk atau miring) dalam jangka waktu lama.

Cara Mencegah Nyeri Otot Punggung

Secara umum, dengan menjalani gaya hidup yang lebih sehat, Anda dapat mencegah terjadinya nyeri otot punggung. Cara mencegah nyeri otot punggung lainnya yang dapat Anda lakukan, antara lain:

  1. Cobalah menghindari duduk dalam satu posisi dalam jangka waktu lama. Jika Anda memiliki pekerjaan yang membutuhkan duduk dalam waktu lama, usahakan untuk melakukan istirahat sejenak atau berganti posisi untuk menghindari nyeri otot punggung.

  2. Ketika berdiri maupun duduk, pertahankan postur tubuh yang baik. Hal ini bermanfaat untuk mencegah cedera, juga mengurangi stres pada otot punggung. Saat Anda mengangkat benda berat atau mengambil benda di lantai, jangan membungkuk, lakukan dengan postur yang benar, yaitu posisi squat. Jika benda yang diangkat terlalu berat, mintalah pertolongan pada orang sekitar.

  3. Olahraga untuk menjaga berat badan ideal penting untuk dilakukan. Pada orang dengan obesitas atau kelebihan berat badan, tekanan berlebih pada punggung dapat menyebabkan terjadinya cedera otot punggung. Olahraga seperti berenang, sepeda statis, dan jogging merupakan contoh olahraga yang tidak memberikan beban tambahan pada punggung.

  4. Berhenti merokok juga dapat mengurangi risiko terjadinya nyeri pada otot punggung. Rokok meningkatkan risiko terjadinya ateroskerosis yang dapat terjadi pada pembuluh darah di punggung dan menyebabkan nyeri.

  5. Lebih peka terhadap petunjuk yang diberikan oleh badan Anda. Saat melakukan aktivitas seperti angkat beban, tubuh akan memberikan sinyal apabila beban yang Anda angkat terlalu berat. Jika Anda mengalami hal ini, sebaiknya mengurangi beban yang Anda angkat atau beristirahatlah sejenak (sekitar 1 jam) untuk mengistirahatkan otot dan mencegah cedera otot punggung.

Apabila Anda mengalami nyeri otot punggung, beristirahat selama 1-3 hari untuk dapat meredakan nyeri yang dialami. Tirah baring sebaiknya tidak dilakukan dalam waktu lama karena dapat menyebabkan penurunan kekuatan dan peningkatan otot kaku yang menyebabkan nyeri dan rasa tidak nyaman pada punggung.

Anda dapat mengonsumsi obat pereda nyeri, seperti parasetamol dan ibuprofen, pada nyeri ringan dan sedang. Jika diperlukan, Anda dapat melakukan fisioterapi. Sebagian besar cedera pada otot punggung akan sembuh sempurna dalam waktu satu bulan. Nyeri otot punggung dapat menjadi kondisi kronis apabila tidak ditangani dengan perubahan kebiasaan dan gaya hidup yang menjadi penyebab.

AANS. https://www.aans.org/
Diakses pada April 2019

E Pain Assist. https://www.epainassist.com/back-pain/what-is-back-muscle-tear-or-injury-and-how-is-it-treated

Diakses pada April 2019

National Institute of Neurological Disorders and Stroke. https://www.ninds.nih.gov/Disorders/Patient-Caregiver-Education/Fact-Sheets/Low-Back-Pain-Fact-Sheet
Diakses pada April 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed