7 Cara Memiliki Cinta Tulus, Tanpa Syarat dan Pamrih


Mencintai dengan tulus artinya tanpa syarat. Bukan hanya antara pasangan saja, cinta tulus ini bisa terbentuk antara orangtua ke anak, teman, rekan kerja, saudara, hewan peliharaan, bahkan musuh sekalipun. Untuk bisa mencintai dengan tulus, seseorang harus paham betul perasaan dan emosinya.

0,0
06 Oct 2021|Azelia Trifiana
Mencintai dengan tulus sepanjang masaMencintai dengan tulus sepanjang masa
Mencintai dengan tulus artinya tanpa syarat. Bukan hanya antara pasangan saja, cinta tulus ini bisa terbentuk antara orangtua ke anak, teman, rekan kerja, saudara, hewan peliharaan, bahkan musuh sekalipun. Untuk bisa mencintai dengan tulus, seseorang harus paham betul perasaan dan emosinya.Di sinilah pentingnya selalu validasi perasaan. Dari situ, seseorang bisa menumbuhkan rasa empati yang kemudian berbuah menjadi cinta tulus.

Cara mencintai seseorang dengan tulus

Cinta tulus bukan hanya hubungan antara orangtua dan anak saja yang kerap digaungkan sebagai unconditional love. Dalam skenario yang ideal, memang hubungan orangtua dan anak ini terikat dalam ikatan dalam satu keluarga yang tidak mudah terputus.Namun dalam cakupan lebih luas, cinta tulus adalah rasa peduli akan kebahagiaan orang lain tanpa adanya pikiran apakah itu menguntungkan bagi Anda atau tidak. Jadi, tak ada pamrih dalam cinta tulus.Tentu saja, tidak mudah untuk bisa mencintai dengan tulus. Selalu ada berbagai faktor yang membuat ketulusan ini seakan jadi mustahil.Lalu, bagaimana cara mencintai seseorang dengan tulus?

1. Bangun kasih sayang dan respek

Dalam konsep yang lebih kekanakan, cinta tulus bisa disalahartikan sebagai mencintai seseorang dan rela melakukan apapun. Padahal, yang lebih tepat adalah memperlakukan orang lain dengan kasih sayang dan respek. Di saat yang sama, tetap menjaga jarak dan menghormati diri sendiri.Artinya, cara berkomunikasi menjadi sangat penting. Berikan perhatian dan menyanggupi permintaan orang lain tanpa membahayakan diri sendiri. Ketika ada perbedaan pendapat pun, tidak menyampaikannya secara kasar. 

2. Komunikasi efektif

berbicara dengan orang lain
Komunikasi yang baik bisa menumbuhkan cinta tulus
Siapapun pihak yang terlibat dalam sebuah hubungan harus bisa mengomunikasikan apa yang mereka pikirkan atau rasakan. Dengan demikian, bisa saling dipahami apa yang diinginkan satu sama lain.Lakukan komunikasi yang tidak defensif. Jadi, sampaikan perasaan dengan tetap mendengarkan dan memperhitungkan perasaan orang lain.

3. Berbagi otoritas

Untuk bisa mencintai dengan tulus, seseorang harus berbagi otoritas dengan lawan dalam sebuah hubungan. Tidak ada yang lebih mendominasi. Tidak ada satu pihak yang memaksakan seluruh kebutuhannya karena justru kontradiktif dengan cinta tulus.

4. Sayangi diri sendiri

Tak kalah penting, cara mencintai seseorang dengan tulus sebaiknya dimulai dari menyayangi diri sendiri. Hargai diri sendiri sehingga lebih mudah berpikir secara positif dan tidak terjebak dalam pemikiran negatif.Seseorang yang sudah puas dengan hidupnya akan merasa bahagia dan tidak mudah terbawa kebencian. Justru, mereka bisa melihat segalanya dari sisi yang bijak. Termasuk ketika berhadapan dengan musuh sekalipun, tidak berlebihan jika mereka bisa mendoakan agar musuhnya bisa berubah.

5. Pilih orang sekitar

Orang yang ada di sekitar Anda akan membentuk karakter diri Anda beberapa tahun ke depan. Jadi, pilihlah orang yang memang penuh kasih sayang dan tentu saja bisa mencintai dengan tulus. Dari mereka, Anda bisa belajar bagaimana cara bersikap yang menunjukkan ketulusan.Hal ini juga berlaku sebaliknya. Ketika dikelilingi orang yang penuh kebencian atau mudah tersulut emosinya, ini akan jadi hal menular. Jangan heran apabila mencintai dengan tulus makin susah diwujudkan.

6. Meditasi

meditasi
Meditasi untuk mengenali emosi
Secara rutin melakukan meditasi bisa menjadi cara berlatih agar bisa mencintai dengan tulus. Sebab, meditasi membantu seseorang mengenali berbagai emosi dan perasaan yang datang. Begitu pula dengan stres atau masalah. Ketika direnungkan saat sedang meditasi, ini akan memudahkan proses validasinya.Merasa tidak cocok berdiam diri dengan meditasi? Jangan salah, ada meditasi yang tak perlu keheningan. Bahkan, bisa dilakukan sembari berjalan atau berolahraga sekalipun.

7. Menikmati momen seutuhnya

Berlatih mindful juga dapat melatih seseorang agar mengenal cinta tulus. Bukan perkara mudah melakukan hal ini, yaitu menikmati waktu seutuhnya tanpa terdistraksi hal lain. Padahal, ini membuat seseorang bisa lebih menemukan apa yang perlu disyukuri dalam sebuah hubungan.Dari situlah, cinta tulus bisa tercipta. Bahkan ketika lawan pihak sudah berubah dan tidak lagi seperti dulu pun, itu tidak akan melunturkan ketulusan mencintai mereka. Sebab lagi-lagi, cinta tulus adalah cinta yang tanpa syarat. Selama mereka bahagia, Anda akan ikut merasa senang.

Cinta tulus, bukan cinta buta

Perlu digarisbawahi bahwa mencintai dengan tulus berbeda dengan cinta buta. Ini bukan cinta yang sampai menyanggupi segala permintaan orang lain tanpa terkecuali. Ini justru hal yang tidak baik.Contohnya adalah ketika terjebak dalam toxic relationship atau memiliki orangtua yang gemar melakukan kekerasan fisik. Cinta tulus bukan berarti menerima begitu saja perlakuan semena-mena dari orang lain. Sikap yang dikatakan bijak adalah ketika bisa mencintai dengan tulus sembari tetap menjaga batasan dengan orang lain.Jadi, sudah terbayang bagaimana akan mencintai dengan tulus, tanpa pamrih dan syarat? Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar kaitan cinta tulus dengan aktivitas reward di otak, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan mentalpercintaanmenjalin hubungan
Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/intl/blog/the-empowerment-diary/202002/the-secret-unconditional-love
Diakses pada 21 September 2021
Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/does-unconditional-love-make-for-healthy-relationships-4165457
Diakses pada 21 September 2021
Psychiatry Research: Neuroimaging. https://linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S0925492708001881 
Diakses pada 21 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait