Cara Memilih dan Menggunakan Skincare untuk Menghilangkan Milia agar Tidak Iritasi


Skincare untuk menghilangkan milia penting dilakukan sebagai cara mengatasi bintik-bintik kecil berwarna putih di wajah. Apa pilihan kandungan dan produk skincare untuk milia yang tepat?

(0)
Kandungan dan produk skincare untuk menghilangkan milia cukup beragamSkincare untuk menghilangkan milia harus bebas minyak dan tidak menyumbat pori-pori
Penggunaan skincare untuk menghilangkan milia mungkin dibutuhkan apabila keberadaannya dirasa cukup mengganggu penampilan. Milia adalah bintik-bintik kecil berwarna putih atau kuning menyerupai jerawat bruntusan.Milia atau bintik-bintik putih di wajah biasanya muncul pada area bawah mata, hidung, pipi, dan dagu.Kemunculan milia bisa disebabkan oleh serpihan kulit mati atau keratin (protein yang ditemukan pada kulit) terperangkap di bawah permukaan kulit.Meski umum ditemukan pada wajah bayi baru lahir, bukan berarti orang dewasa tidak dapat mengalaminya.

Pilihan kandungan skincare untuk menghilangkan milia

Pada dasarnya, milia adalah kondisi kulit yang dapat hilang dengan sendirinya.Akan tetapi, proses ini dapat membutuhkan waktu yang lama, bahkan sampai berbulan-bulan.Oleh karena itu, penggunaan skincare untuk menghilangkan milia di wajah mungkin bisa jadi pilihan untuk dicoba.Produk skincare untuk milia yang Anda butuhkan tentu cukup beragam. Mulai dari sabun pembersih wajah, pelembap, tabir surya, dan lainnya.Namun, hal yang penting adalah memerhatikan kandungan bahan aktif di dalamnya.Berikut adalah kandungan skincare untuk menghilangkan milia yang sebaiknya harus ada.

1. AHA dan BHA

Salah satu kandungan skincare untuk menghilangkan milia yang harus ada adalah AHA (alpha hydroxy acid) dan BHA (beta hydroxy acid).Adapun yang termasuk dalam golongan asam AHA, di antaranya lactic acid atau glycolic acid.Sedangkan, asam salisilat merupakan golongan asam BHA.Baik AHA dan BHA yang dapat ditemukan dalam sabun cuci muka dan produk eksfoliasi wajah ini diyakini dapat menjaga pertumbuhan keratin dalam kulit agar tidak berlebihan.Selain itu, penggunaan skincare untuk milia mengandung AHA dan BHA dapat mengangkat sel-sel kulit mati dan menurunkan produksi minyak berlebih yang jadi penyebab milia muncul.

2. Retinoid

Kandungan skincare untuk menghilangkan milia berikutnya adalah retinoid.Beberapa hasil laporan ilmiah menyarankan agar retinoid dapat digunakan untuk menghilangkan bintik-bintik kecil putih di wajah.Retinoid atau retinol adalah senyawa turunan vitamin A yang sangat penting untuk kesehatan kulit. Retinoid bekerja dengan membuang sel-sel kulit mati dan meregenerasi sel kulit baru secara efektif.Ketika sel-sel kulit mati terkelupas dan tidak menumpuk, maka dapat mencegah sumbatan keratin yang terperangkap di bawah permukaan kulit. Di samping itu, krim retinoid dapat membantu melonggarkan sumbatan keratin pada milia yang terdapat di wajah.
Gunakan retinoid sebagai kandungan skincare untuk menghilangkan milia
Oleskan retinoid pada area wajah setelah cuci muka
Krim retinoid ini juga membantu sumbatan keratin muncul naik ke permukaan wajah sehingga bisa dengan mudah keluar atau hilang sendiri.Anda bisa menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung retinoid atau retinol sebanyak satu kali dalam sehari.Oleskan pada area wajah yang terdapat milia setelah cuci muka. Namun, hindari penggunaan retinoid atau retinol pada area kelopak mata atas karena bisa menimbulkan iritasi.Saat sedang rutin menggunakan krim retinoid, pastikan Anda selalu mengoleskan tabir surya karena penggunaannya bisa membuat kulit lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari.Bagi Anda yang sedang hamil atau menyusui, penggunaan skincare untuk milia yang mengandung retinoid atau retinol sebaiknya dihindari.

3. Gunakan produk noncomedogenic

Skincare untuk menghilangkan milia sebaiknya tidak menyumbat pori-pori
Pilih skincare berlabel noncomedogenic agar tidak rentan menyumbat pori
Dalam memilih produk skincare untuk menghilangkan milia, alangkah baiknya mencari label noncomedogenic atau tidak rentan menyumbat pori-pori.Pasalnya, penyumbatan pori-pori rentan menyebabkan timbulnya milia.Biasanya, produk skincare berlabel noncomedogenic cenderung memiliki tekstur dan kandungan yang ringan sehingga tidak menyebabkan timbulnya jerawat.Produk skincare noncomedogenic tepat digunakan bagi Anda yang mengalami jenis milia sekunder atau traumatis, seperti luka bakar atau akibat perawatan laser.

4. Pilih label bebas minyak atau oil free

Penggunaan skincare untuk milia yang kandungannya berat rentan menyebabkan pori-pori tersumbat sehingga kemunculan milia tak dapat terhindarkan.Jadi, jika Anda tengah menerapkan berbagai cara menghilangkan milia, pilihlah produk skincare yang kandungannya ringan dan bebas minyak (oil-free).

5. Hindari kandungan paraben

Hindari penggunaan skincare untuk menghilangkan milia yang mengandung paraben atau keras di kulit.Penggunaan skincare untuk milia yang mengandung paraben atau keras di kulit bisa menghilangkan minyak alami pada wajah yang berfungsi untuk menjaga kesehatan kulit.

6. Perhatikan bahan alami yang digunakan

Jika Anda ingin menggunakan skincare untuk menghilangkan milia yang terdapat bahan alaminya, perhatikan kandungannya secara saksama.Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa ekstrak mawar, kayu manis, dan madu memiliki sifat antibakteri yang dapat mengatasi berbagai masalah kulit.Akan tetapi, belum ada penelitian tentang efektivitas bahan alami tersebut terhadap kemunculan bintik kecil putih di wajah.

Rangkaian produk skincare untuk milia yang tepat

Pada dasarnya, rangkaian skincare untuk milia sama seperti tipe kulit lainnya.Hal yang paling penting adalah memerhatikan penggunaan kandungan bahan aktif yang telah disebutkan di atas.Selain itu, perhatikan pula urutan pemakaian skincare untuk milia berikut ini.

1. Sabun cuci muka

Produk skincare untuk menghilangkan milia berikutnya adalah sabun cuci muka
Gunakan sabun cuci muka berbahan dasar air 
Salah satu produk utama skincare untuk milia yang perlu digunakan adalah sabun pembersih wajah.Pastikan Anda menggunakan sabun cuci muka yang ringan dan berbahan dasar air.Sabun cuci muka berbasis air jauh lebih efektif menghilangkan kotoran sekaligus mencegah terjadinya penyumbatan minyak dan pori-pori yang jadi penyebab milia.Di samping itu, hindari penggunaan sabun pembersih wajah yang tidak mengandung paraben. Sabun cuci muka yang ringan bisa membuat lapisan minyak pada wajah tetap terjaga keseimbangannya.Setelah cuci muka, biasakan untuk mengeringkan wajah menggunakan handuk bersih dan lembut dengan cara menepuk-nepuk wajah secara perlahan.Langkah tersebut ternyata lebih baik ketimbang membiarkan wajah kering sendirinya karena udara.

2. Pelembap

Penggunaan pelembap tak kalah penting bagi Anda yang memiliki milia di wajah.Sebaiknya, pilih pelembap berbahan dasar air, baik berbentuk krim, lotion, atau gel, yang sifatnya ringan, lembut, dan aman di kulit.Sebaiknya, hindari jenis pelembap yang berbahan dasar minyak.Sebab, pelembap berbahan dasar minyak bisa membuat penumpukan minyak berlebih dan pori-pori tersumbat sehingga kemunculan milia bisa semakin banyak.

3. Sunscreen atau tabir surya

Tahapan penggunaan skincare untuk milia berikutnya adalah sunscreen atau tabir surya.Fungsi tabir surya adalah melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet yang berasal dari sinar matahari sekaligus mengurangi iritasi kulit.Gunakan sunscreen atau tabir surya sesuai jenis kulit wajah.Anda bisa menggunakan sunscreen mengandung SPF minimal 30 guna perlindungan maksimal dari paparan sinar matahari.Pastikan jika tabir surya tersebut tidak mengandung kandungan tertentu yang berisiko membuat kulit alergi atau sensitif.Di samping itu, hindari penggunaan sunscreen yang bebas minyak dan tidak rentan menyumbat pori-pori.Oleskan sunscreen sesaat sebelum melakukan aktivitas di luar rumah.Penggunaan tabir surya berulang pun juga disarankan.

4. Lakukan eksfoliasi wajah

Eksfoliasi wajah juga menjadi tahapan penggunaan skincare untuk milia yang penting dilakukan.Eksfoliasi atau proses pengelupasan dapat membantu mengelupas sel-sel kulit mati maupun kotoran lain yang terperangkap di kulit.Akan tetapi, perhatikan kandungan zat bahan aktif yang terdapat dalam produk eksfoliasi.Penggunaan eksfoliator yang terlalu keras di kulit justru dapat memperparah kondisi milia yang Anda alami.Sebagai solusinya, Anda bisa menggunakan produk perawatan khusus eksfoliasi wajah yang mengandung asam salisilat atau glycolic acid dan lactic acid.Namun, perlu diingat, eksfoliasi wajah yang dilakukan terlalu sering dapat berisiko menyebabkan iritasi kulit.Maka dari itu, lakukan eksfoliasi wajah ini seminggu sekali saja.

5. Krim mata

Krim mata merupakan produk skincare untuk menghilangkan milia
Gunakan krim mata bebas minyak
Untuk menghilangkan milia di area bawah mata, Anda bisa menggunakan krim mata.Pilihlah krim mata yang kandungannya ringan di kulit, serta berlabel bebas minyak dan noncomedogenic atau tidak rentan menyumbat pori-pori.

6. Obat jerawat

Anda juga bisa menggunakan obat milia mengandung asam salisilat dan asam glikolat yang dijual bebas di apotek.Penggunaan obat jerawat jenis adapalene juga dapat membantu mengatasi masalah bintik kecil putih di wajah.Berbagai kandungan bahan aktif tersebut dapat membantu proses pengelupasan kulit.Apabila Anda memiliki sedikit bintik kecil putih di wajah, tak ada salahnya menggunakan obat yang dijual di apotek terlebih dulu.Meski tidak langsung hilang dalam waktu semalam, obat tersebut bisa menjadi salah satu cara menghilangkan milia bila digunakan secara rutin.

Catatan dari SehatQ

Milia adalah kondisi kulit yang sulit dihilangkan dalam waktu sekejap.Maka, dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan dalam menggunakan skincare untuk menghilangkan milia.Di samping itu, Anda tidak disarankan untuk tidak memencet atau memecahkan milia.Sama halnya dengan jerawat, memecahkan atau memencet milia dengan sengaja hanya dapat memperparah kondisi kulit. Kulit bisa jadi berdarah dan meninggalkan bekas luka.Memencet milia juga bisa menyebar infeksi ke area kulit lainnya.Jika penggunaan skincare untuk milia sulit untuk menghilangkan bintik kecil putih di area kelopak mata, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.Masih punya pertanyaan seputar cara menghilangkan milia menggunakan skincare?Anda bisa berkonsultasi langsung dengan dokter lewat aplikasi kesehatan keluarga SehatQ untuk bertanya lebih lanjut.Caranya, download sekarang di App Store dan Google Play.
masalah kulitmiliaperawatan wajah
Healthline. https://www.healthline.com/health/skin-disorders/how-to-get-rid-of-milia#Are-milia-a-cause-for-concern?
Diakses pada 30 Desember 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320953#medical-treatments
Diakses pada 30 Desember 2020
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/how-to-treat-milia-15668
Diakses pada 30 Desember 2020
Byrdie. https://www.byrdie.com/how-to-get-rid-of-milia-4768910
Diakses pada 30 Desember 2020
NCBI. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25811473/
Diakses pada 30 Desember 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3586833/
Diakses pada 30 Desember 2020
J Am Acad Dermatol. http://web.as.uky.edu/biology/faculty/cooper/BCTC/milia%20paper.pdf
Diakses pada 30 Desember 2020
Womenshealth. https://www.womenshealthmag.com/beauty/a28639317/how-to-get-rid-of-milia/
Diakses pada 30 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait