9 Cara Mencegah Marah saat Puasa yang Ampuh

0,0
06 May 2021|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Marah saat puasa dapat mengganggu kelancaran ibadah puasa kita.Ada banyak cara mencegah marah saat puasa yang bisa dilakukan, salah satunya belajar memaafkan.
Selain menahan rasa lapar, haus, dan hawa nafsu, kita juga berkewajiban untuk menahan emosi saat berpuasa di bulan Ramadan. Kabar baiknya, ada berbagai cara menahan emosi saat puasa yang bisa Anda lakukan. Mari kita pahami berbagai cara mengontrol emosi agar ibadah puasa kita semakin lancar.

9 cara mencegah marah saat puasa agar tidak batal

Perlu diakui, perasaan lapar yang dirasakan selama berpuasa dapat memicu ledakan emosi yang tak terkontrol, apalagi ketika ada yang memicunya. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena ada beberapa strategi yang bisa dicoba agar kita tidak marah saat puasa.

1. Berpikir dua kali sebelum berbicara

Saat sedang marah, kita cenderung mengeluarkan kata-kata kasar yang bisa menyinggung orang lain. Tidak hanya orang lain yang jadi korbannya, kita pun bisa merasa menyesal dan merasa bersalah.Untuk mencegah marah saat puasa, cobalah untuk berpikir dua kali sebelum berteriak atau mengeluarkan kata-kata yang bisa menyakiti orang lain. Dengan demikian, Anda bisa terhindar dari penyesalan yang biasanya datang setelah marah-marah.

2. Belajar untuk mengekspresikan amarah dengan positif

Setelah diri Anda sudah tenang, cobalah cari cara yang lebih positif untuk mengekspresikan rasa marah yang ada di dalam diri Anda.Utarakan perasaan Anda dengan kata-kata yang baik dan mudah dimengerti agar orang lain tidak merasa tersakiti dengan ucapan kita.

3. Cobalah metode time-out

Saat sedang marah, sebagian orang mungkin dapat mengeluarkan air mata karena merasa tersakiti, malu, atau dikhianati.Menurut riset, menangis dapat membantu tubuh merilis pelepasan oksitosin dan prolaktin, dua senyawa kimia yang bisa menurunkan detak jantung dan menenangkan diri Anda setelah marah. Jadi tidak heran kalau sebagian orang menangis saat sedang atau setelah marah.Untuk mencegah marah dan menangis saat puasa, Anda bisa mencoba metode time-out. Time-out adalah strategi yang dapat dilakukan dengan menarik diri dari keramaian dan mencari tempat sepi untuk menenangkan diri.

4. Berolahraga

Saat diri tak mampu mengontrol emosi, cobalah berolahraga atau beraktivitas fisik yang ringan. Dilansir dari Mayo Clinic, aktivitas fisik dapat meredakan perasaan stres yang sering kali menyebabkan kita marah.Jika kamu sudah merasakan emosi yang memuncak, alihkan dengan berolahraga sebelum jam buka puasa atau setelah berbuka.Olahraga yang dilakukan tak perlu berintensitas tinggi. Anda bisa joging atau jalan cepat saja untuk melepaskan perasaan stres yang membelenggu pikiran.

5. Belajar untuk memaafkan

Bulan Ramadan menjadi salah satu momen paling tepat untuk belajar memaafkan orang yang telah menyakiti atau menyinggung perasaan Anda. Selain itu, belajar memaafkan orang lain juga bisa menjadi cara untuk mencegah marah saat puasa.Sebab, jika Anda 'termakan' oleh perasaan emosi dan perasaan negatif, Anda hanya akan menyesal setelahnya. Oleh karena itu, cobalah untuk melapangkan dada dan jangan ragu untuk memaafkan orang lain.

6. Melatih teknik pernapasan

Salah satu cara menahan emosi saat puasa yang cukup efektif adalah melatih teknik pernapasan. Teknik pernapasan ini juga dianggap bisa meredakan perasaan cemas.Saat sedang marah, biasanya pernapasan Anda akan semakin cepat. Maka dari itu, cobalah untuk menarik napas dalam-dalam dan keluarkan napas secara perlahan.Meski terdengar sepele, teknik ini dapat mencegah Anda agar tidak marah saat puasa.

7. Ubah fokus yang ada di dalam pikiran

Untuk meredakan perasaan marah saat puasa, cobalah ubah fokus yang ada di dalam pikiran Anda.  Tinggalkan situasi tersebut, fokuskan pandangan Anda ke arah yang lain, dan pergilah ke luar ruangan.Dengan demikian, Anda dapat menenangkan diri dan mencari keputusan yang lebih baik daripada meluapkan emosi Anda.

8. Mencari udara segar di luar rumah

Suhu dan sirkulasi udara di dalam ruangan dapat meningkatkan perasaan cemas dan amarah Anda. Jika Anda sedang berada di dalam ruangan, cobalah cari udara segar di luar rumah.Tidak perlu lama-lama, Anda bisa berjalan kaki di sekitar rumah selama beberapa menit saja. Udara segar dapat membantu perasaan Anda menjadi tenang dan meredakan amarah.

9. Menulis jurnal

Rasa amarah yang ada di dalam pikiran kadang dapat membuat Anda sulit untuk berbicara. Maka dari itu, ambil lah kertas kosong dan tuliskan perasaan Anda di atas secarik kertas.Cara menahan emosi saat puasa ini dipercaya dapat mengeluarkan segala pikiran negatif dari dalam pikiran Anda.

Catatan dari SehatQ

Bulan Ramadan adalah momen yang dapat digunakan untuk belajar memaafkan orang lain. Marah saat puasa bukanlah hal yang baik karena bisa membatalkan puasa Anda. Oleh karena itu, aplikasikan berbagai cara menahan emosi saat puasa di atas di dalam kehidupan sehari-hari Anda.Jika Anda ingin bertanya seputar kesehatan, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga.
tips puasakesehatan mentaldiet puasamanajemen amarah
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/in-depth/anger-management/art-20045434
Diakses pada 21 April 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/crying-when-angry#causes-of-crying
Diakses pada 21 April 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-calm-down#1.-Breathe
Diakses pada 21 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait