Ingin Berpisah? Cari Tahu Cara Memutuskan Pacar dengan Baik

Memiliki pasangan atau pacar memiliki plus dan minus-nya sendiri. Saat Anda berpacaran, Anda tidak bisa hanya mementingkan diri sendiri dan bahkan mungkin beberapa kali dapat terlibat argumen dengan pacar.

Apabila argumen sangat sering terjadi dan perbedaan pandangan tidak dapat ditoleransi, maka terkadang salah satu hal yang bisa dilakukan adalah memutuskan pacar Anda. Memutuskan pacar bukanlah hal yang mudah, apalagi mencoba memutuskan hubungan dengan cara yang baik.

Cara memutuskan pacar dengan baik tidak hanya berfungsi untuk menjaga hubungan baik dengan satu sama lainnya, tetapi juga memastikan bahwa satu sama lain bisa menerima dan tidak saling menyalahkan satu sama lain.

Bagaimana cara memutuskan pacar dengan baik?

Ada banyak hal yang menjadi alasan untuk memutuskan hubungan Anda dengan Si Dia. Beberapa di antaranya adalah perbedaan pandangan, kurangnya perhatian, perbedaan kepribadian, hingga perselingkuhan.

Tidak semua orang bisa memutuskan hubungan pacaran dengan baik, tetapi berpisah secara baik-baik adalah tanda bahwa Anda adalah pribadi yang dewasa. Lantas, bagaimana cara memutuskan pacar dengan baik? Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda coba:

  • Bicara langsung secara privat

Sama seperti pertama kali memutuskan untuk “menembak” atau menerima pacar Anda, komunikasi yang baik adalah langkah pertama untuk memberitahu keputusan Anda kepada pacar.

Ajak dia berbicara empat mata di ruang privat atau di mana orang lain tidak dapat mendengar percakapan Anda berdua. Ini menunjukkan bahwa Anda menghargai pasangan.

Jangan memutuskan pasangan di tempat-tempat umum, tetapi lakukan di tempat tertutup. Membuat pasangan menangis atau saling berteriak satu sama lain di tempat umum malah hanya akan mempermalukan dirinya dan Anda sendiri.

Tetapi hal tersebut bisa bersifat situasional. Bila pasangan memiliki kemungkinan untuk bersikap kasar setelah mendengarkan keputusan yang diberikan, maka akan lebih baik bertemu pasangan di tempat publik.

  • Jangan menyalahkan pasangan

Saat memutuskan pasangan, jangan menyalahkan pasangan atas keputusan Anda. Tekankan bahwa keputusan ini adalah keputusan Anda dan bukan dipengaruhi oleh keadaan tertentu.

Jika pasangan mulai menyampaikan argumennya, dengarkan dan jawab pertanyaan pasangan. Setelahnya, beritahukan kepada pasangan bahwa keputusan Anda sudah bulat.

  • Nyatakan bahwa Anda merasa sedih

Cara memutuskan pacaran dengan baik adalah dengan memberitahukan perasaan Anda kepada pasangan mengenai keputusan yang dilakukan. Beritahukan pasangan bahwa keputusan yang Anda pilih merupakan sesuatu yang tidak mudah dan menyedihkan bagi Anda.

  • Tonjolkan nilai-nilai positif pasangan

Selain mengekspresikan perasaan Anda, Anda dapat memberitahukan dampak positif apa yang telah pasangan berikan untuk diri Anda. Anda juga dapat mengingat kembali apa yang menjadi tujuan Anda dan pasangan.

Misalnya, Anda bisa memberitahukan pasangan bahwa Anda telah menjadi orang yang lebih pandai melukis karena pasangan atau menyatakan bahwa Anda ingin menikah bersama dengannya tetapi merasa sedih karena tidak bisa mencapai tujuan tersebut.

  • Beritahukan alasan secara jujur dan jelas

Tidak hanya perasaan, Anda perlu menyatakan secara jujur apa yang membuat Anda memutuskan untuk berpisah dengan pasangan. Cara memutuskan pacar dengan baik harus diiringi dengan alasan yang jujur, jelas, dan tidak mengada-ada. Kejujuran dalam menyatakan alasan Anda adalah bentuk sikap menghargai pasangan.

  • Beritahukan keputusan secara tegas

Anda tidak boleh memberikan cela bahwa nantinya akan ada kesempatan untuk berbaikan. Hal ini dapat membuat status Anda dan pasangan menjadi ambigu. Nyatakan secara tegas bahwa Anda ingin berpisah dengan pasangan.

  • Jangan memaksa berteman

Terkadang, Anda mungkin akan tergoda untuk ingin menjaga hubungan baik dengan pasangan dengan memberitahukan bahwa Anda ingin tetap berteman dengan pasangan. Namun, terkadang hal tersebut justru bisa melukai pasangan.

Cara memutuskan pacar dengan baik adalah dengan membuat pasangan melihat masa berpacaran bersama Anda sebagai kenangan yang baik.

  • Berikan jeda waktu untuk pasangan

Berikan jeda waktu untuk pasangan dapat merasakan emosinya dan memproses apa yang telah terjadi. Hindari menghubungi atau mengontak pasangan, serta menghibur pasangan yang sedih atas keputusan Anda.

  • Jangan membicarakan hal buruk mengenai pasangan

Meskipun sudah berpisah, tidak berarti Anda serta-merta membicarakan keburukan pasangan dan membuat pacar Anda menjadi ‘orang jahat’ di mata orang lain. Sadarilah bahwa tiap orang memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing.

Sebelum memutuskan untuk berpisah dengan pasangan, renungkan sekali lagi apakah memang tidak ada hal lain yang dapat dilakukan untuk mempertahankan hubungan Anda.

Saat Anda sudah mantap dengan keputusan yang diambil, Anda perlu menyadari bahwa berpisah dari seseorang bukanlah hal yang mudah dan tentunya akan memicu perubahan hubungan dengan pasangan.

Bahkan memutuskan pacar bisa menimbulkan rasa sakit kepada Anda, pasangan, atau kedua belah pihak. Anda dapat memberikan waktu untuk memulihkan diri Anda dengan berbicara dengan teman, merefleksikan diri, dan sebagainya.

Apabila Anda memiliki kesulitan dalam mempertahankan hubungan atau menghadapi masa-masa setelah putus, jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan konselor atau psikolog

Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/us/blog/i-hear-you/201805/fourteen-ways-break-better
Diakses pada 3 Desember 2019

Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/how-to-end-a-relationship-4173954
Diakses pada 3 Desember 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed