Cara Menaikkan Tekanan Darah yang Aman dan Efektif


Cara menaikkan tekanan darah bisa secara alami, seperti konsumsi garam, minum air putih,berolahraga, hingga mengonsumsi jenis obat fludrocortisone dan midodrine.

(0)
10 Sep 2019|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Banyak minum air putih merupakan salah satu cara menaikkan tekanan darah.Ada beragam cara menaikkan tekanan darah yang bisa Anda coba, salah satunya lebih banyak makan garam
Tekanan darah rendah atau hipotensi seringkali dianggap sepele. Padahal jika dibiarkan, gejala tekanan darah rendah seperti pusing hingga mudah pingsan, bisa sangat mengganggu keseharian. Pada kondisi yang parah, kondisi ini bahkan bisa mengancam nyawa.Tekanan darah orang dewasa yang normal adalah 120/80 mmHg. Seseorang dikatakan mengalami tekanan darah rendah apabila tensinya terbaca pada angka di bawah 90/60 mmHg.Beruntung, ada banyak cara menaikkan tekanan darah yang efektif dan aman. Berikut ini langkah-langkah yang bisa Anda lakukan, agar tekanan darah kembali pada nilai normalnya.

Cara menaikkan tekanan darah secara alami

Untuk membantu meningkatkan tekanan darah secara alami, ada banyak cara yang bisa Anda coba, seperti di bawah ini.
sendok garam
Perbanyak konsumsi garam sebagai cara menaikkan tekanan darah

1. Perbanyak konsumsi garam

Sodium atau garam dapat membantu menaikkan tekanan darah. Namun, Anda perlu berhati-hati. Jangan sampai mengonsumsi terlalu banyak garam. Sebab, konsumsi garam secara berlebihan karena bisa menyebabkan tekanan darah naik terlalu tinggi.Sebaiknya tambahkan garam pada masakan yang diolah sendiri, sehingga Anda akan lebih mudah untuk mengontrolnya. Hindari mengonsumsi makanan cepat saji dan makanan kemasan yang tinggi kadar garam.

2. Banyak minum air putih

Turunnya tekanan darah dapat disebabkan oleh dehidrasi. Sehingga, mengoonsumsi cairan yang cukup, penting untuk menjaga tekanan darah Anda, agar tidak turun di bawah batas normal.

3. Konsumsi makanan bergizi seimbang

Cara lainnya untuk menaikkan tekanan darah adalah dengan mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang. Pasalnya, kekurangan nutrisi seperti vitamin B-12, folat, dan zat besi dapat menyebabkan terjadinya anemia. Sementara itu, anemia adalah salah satu kondisi yang bisa menyebabkan tekanan darah rendah.Anda juga perlu memilih makanan yang sesuai untuk menaikkan tekanan darah. Jangan sampai, tekanan darah naik berlebihan dan membuat Anda justru mengalami hipertensi. Saat mengonsumsi steak daging sapi, misalnya, boleh-boleh saja memilih bagian yang sedikit berlemak, namun ingat untuk tidak sampai berlebihan.

4. Kurangi porsi makan

Pada lansia, mengonsumsi makanan dalam porsi besar dapat menyebabkan penurunan tekanan darah. Hal ini terjadi karena darah mengalir ke saluran pencernaan Anda, dan jantung akan meningkatkan detaknya untuk membantu menyeimbangkan tekanan darah.Sehingga untuk mencegah tekanan darah terus turun, Anda sebaiknya mengurangi porsi makan, dan membatasi konsumsi karbohidrat.
lari
Berolahraga secara teratur dapat membantu melancarkan peredaran darah

5. Berolahraga secara teratur

Untuk mengatur tekanan darah agar terus berada di angka normal, diperlukan aliran darah yang lancar. Berolahraga secara teratur dapat melancarkan aliran darah di tubuh, sehingga bisa menjadi salah satu cara mengatasinya.

6. Batasi konsumsi alkohol

Untuk menaikkan tekanan darah, Anda disarankan untuk mengurangi mengonsumsi minuman yang mendanung alkohol. Sebab, alkohol bisa membuat Anda dehidrasi. Alkohol juga dapat menimbulkan interaksi dengan obat yang Anda minum, dan menyebabkan turunnya tekanan darah.

7. Duduk bersila

Tahukah Anda, duduk bersila dapat menaikkan tekanan darah? Posisi duduk ini tidak disarankan untuk penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi. Namun, orang dengan tekanan darah rendah, direkomendasikan untuk duduk bersila.Baca Juga: Anjuran Makanan dan Pantangan untuk Pengidap Darah Rendah

8. Gunakan stoking kompresi

Stoking kompresi dapat membantu mengurangi jumlah darah yang berkumpul di kaki bagian bawah, sehingga darah akan mengalir ke area tubuh yang lain, dan meningkatkan tekanan darah.

9. Hindari mengubah posisi tubuh secara tiba-tiba

Duduk atau berdiri secara tiba-tiba, bisa membuat Anda merasa pusing atau bahkan pingsan. Terlebih jika hal ini dilakukan oleh orang yang memiliki tekanan darah rendah.Kondisi ini dapat terjadi karena jantung saat tubuh bergerak secara tiba-tiba, jantung akan kesulitan untuk memompa darah ke seluruh tubuh, secepat gerakan Anda.

10. Jangan terlalu lama berendam di air hangat

Berendam di air hangat bisa menurunkan tekanan darah. Sehingga, jika tekanan darah Anda rendah, hindari kegiatan ini, termasuk juga dengan pergi ke spa atau sauna.

11. Jaga kadar gula darah

Kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan turunnya tekanan darah. Oleh karena itu, Anda perlu memeriksakan kadar gula darah Anda secara berkala sebagai langkah pencegahan.

12. Periksa kondisi tiroid

Cara mengatasi tekanan darah rendah yang terakhir adalah dengan menGangguan tiroid seperti hipotiroidisme bisa menyebabkan penurunan tekanan darah. Jika tekanan darah rendah yang Anda alami disebabkan oleh kondisi ini, maka cara menaikkan tekanan darah yang paling efektif adalah dengan menyembuhkan kondisi tiroid yang dialami.

Cara menaikkan tekanan darah dengan obat

obat-obatan
Tekanan darah juga dapat dinaikkan dengan konsumsi obat tertentu
Cara menaikkan tekanan darah dengan obat, umumnya dilakukan apabila cara alami tidak juga bisa mengembalikan tekanan darah ke nilai normalnya. Jenis obat yang umum digunakan untuk menaikkan tekanan darah di antaranya:

1. Fludrocortisone

Fludrocortisone bekerja dengan cara mencegah penyerapan cairan di ginjal, sehingga terjadi penumpukan dan membuat sedikit pembengkakan di area tersebut. Hal ini penting dilakukan untuk meningkatkan tekanan darah.Namun, konsumsi obat ini juga akan membuat tubuh kekurangan banyak kalium. Sehingga selama mengonsumsinya, Anda disarankan untuk juga mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi kalium.

2. Midodrine

Berbeda dari fludrocortisone, midodrine bekerja dengan mengaktifkan reseptor di pembuluh darah terkecil dari arteri dan vena, sehingga tekanan darah dapat naik.Obat ini umumnya digunakan untuk mengatasi hipotensi postural atau tekanan darah rendah akibat perubahan posisi tubuh, yang berkaitan dengan kelainan sistem saraf.

Kapan tekanan darah rendah harus diperiksakan ke dokter?

Jika tekanan darah seringkali terbaca pada batas rendah, tanpa gejala apapun, maka dokter hanya akan melakukan observasi saat Anda menjalani pemeriksaan rutin.Namun, jika tekanan darah rendah sudah menimbulkan gejala syok, seperti kulit terasa dingin dan pucat, sulit bernapas, dan nadi lemah atau cepat, maka Anda perlu segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan perawatan.Gejala lain yang kerap dialami oleh orang dengan tekanan darah rendah seperti pusing, umumnya bukanlah kondisi yang berbahaya. Meski begitu, tidak ada salahnya jika Anda berkonsultasi dengan dokter, sebagai langkah deteksi dini terhadap gangguan tertentu yang lebih parah.Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang obat darah rendah yang aman dan efektif, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
hipotensianemiatekanan darah rendah
WebMD. https://www.webmd.com/heart/understanding-low-blood-pressure-treatment#1
Diakses pada 10 September 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/low-blood-pressure/diagnosis-treatment/drc-20355470
Diakses pada 10 September 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-raise-blood-pressure
Diakses pada 10 September 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/319506.php
Diakses pada 10 September 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait