7 Cara Memiliki Sifat Rendah Hati, Mulai dari Empati

(0)
09 Sep 2020|Azelia Trifiana
7 cara menjadi rendah hati yang patut dicobaLatih empati agar dapat menerapkan cara menjadi rendah hati
Merasa haus pujian layaknya penderita gangguan narsistik sedikit banyak berakar dari tidak adanya rasa rendah hati. Padahal, rendah hati artinya bersikap sederhana terhadap peran diri sendiri, tidak melebih-lebihkan dan menganggap lebih hebat dari orang lain.Sayangnya, rasa rendah hati menjadi hal yang kian langka. Terlebih di era media sosial yang membentuk perilaku masyarakat yang ingin pamer segala hal dengan polesan tidak sesuai kenyataan. Di era digital dan informasi serba cepat seperti saat ini, bersikap rendah hati menjadi hal yang kian menantang.

Cara mengembangkan sikap rendah hati

Inti dari rendah hati adalah melihat sosok diri sendiri dengan proporsi yang tepat. Tidak terlalu berlebihan menjadi sombong maupun terlalu kurang yang berakibat rendah diri.Dalam meracik sikap rendah hati, ada tiga hal yang perlu dipadukan:
  • Kesadaran atas kelebihan dan kekurangan
  • Keterbukaan menerima kritik
  • Empati terhadap orang lain
Lantas, bagaimana cara mewujudkan sikap rendah hati? Berikut langkah-langkahnya:

1. Jangan lelah meminta kritik

Ada kalanya seseorang merasa apa yang dikerjakannya sudah “sempurna” hanya karena tidak mendengar kritik atau masukan dari orang lain. Untuk mewujudkan sifat rendah hati, lakukan hal yang sebaliknya. Minta kritik atau masukan dari orang yang terdekat sekaligus jujur.Jangan ragu menanyakan apakah Anda sudah rendah hati, apa kelemahan, dan apa yang perlu dilakukan agar menjadi sosok yang lebih empati. Dengan menanyakan hal-hal ini, bisa diketahui seberapa area yang bisa dikembangkan dari sifat yang dimiliki selama ini.

2. Jangan membela diri

Secara alami, ketika seseorang mendapatkan kritik atau masukan akan merespons dengan pembelaan diri. Tahan untuk tidak melakukan ini. Meski kritik atau masukan yang didengarkan tidak menyenangkan, cari waktu untuk menghadapinya sebagai momen untuk belajar dan bertumbuh.Pahami betul bahwa untuk mewujudkan sifat rendah hati, perlu waktu dan usaha yang konsisten. Terbukalah untuk belajar dan menerima masukan dengan ikhlas. Merespons masukan dengan pembelaan diri justru tidak akan efektif.

3. Empati terhadap orang lain

Akar dari kerendahan hati adalah rasa empati terhadap orang lain. Ada dua bagian krusial dari rasa empati, yaitu kemampuan untuk melihat sesuatu lewat perspektif orang lain sekaligus menghormati keberadaan orang lain. Dengan membangun rasa empati, di saat yang sama sifat rendah hati akan terbentuk.Berlatihlah untuk memposisikan diri sebagai orang lain. Dengan cara ini, empati bisa memecah pola terlalu fokus pada diri sendiri dan membuat seseorang bisa lebih terkoneksi dengan orang lain. Dalam jangka panjang, hal ini akan berdampak positif bagi hubungan dengan orang lain.

4. Tak segan bertanya

Berlatih menjadi sosok yang rendah hati artinya tak segan memposisikan diri sebagai orang yang perlu belajar lebih banyak hal. Jangan segan untuk bertanya. Hapuskan paradigma lama bahwa bertanya akan membuat seseorang tampak bodoh.Justru sebaliknya, bertanya akan memberi ruang bagi orang lain untuk berpartisipasi hingga akhirnya berdiskusi. Tak menutup kemungkinan satu pertanyaan sederhana bisa membawa perubahan besar. Ini adalah bagian dari sifat rendah hati karena tidak merasa serba tahu segala hal.

5. Menjadi pendengar yang baik

Sejalan dengan kemampuan tidak membela diri ketika menerima kritik, jadilah pendengar yang baik. Ini adalah langkah awal yang perlu dilakukan jika ingin memiliki sifat rendah hati. Tentu untuk bisa menjadi pendengar yang baik, perlu respek terhadap orang yang berbicara.Ingat, setiap orang memiliki perspektif yang sama-sama berharga. Jangan menilai seseorang hanya dari penampilan luarnya saja atau sekadar dari jabatannya di kantor. Siapapun dia, bisa jadi memiliki opini atau pengalaman yang berharga untuk orang lain.

6. Sadar diri

Setiap orang di dunia ini adalah bagian dari alam semesta yang begitu besar. Ibaratnya, sadar diri bahwa Anda bukanlah pusat dari alam semesta. Dengan menanamkan pola pikir ini, seseorang tak akan lagi merasa paling penting atau egois dan semakin bisa menghargai keberadaan orang lain

7. Jangan mengharapkan apresiasi

Untuk menjadi rendah hati, seseorang sebaiknya berbicara sesedikit mungkin hal tentang dirinya. Dengan cara apapun, mulai dari pamer terang-terangan hingga humblebrag yaitu pamer yang dibungkus dengan kerendahan hati palsu. Dengan demikian, tak akan ada harapan untuk mendapat apresiasi atau pujian dari orang lain.Ada mitos yang menyebut sosok rendah hati akan luput terlihat atau kurang menonjol dalam suatu lingkungan. Ini salah besar. Justru, orang yang rendah hati akan tampak jauh lebih atraktif ketimbang orang yang suka menyombongkan diri.Memang tak mudah untuk memiliki sifat rendah hati. Perlu konsistensi dan tekad yang begitu kuat. Terlebih jika lingkungan sekitar sibuk memamerkan kelebihan dan ego masing-masing, akan semakin sulit mewujudkan kerendahan hati.Jadi, kembali lagi dengarkan apa kata hati. Pada akhirnya, menjadi rendah hati akan jauh lebih menenangkan ketimbang sibuk mencari validasi dan apresiasi dari orang lain.
kesehatan mentalmenjalin hubunganpola hidup sehat
Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/intl/blog/meaning-making/202008/how-become-more-humble
Diakses pada 21 Agustus 2020
Success. https://www.success.com/do-these-6-things-to-be-more-humble/
Diakses pada 21 Agustus 2020
Life Hacks. https://lifehacks.io/how-to-be-humble/
Diakses pada 21 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait