logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Wanita

Penyebab Berat Badan Naik Saat Haid dan Cara Mencegahnya

open-summary

Berat badan naik saat haid dapat disebabkan oleh peningkatan selera makan selama haid atau beberapa hari menjelang haid dimulai. Masalah ini dapat dicegah dengan melakukan diet saat haid.


close-summary

14 Jul 2021

| Nenti Resna

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Berat badan naik saat haid dapat dicegah dengan diet

Berat badan naik saat haid dapat terjadi pada sebagian wanita

Table of Content

  • Penyebab berat badan naik saat haid
  • Perlukah diet saat haid?
  • Cara mencegah berat badan naik saat haid

Banyak perempuan yang mengalami kenaikan berat badan saat haid. Ini adalah hal yang normal, karena selama periode menstruasi, banyak perubahan yang terjadi di tubuh dan berujung pada peningkatan nafsu makan, kembung, hingga gangguan pencernaan.

Advertisement

Pada banyak kasus, berat badan akan kembali turun dengan sendirinya setelah haid berakhir selama Anda tidak terus menerus mengonsumsi kalori berlebihan. Namun jika rasa ngidam tetap dipertahankan dan dituruti, bukan berarti kenaikan berat badan saat haid tetap bertahan.

Penyebab berat badan naik saat haid

Berat badan naik saat haid disebabkan oleh asupan kalori berlebihan
Asupan kalori berlebih bisa menyebabkan berat badan naik saat haid

Berikut ini beberapa hal yang bisa menyebabkan berat badan naik saat haid:

1. Meningkatnya nafsu makan

Kenaikan berat badan saat haid dapat disebabkan oleh peningkatan selera makan saat masa menstruasi mulai atau bahkan beberapa hari menjelang haid dimulai.

Penyebab ngidam makanan tertentu saat haid belum bisa diketahui secara pasti. Namun, hal ini diperkirakan berkaitan dengan hormon progesteron yang mencapai puncaknya tepat sebelum haid.

Berdasarkan sebuah studi yang dipublikasikan dalam International Journal of Eating Disorder, hormon progesteron dikaitkan dengan nafsu makan yang lebih besar.

2. Tubuh menahan lebih banyak air

Perubahan hormon yang terjadi saat haid juga akan memicu terjadinya retensi cairan, yaitu kondisi ketika tubuh menahan lebih banyak air. Saat kondisi ini terjadi, maka Anda bisa merasakan beberapa gejala seperti bengkak di payudara, perut, dan tangan serta kaki. 

Bertambahnya jumlah air di tubuh membuat berat badan naik, tapi biasanya akan turun dengan sendirinya setelah hormon di tubuh kembali stabil dan aliran cairan di tubuh kembali baik.

3. Kekurangan magnesium

Saat haid dimulai, kadar magnesium di tubuh akan menurun. Penurunan ini biasanya akan menyebabkan munculnya rasa ngidam makanan atau minuman manis yang jika terus menerus dituruti, akan memicu kenaikan berat badan saat haid.

Magnesium juga berperan untuk mengatur cairan di tubuh. Kurangnya magnesium bisa menyebabkan dehidrasi dan sering kali, dehidrasi seringkali disalahartikan sebagai rasa lapar dan membuat Anda makan lebih banyak dari yang seharusnya.

4. Libur olahraga

Gejala haid seperti kram perut dan sakit kepala sering kali membuat perempuan yang sedang menstruasi malas berolahraga. Jika di saat yang bersamaan asupan makanan meningkat, maka kalori yang masuk ke tubuh akan lebih banyak daripada yang dibakar. Ini bisa menyebabkan berat badan naik saat haid.

Baca Juga: Olahraga Saat Haid yang Boleh Dilakukan dan Manfaatnya

Perlukah diet saat haid?

Diet saat haid bisa dilakukan dengan mengonsumsi sayuran hijau
Diet saat haid bisa dilakukan dengan mengonsumsi sayuran hijau

Berat badan naik saat haid menandakan asupan kalori telah melebihi kebutuhan tubuh Anda. Pada dasarnya, kebutuhan kalori pada hari-hari biasa dan di masa haid tetaplah sama.

Namun, masalahnya adalah makanan yang diinginkan saat haid biasanya merupakan makanan dengan kadar gula atau garam tinggi yang berpotensi memicu penumpukan kalori.

Pengaturan pola makan atau diet saat haid sebaiknya dilakukan agar tidak memicu kenaikan berat badan berlebihan. Selain memerhatikan banyaknya kalori yang masuk, Anda juga perlu memantau jenis makanan yang dikonsumsi.

Salah satu gangguan kesehatan yang paling umum saat haid adalah anemia, khususnya jika Anda mengalami haid yang cukup deras.

Maka dari itu, sebaiknya Anda mengonsumsi makanan yang dapat membantu mencegah dan mengatasi kondisi ini, yaitu makanan yang kaya zat besi, seperti:

  • Daging merah tanpa lemak
  • Sayur-mayur berdaun hijau
  • Kacang-kacangan
  • Biji-bijian
  • Polong-polongan
  • Makanan yang diperkaya zat besi.

Jika Anda mengalami haid yang deras, Anda juga dapat menambahkan suplemen zat besi sebagai pelengkap diet saat menstruasi untuk membantu menggantikan sel darah yang hilang. Namun, sebaiknya konsultasikan ke dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi suplemen ini.

Selain itu, untuk meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh, Anda dianjurkan untuk menambahkan makanan kaya vitamin C dalam diet saat haid, seperti jeruk, stroberi, brokoli, dan kentang. 

Konsumsi juga makanan yang mengandung antioksidan dan serat untuk membuat kondisi Anda tetap fit selama haid. Ada beberapa jenis makanan yang mengandung seluruh nutrisi ini, di antaranya brokoli dan bayam.

Baca Juga

  • Mungkinkan Berhubungan Seks saat Haid Menyebabkan Kehamilan?
  • Penyebab Sakit Kepala Saat Haid dan Cara Mengatasinya
  • Penyebab Telat Haid 2 Hari, Apakah Bisa Hamil?

Cara mencegah berat badan naik saat haid

Cara mencegah berat badan naik saat haid adalah dengan olahraga
Cara mencegah berat badan naik saat haid adalah dengan olahraga

Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah berat badan naik saat menstruasi.

1. Pilih makanan kaya serat

Serat dalam makanan dapat membantu memperlambat proses pencernaan dan penyerapan karbohidrat. Di samping menjaga kadar gula darah, serat juga membantu Anda merasa kenyang lebih lama.

Selain itu, diet saat haid yang tinggi serat juga dapat menyehatkan pencernaan secara umum dan mencegah penyerapan kembali estrogen.

2. Tambahkan protein

Makanan tinggi protein sangat baik untuk ditambahkan dalam diet saat menstruasi. Protein penting bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan dan dapat membantu menahan keinginan makan berlebihan sehingga berat badan naik saat haid bisa dihindari.

3. Makan dalam porsi kecil lebih sering

Anda juga dianjurkan untuk makan dalam porsi kecil dengan lebih sering dibandingkan makan sehari 3 kali dalam porsi besar. Cara mencegah berat badan naik saat haid ini dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

4. Jauhkan makanan tinggi gula dan garam

Untuk menghindari berat badan naik saat menstruasi, sebaiknya Anda jauhi makanan yang tinggi gula dan garam. Selain itu, cobalah untuk memperbanyak konsumsi makanan yang lebih sehat dalam diet saat haid, seperti buah-buahan dan sayur-mayur segar.

5. Minum lebih banyak air

Memenuhi kebutuhan cairan saat haid adalah suatu kewajiban. Asupan cairan yang memadai dapat mencegah sembelit dan sakit kepala ketika Anda haid.

Selain itu, air putih tidak mengandung kalori sehingga Anda bisa mengonsumsinya tanpa perlu mengkhawatirkan berat badan naik saat menstruasi.

Gunakan air putih untuk menggantikan minuman manis tinggi kalori. Anda juga dapat menambahkan irisan lemon, jeruk nipis, atau mentimun jika ingin menambah rasa pada minuman Anda.

6. Hidup aktif

Selain lewat diet, Anda dapat menjalani gaya hidup yang lebih aktif, seperti berolahraga ringan atau berjalan-jalan, untuk menghindari berat badan naik saat haid.

Gaya hidup ini tidak hanya menyehatkan tubuh saja, tapi juga membantu mengalihkan pikiran Anda dari berbagai makanan atau minuman tidak sehat yang mungkin diidamkan saat haid.

Dengan konsumsi makanan bernutrisi dan gaya hidup aktif, Anda juga dapat meningkatkan kesehatan tubuh Anda sekaligus membantu mengurangi ketidaknyamanan saat haid.

Apabila Anda memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.

Advertisement

haidmenstruasigangguan menstruasi

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved