Cara Mencapai Kepuasan Kerja Demi Kesehatan Mental yang Lebih Baik


Kegagalan mencapai kepuasan kerja meningkatkan risiko masalah kesehatan seperti depresi, gangguan tidur, hingga gangguan kecemasan. Untuk itu, carilah pekerjaan yang sesuai dengan minat, bangun hubungan baik dengan rekan kerja, serta seimbangkan hidup dan pekerjaan.

0,0
Rasa puas ketika bekerja bisa berpengaruh pada kondisi kesehatan seseorang
Bagi beberapa orang, bekerja bagaikan sebuah momok buruk dalam hidup karena dianggap menguras emosi dan energi mereka. Hal ini biasanya terjadi karena orang-orang ini tidak suka dengan pekerjaannya.
Di sisi lain, banyak juga orang yang menikmati pekerjaan mereka. Umumnya, orang akan bisa enjoy dalam bekerja jika pekerjaan mereka sejalan dengan minatnya.  Dengan begitu, mereka menganggap pekerjaannya sebagai sesuatu yang menyenangkan.Rasa tidak suka terhadap pekerjaan yang dilakukan dapat berpengaruh pada kepuasan kerja. Saat seseorang gagal mencapai kepuasan dalam bekerja, kondisi tersebut bisa memengaruhi performa, produktivitas, serta kesehatan mentalnya.

Apa saja faktor yang memengaruhi kepuasan kerja?

Kepuasan kerja adalah kondisi saat seseorang merasa senang dan puas secara fisik maupun psikologis, dengan pekerjaan mereka beserta lingkungannya. Ada sejumlah faktor yang dapat berpengaruh terhadap tingkat kepuasan seseorang terhadap pekerjaannya, antara lain:

1. Komunikasi

Komunikasi yang ada di tempat kerja bisa memengaruhi tingkat kepuasan Anda dalam bekerja. Ketika komunikasi antara satu sama lain terjalin secara terbuka, kolaboratif, dan dipenuhi rasa percaya, pekerjaan yang dilakukan tentunya akan terasa menyenangkan. Buruknya komunikasi dapat memicu kesalahpahaman, yang kemudian berpengaruh pada pengambilan keputusan.

2. Budaya di tempat bekerja

Budaya di tempat Anda bekerja dapat berpengaruh terhadap kepuasan kerja. Sebagai contoh, jika budaya kerja di perusahaan tidak mengenal senioritas, semua pekerja tidak akan sungkan untuk menyampaikan ide dan gagasan mereka. Dengan begitu, pekerja akan merasa dianggap dan dihargai karena apa yang ada di pikirannya bisa tersalurkan.

3. Keamanan

Rasa tidak aman dan nyaman ketika bekerja tentu akan membuat kepuasan kerja seseorang berkurang. Sebagai contoh, Anda seringkali menerima perilaku tidak menyenangkan di kantor. Apabila terjadi secara terus-menerus, kondisi tersebut dapat membuat Anda tidak suka berada di tempat kerja karena merasa terancam keamanannya.

4. Kepemimpinan

Ketika mendapatkan pemimpin yang bekerja dengan benar, hal tersebut dapat meningkatkan kepuasan kerja seseorang. Pemimpin yang baik haruslah dapat membimbing dan memotivasi para pekerja untuk menyelesaikan tugas mereka. Instruksi yang diberikan pun harus diterima dengan jelas dan mudah dipahami.

5. Lingkungan kerja

Lingkungan kerja yang kooperatif bisa membantu meningkatkan tingkat kepuasan seseorang dalam bekerja. Agar terwujud, lingkungan kerja harus dapat menghormati beragam pendapat, memberikan umpan balik yang jujur dan konstruktif, serta bebas dari pelecehan.

6. Manfaat yang diperoleh

Manfaat yang diperoleh selama bekerja dapat berpengaruh terhadap tingkat kepuasan kerja. Sebagai contoh, Anda mendapatkan banyak pengalaman yang membuat kemampuan makin berkembang. Hal tersebut tentunya dapat memberikan kepuasan tersendiri dalam bekerja.Selain itu, gaji yang didapat saat bekerja juga dapat ikut berpengaruh. Jika pekerjaan Anda dihargai dengan sebagaimana mestinya, dengan tambahan tunjangan yang memadai, rasa puas akan datang dengan sendirinya.

7. Pengakuan dan penghargaan

Pengakuan dan penghargaan dari tempat kerja merupakan salah satu faktor utama yang memengaruhi kepuasan kerja seseorang. Pengakuan di sini dapat berarti ide dan gagasan Anda didengarkan dengan baik. Sedangkan penghargaan mengarah pada apresiasi yang diterima ketika berhasil menyelesaikan pekerjaan dengan baik.

Dampak kepuasan kerja terhadap kesehatan mental

Kepuasan kerja dapat memengaruhi performa dan produktivitas seseorang selama bekerja. Tak hanya itu, rasa puas yang Anda dapatkan juga dapat memberi pengaruh positif pada kesehatan mental.Orang dengan kepuasan kerja rendah dilaporkan lebih berisiko mengalami masalah kesehatan mulai dari depresi, gangguan kecemasan, hingga masalah tidur. Sementara itu, risiko tersebut diketahui menurun pada orang-orang yang puas dengan pekerjaan mereka.

Cara mencapai kepuasan kerja

Kepuasan kerja dapat memengaruhi kondisi kesehatan seseorang, baik secara fisik maupun psikologis. Maka dari itu, penting bagi Anda mengetahui cara untuk bisa mencapai kepuasan dalam bekerja.Beberapa cara mencapai kepuasan kerja, antara lain:
  • Cari pekerjaan yang sesuai dengan ketertarikan Anda sehingga apa yang dilakukan menjadi terasa menantang dan menyenangkan.
  • Pilih pekerjaan yang bertujuan untuk membantu orang lain karena bisa memberikan kepuasan tersendiri jika berhasil diselesaikan.
  • Mempunyai hubungan yang baik dan supportive dengan rekan kerja agar komunikasi dapat berjalan dengan baik dan saling membantu ketika kesulitan mengerjakan tugas tertentu.
  • Seimbangkan antara hidup dan pekerjaan, jangan bekerja secara berlebihan.

Catatan dari SehatQ.

Rasa puas ketika bekerja bisa berpengaruh pada kondisi kesehatan seseorang. Beberapa faktor yang ikut andil dalam mencapai kepuasan kerja mulai dari komunikasi, budaya kerja, kepemimpinan, hingga benefit yang didapat selama bekerja.Kegagalan dalam mencapai kepuasan kerja dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan seperti depresi, masalah tidur, hingga gangguan kecemasan. Jika Anda merasakan gejala masalah kesehatan tersebut, segera konsultasi dengan dokter untuk mendapat penanganan.Jika Anda memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda dapat bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
kesehatan mental
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/312458
Diakses pada 3 November 2021
Positive Psychology. https://positivepsychology.com/job-satisfaction/
Diakses pada 3 November 2021
Positive Psychology. https://positivepsychology.com/job-satisfaction-research/
Diakses pada 3 November 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait