Cara menaikkan trombosit secara alami dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan dan suplemen
Nilai trombosit rendah bisa memicu berbagai penyakit

Ketika jumlah trombosit rendah, Anda mungkin akan merasakan beberapa gejala, seperti kelelahan, mudah lebam, gusi berdarah, hingga adanya darah dalam urine. Lalu, bagaimana cara menaikkan jumlah trombosit agar Anda kembali sehat?

Nilai trombosit normal berkisar antara 150.000-450.000, yang mana angka tersebut menggambarkan jumlah keping darah dalam 1 mikroliter darah Anda.

Jika dalam 1 mikroliter darah Anda hanya mengandung 150.000 keping darah, maka Anda dikatakan menderita kekurangan trombosit atau trombositopenia

Jika Anda menderita kekurangan trombosit yang tidak terlalu parah, Anda dapat memperbaikinya dengan cara menaikkan trombosit yang alami, seperti diet dan minum suplemen.

Namun, jika trombosit Anda sudah jauh di bawah 150.000, sebaiknya segera hubungi dokter untuk menjalani perawatan medis untuk menghindari kemungkinan terjadinya komplikasi.

Cara menaikkan trombosit secara alami

Salah satu penyakit di Indonesia yang identik dengan kekurangan trombosit adalah demam berdarah. Jika Anda sedang terkena penyakit ini, berikut cara menaikkan trombosit secara alami yang dapat Anda lakukan, di samping menjalani perawatan dari dokter.

  • Mengonsumsi makanan yang kaya folat

Folat adalah bentuk dari vitamin B yang penting untuk memastikan sel darah selalu sehat. Folat bisa didapat dari sayuran berdaun hijau gelap seperti bayam, hati sapi, kacang polong, nasi, ragi, serta makanan yang difortifikasi seperti sereal.

Anda juga dapat mendapatkan folat dari suplemen asam folat, namun konsumsinya harus dibatasi hingga 400 mikrogram atau 600 mikrogram (untuk ibu hamil) saja karena kelebihan folat justru akan mengganggu fungsi vitamin B12 bagi tubuh.

Sebaliknya, tidak ada batasan mengenai jumlah folat jika Anda mendapatkannya dari bahan-bahan alami.

  • Perhatikan asupan vitamin

Gizi yang paling diperlukan sebagai cara menaikkan trombosit adalah vitamin B12 dan K. Vitamin B12 berperan sebagai pembentuk formasi sel darah dan banyak ditemukan pada bahan makanan seperti daging dan hati sapi, telur, makanan laut seperti kerang, ikan trout, salmon, dan tuna.

Jika Anda menganut pola makan vegetarian, sumber vitamin B12 yang baik adalah makanan terfortifikasi seperti sereal.

Sementara itu, vitamin K dapat meningkatkan kesehatan tulang dan membantu pembekuan darah jika diminum sebanyak 90-120 mikrogram.

Makanan yang banyak mengandung vitamin K, yaitu kedelai dan olahannya seperti tempe dan tahu, sayuran hijau seperti bayam atau kale, brokoli, serta labu.

  • Memperkuat sistem imun

Untuk memperkuat sistem imun, Anda dapat mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C dan vitamin D.

Vitamin C berfungsi meningkatkan kemampuan trombosit, sedangkan vitamin D dapat memaksimalkan kinerja sistem imun dengan cara menyehatkan tulang, termasuk sumsum tulang belakang yang merupakan tempat produksi trombosit itu sendiri.

Selain lewat suplemen, Anda bisa mendapatkan kedua vitamin ini dari makanan. Untuk vitamin C, Anda dapat mengonsumsi brokoli, buah jeruk, kiwi, anggur, dan stroberi.

Sedangkan cara menaikkan trombosit lewat vitamin D dapat Anda peroleh dari konsumsi kuning telur, ikan dengan lemak baik (salmon, tuna, makarel), serta minyak hati ikan. Anda pun dapat mandi sinar matahari yang dapat mengaktifkan produksi vitamin D di dalam tubuh.

  • Makan makanan yang mengandung zat besi

Zat besi adalah nutrisi yang sangat penting dalam menyehatkan sel darah merah serta keping darah merah. Konsumsi suplemen zat besi terbukti mampu mengatasi kekurangan darah pada penderita anemia yang sekaligus dapat meningkatkan jumlah trombosit.

Beberapa makanan yang kaya zat besi, yaitu kerang, hati sapi, lentil, tahu, dan kacang merah. Untuk mempercepat penyerapan zat besi ke dalam tubuh, konsumsi makanan yang mengandung vitamin C secara bersamaan serta hindari makanan yang kaya akan kalsium.

  • Hindari minuman dan obat tertentu

Cara menaikkan trombosit yang tidak kalah penting adalah menghindari minuman dan obat tertentu yang dipercaya justru dapat menurunkan jumlah keping darah. Yang termasuk minuman tersebut, yaitu air tonik yang mengandung quinine, alkohol, jus cranberry, dan susu sapi.

Sementara itu, jenis obat yang sebaiknya Anda hindari adalah obat yang mengandung aspirin dan ibuprofen. Obat jenis ini dipercaya dapat mengganggu fungsi trombosit sebagai pembeku darah di dalam tubuh.

Kapan harus menghubungi dokter?

Jika cara menaikkan trombosit secara alami tidak berhasil, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter. Terlebih jika Anda mengalami gejala kekurangan trombosit yang parah, seperti:

  • Pendarahan berlebihan
  • Pendarahan dari mulut dan hidung setelah Anda menyikat gigi
  • Timbul rasa pusing hanya dari benturan ringan
  • Lebam yang memburuk seiring berjalannya waktu.

Cara menaikkan trombosit untuk gejala di atas hanya bisa dilakukan dengan perawatan medis. Jangan tunda kunjungan Anda ke dokter karena trombositopenia yang tidak segera ditangani dapat menimbulkan komplikasi yang serius.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/thrombocytopenia/symptoms-causes/syc-20378293
Diakses pada 18 November 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/thrombocytopenia/diagnosis-treatment/drc-20378298
Diakses pada 18 November 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-increase-platelet-count
Diakses pada 18 November 2019

Pub Med. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5282509/
Diakses pada 18 November 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322937.php
Diakses pada 18 November 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed