5 Cara Memperbaiki Skin Barrier Agar Kulit Kembali Mulus


Salah satu cara memperbaiki skin barrier yang rusak adalah dengan menggunakan basic skincare. Anda sebaiknya berhati-hati agar kulit tidak mengalami iritasi, jerawat membandel, hingga terasa kasar.

0,0
06 Oct 2021|Atifa Adlina
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Cara memperbaiki skin barrier yang tepatSkin barrier atau pertahanan kulit perlu dijaga dengan baik
Sebagian orang mungkin merasa malas untuk merawat kulit secara rutin. Padahal, ini penting untuk menjaga skin barrier Anda. Ketika tekstur kulit wajah mulai berubah hingga rusak, sudah saatnya Anda mengetahui cara memperbaiki skin barrier. Berikut adalah penjelasan lengkapnya.

Apa itu skin barrier?

Mengutip dari penelitian yang berjudul Skin Barrier Function, skin barrier (penghalang kulit) adalah lapisan terluar kulit yang berperan penting untuk melindungi kulit wajah Anda.Umumnya, skin barrier bermanfaat untuk melindungi kulit dari berbagai masalah seperti infeksi, bahan kimia berbahaya, racun, hingga alergen. Lalu, manfaat lainnya adalah untuk menjaga hidrasi, alias menjaga kadar air di dalam kulit wajah.Perlu Anda ketahui pula bahwa kulit terdiri dari berbagai macam lapisan dengan masing-masing fungsi. Berikut adalah struktur kulit manusia, di antaranya adalah:
  • Epidermis (stratum korneum) sebagai lapisan terluar kulit wajah.
  • Dermis, lapisan tengah kulit yang mengandung kolagen, elastin, serta persediaan darah.
  • Hypodermis, lapisan terdalam yang terdiri dari jaringan kolagen serta sel lemak.
Lapisan terluar (stratum korneum) ibaratnya adalah dinding bata tipis. Pada lapisan ini, terdapat sel kulit keras yang terikat bersama lipid dan menjadi skin barrier Anda. Sedangkan di dalam dinding bata terdapat keratin dan juga pelembap alami. Untuk itu, dinding bata tipis ini pun bermanfaat melindungi kulit dari zat berbahaya sekaligus menjaga agar tetap terhidrasi.

Ciri-ciri skin barrier rusak

Apabila skin barrier kulit wajah Anda terjaga dengan baik, kulit lapisan luar akan terlihat lembap, kenyal, segar dan juga lembut sehingga terlihat sehat. Namun, berikut adalah tanda atau ciri-ciri saat skin barrier Anda telah rusak:
  • Kulit perlahan terlihat kusam,
  • Terasa kasar atau kering bersisik,
  • Timbul jerawat,
  • Bekas jerawat tak kunjung hilang,
  • Muncul tanda penuaan dini seperti keriput serta
  • Rentan terhadap infeksi bakteri, virus, atau jamur.

Penyebab skin barrier rusak

Kerusakan pada skin barrier dapat terjadi dengan mudah. Seperti yang sudah disebutkan, maka efeknya adalah kulit menjadi dehidrasi dan timbul iritasi.Hal ini pula yang membuat Anda sebaiknya mencari cara untuk menjaga skin barrier agar tidak rusak.Penyebab utama skin barrier yang rusak adalah lingkungan dan juga dari dalam tubuh Anda, seperti:
  • Cuaca yang tidak menentu.
  • Polusi udara.
  • Terpapar sinar matahari tanpa perlindungan sunscreen
  • Bahan kimia dalam produk perawatan kulit.
  • Terlalu banyak melakukan eksfoliasi.
  • Faktor genetik.
Walaupun merawat kulit wajah dengan produk skincare adalah hal yang penting, perhatikan kandungan di dalamnya.Apabila kandungannya terlalu keras, tidak menutup kemungkinan bisa menjadi penyebab skin barrier Anda secara perlahan menghilang. 

Cara memperbaiki skin barrier dan tekstur kulit wajah

Tak perlu khawatir berlebihan karena Anda bisa melakukan beberapa cara agar skin barrier serta tekstur kulit wajah seperti sediakala, seperti:

1. Meminimalisasi penggunaan skincare

Menggunakan skincare tentu bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit Anda.Akan tetapi, menggunakan terlalu banyak produk dengan bahan aktif atau terlalu sering melakukan eksfoliasi bisa menyebabkan skin barrier rusak.Oleh karena itu, kembalilah ke rejimen skincare dasar jika Anda merasa skin barrier sudah rusak. Melakukan skincare dasar cukup dengan mencuci muka dan menggunakan toner, moisturizer, serta sunscreen saja.

2 Perhatikan kadar pH

Kadar pH kulit wajah yang alami adalah sekitar 5,7. Nah ketika Anda memakai produk perawatan kulit dengan kandungan pH lebih tinggi dari itu, skin barrier berisiko rusak.Maka, menghentikan pemakaian produk skincare ber-pH tinggi juga menjadi cara memperbaiki skin barrier serta tekstur kulit wajah Anda..

3. Gunakan pembersih wajah yang lembut

Coba lihat kembali apa saja kandungan yang ada di dalam pembersih wajah atau sabun cuci muka Anda. Saat menemukan bahan aktif atau eksfoliator yang berlebihan, sebaiknya hentikan penggunaannya terlebih dahulu.Sebagai cara memperbaiki tekstur kulit wajah akibat jerawat, pilih pembersih wajah yang mempunyai kandungan antibakteri atau ceramide.Selain berfungsi untuk mengatasi jerawat, ceramide juga mampu menambah hidrasi kulit.

4. Fokus menghidrasi kulit wajah

Cara lainnya untuk memperbaiki skin barrier adalah dengan mengkombinasikan serum serta pelembap yang dapat menambah hidrasi pada kulit wajah Anda.Sebagai contoh, menggunakan produk yang mengandung humektan seperti gliserin, panthenol atau hyaluronic acid. Hal ini karena berfungsi untuk memperbaiki tekstur wajah sekaligus mengikat dan meningkatkan kadar air dalam kulit.Lalu, jangan lupa untuk menggunakan moisturizer dengan kandungan oklusif emolien seperti dimethicone, minyak jojoba, shea butter, linoleic, stearic, dan lain-lainnya.Moisturizer atau pelembap dengan kandungan ini bermanfaat untuk menjaga agar kadar air tidak menguap serta mengikat kelembapan kulit.Konsumsi air putih 2L perhari mampu membantu hidrasi kulit. 

5. Memperbaiki gaya hidup

Ada lagi cara yang bisa Anda lakukan untuk memperbaiki skin barrier, yaitu dengan mengubah pola hidup menjadi lebih sehat.Tidak dipungkiri, rasa lelah, stres, dan kurang tidur juga bisa menjadi penyebab skin barrier yang rusak. Maka dari itu coba untuk memperbaiki pola makan, rutin berolahraga, dan cukup tidur.Ketika Anda rutin melakukan cara memperbaiki skin barrier, efeknya adalah perubahan pada kulit wajah. Termasuk saat produk skincare bekerja secara efektif karena perlindungan kulit telah meningkat. Apabila Anda ingin tahu lebih banyak mengenai cara memperbaiki skin barrier yang rusak, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi Kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App store dan Google Play.
kulit sehatperawatan kulitkesehatan kulitkulit dan kecantikanmasalah kulit
Healthline. https://www.healthline.com/health/skin-barrier. Diakses pada 16 September 2021Dermnet NZ. https://dermnetnz.org/topics/skin-barrier-function. Diakses pada 16 September 2021Australian College of Dermatologist. https://www.dermcoll.edu.au/atoz/skin-structure-function/.. Diakses pada 16 September 2021Well and Good. https://www.wellandgood.com/skin-barrier-protection/. Diakses pada 16 September 2021Kanwar, A. (2018). Skin barrier function. Indian Journal Of Medical Research, 147(1), 117. doi: 10.4103/0971-5916.232013
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait