Ketahui Cara Membuat Toner Alami dengan 4 Bahan Ini

(0)
manfaat dan cara membuat toner alami untuk kulit wajahToner untuk membersihkan wajah bisa dibuat dari bahan-bahan alami yang bermanfaat
Cara membuat toner alami perlu untuk Anda ketahui. Pasalnya, selain menggunakan produk komersil, Anda juga bisa menggunakan bahan-bahan alami untuk membersihkan wajah. Hal ini penting karena tidak semua orang mungkin cocok dengan bahan-bahan kimia. Akan tetapi, Anda harus mempertimbangkan bahan-bahan yang digunakan. Setiap bahan tentu memiliki tekstur dan kandungan yang berbeda.Jadi, mengetahui cara membuat toner alami yang tepat mampu menjaga kualitas kandungan dari masing-masing bahan. Selain itu, toner wajah buatan sendiri pun bisa bekerja bekerja lebih baik pada kulit Anda.

Cara membuat toner alami dari bahan yang bermanfaat untuk kulit wajah

Sebelum cari tahu cara membuat toner alami, Anda perlu mempertimbangkan bahan-bahan yang dipilih. Sebab, bahan-bahan tersebut harus sesuai dengan tipe kulit wajah dan masalah kulit Anda sendiri.Inilah cara membuat toner alami serta khasiat yang terkandung di dalam bahan-bahan tersebut:

1. Cuka apel

manfaat dan cara membuat toner wajah alami dari cuka apel
Toner wajah alami dari cuka apel berpotensi mengempiskan jerawat
Cuka apel didapat dari hasil fermentasi buah apel yang menghasilkan asam organik bermanfaat bagi kulit. Cuka apel mengandung asam organik, yang disebut asam asetat. Menurut National Library of Medicine, kandungan asam asetat bersifat antibakteri dan antijamur.Kandungan asam organik inilah yang membuat cuka apel cocok dibuat sebagai toner wajah alami untuk kulit berjerawat.Cuka apel dikatakan berpotensi mencegah dan membunuh bakteri Propionibacterium acnes yang menjadi penyebab jerawat.Selain mengurangi bakteri penyebab jerawat, cuka apel juga bisa menjadi bahan eksfoliasi alami bagi kulit. Efeknya, kulit menjadi lebih cerah dan warna kulit menjadi lebih rata.Sebelum mengikuti cara membuat toner alami dari cuka apel, siapkan alat dan bahan-bahan berikut:
  • Satu gelas air
  • Satu kantong teh kamomil
  • Satu sendok teh madu
  • Dua sendok makan cuka apel
Cara membuat toner alami dari cuka apel adalah dengan memasukkan air ke dalam botol kosong dan tambahkan seluruh bahan, seperti teh kamomil, madu, dan cuka apel ke dalam botol. Aduk atau kocok botol sampai semua bahan tercampur merata.Bahan tambahan seperti teh kamomil dan madu dapat menambah manfaat dari toner cuka apel itu sendiri.Teh kamomil berperan membantu melawan bakteri tanpa mengubah kadar keasaman kulit, sementara madu berguna untuk menjaga kelembapan kulit. Satu hal penting jika Anda ingin mencoba membuat toner wajah alami dari cuka apel, cara yang tidak boleh sampai terlewat adalah mengencerkannya dengan air.Cuka apel mengandung kadar asam sangat kuat yang bisa mengelupas kulit. Jika tidak diencerkan dengan air dengan perbandingan yang pas, kandungan asam akan membuat kulit rentan iritasi kemerahan dan menimbulkan sensasi terbakar.

2. Air mawar

manfaat dan cara membuat toner wajah alami dari air mawar
Toner dari air mawar redakan peradangan kulit
Ada banyak manfaat air mawar bagi kulit, salah satunya sebagai toner wajah alami. Menurut jurnal yang diterbitkan National Institute of Health Amerika Serikat, mawar kaya akan asam fenolat dan vitamin C. Baik senyawa fenolat maupun vitamin C bekerja sebagai antiradang. Itu kenapa air mawar dapat membantu meredakan peradangan kulit akibat iritasi eksim atau rosaceaSelain meredakan peradangan, air mawar pun juga bisa menyeimbangkan pH kulit ketika sabun cuci muka yang digunakan terlalu asam atau basa. Berikut bahan-bahan yang perlu disiapkan:
  • Satu sendok makan air mawar.
  • Satu sendok makan witch hazel tanpa alkohol.
  • Satu sendok teh air perasan lemon.
Cara membuat toner alami dari air mawar ini sederhana. Cukup campurkan seluruh bahan ke dalam botol. Lalu, semprotkan toner air mawar ke kulit wajah sebagai face mist dengan merata.Sama halnya dengan cuka apel, air mawar pun bisa berdampak negatif di kulit jika digunakan sembarangan. Efek samping menggunakan toner wajah alami dari air mawar dapat berupa iritasi yang diikuti dengan sensasi terbakar, tersengat, serta kemerahan. Maka, pastikan Anda tidak memiliki kulit sensitif atau riwayat alergi terhadap bunga mawar atau bahan-bahan lain yang terkandung di dalamnya.

3. Mentimun

manfaat dan cara membuat toner wajah alami dari timun
Toner wajah alami dari timun mendinginkan kulit yang iritasi
Mentimun memiliki kandungan air yang melimpah. Bahkan, 96% dari komposisi mentimun adalah air. Hal ini berarti bahwa mentimun cocok dipakai sebagai hydrating toner alami yang  cocok dipakai untuk kulit kering.Karena kandungan airnya dominan, toner dari mentimun juga bisa digunakan untuk mendinginkan kulit yang terbakar sinar matahari.Selain itu, kandungan astringent alami dalam mentimun berguna untuk mengurangi minyak berlebih pada permukaan wajah.Cara membuat toner alami ini adalah dengan memarut mentimun sampai halus dan Anda mendapatkan sari-sarinya.Pastikan “adonan” parutan timun itu bertekstur cair seperti air. Agar manfaatnya semakin optimal, Anda boleh campurkan lidah buaya ke dalam toner timun.

4. Lidah buaya

manfaat dan cara membuat toner alami dari gel lidah buaya
Toner alami dari lidah buaya cocok untuk kulit sensitif
Banyak digunakan dalam bentuk gel, potongan lidah buaya bisa diolah untuk membuat toner alami.Cara membuat toner alami dari gel lidah buaya adalah sebagai berikut:
  1. Campurkan 4 sdm witch hazel, 2 sdm gel aloe vera, dan 4-6 tetes essensial oil pilihan (minyak mawar untuk kulit kering, minyak kenangan atau peppermint untuk kulit berminyak, tea tree oil atau minyak lemon untuk kulit berjerawat, maupun minyak chamomile atau lavender untuk kulit sensitif) dalam wadah steril.
  2. Masukkan toner alami buatan Anda dalam botol semprot kaca kecil atau wadah tertutup lainnya.
Toner alami yang dibuat dari tanaman dengan nama lain Aloe vera ini cocok untuk kulit sensitif. Lidah buaya juga biasa digunakan untuk merawat kulit dengan psoriasis, ketombe, dan dermatitis seboroik.Aloe vera pun juga dapat menimbulkan risiko bagi kulit jika Anda tidak hati-hati. Gel lidah buaya murni yang langsung dioles ke wajah dapat kulit mengering. Selain itu, ada pula yang mengalami reaksi alergi berupa kulit kemerahan dan gatal setelah menggunakannya.Maka, pastikan Anda tidak memiliki alergi terhadap getah lidah buaya, atau bahan-bahan lain yang terkandung dalam toner wajah alami ini.

Ketahui risiko efek samping dari pemakaian toner wajah alami

Cara membuat toner alami dari cuka apel hingga lidah buaya memang mudah. Akan tetapi, pastikan kebersihan senantiasa terjaga saat membuat dan mengemasnya.Pasalnya, bukan tidak mungkin toner alami justru terkontaminasi bakteri yang bahaya bagi kulit jika tidak menjaga bahan, tangan, atau wadahnya selalu higienis.Selain mengetahui cara pembuatan toner alami, perlu diingat juga bahwa umur simpan produk ini tidak lama. Toner wajah dari bahan alami hanya mampu bertahan selama 2 hingga 3 hari karena tidak memiliki pengawet.Maka agar lebih tahan lama, jangan lupa simpan toner di dalam kulkas. Selain memperpanjang umur simpan, manfaatnya pun dapat bekerja dengan lebih optimal.Sebelum digunakan ke wajah, ada baiknya toner alami coba dioles ke area lain, seperti punggung tangan, lalu tunggu selama 24 jam. Jika terjadi reaksi alergi seperti kemerahan dan gatal, segera temui dokter untuk mendapatkan penanganan.Satu hal lagi yang perlu Anda perhatikan adalah jangan gunakan toner saat ada luka terbuka pada wajah. Tunggu sampai luka tersebut sembuh total dan kulit kembali seperti semula, barulah menggunakan toner.
kulit sehatperawatan kulitpengobatan jerawatkulit sensitif
Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/apple-cider-vinegar-toner Diakses pada 27 Agustus 2020Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/apple-cider-vinegar-toner Diakses pada 27 Agustus 2020NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3888247/ Diakses pada 27 Agustus 2020MyDr.Com.Au. https://www.mydr.com.au/nutrition-weight/apple-cider-vinegar. Diakses pada 27 Agustus 2020NCBI. https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/acetic_acid Diakses pada 27 Agustus 2020Healthline. https://www.healthline.com/health/rose-water-benefits Diakses pada 27 Agustus 2020NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3586833/ Diakses pada 27 Agustus 2020NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5084017/ Diakses pada 27 Agustus 2020WebMD. https://www.webmd.com/food-recipes/cucumber-health-benefits Diakses pada 27 Agustus 2020Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/cucumber-face-mask Diakses pada 27 Agustus 2020NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5221538/ Diakses pada 27 Agustus 2020Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dry-skin/in-depth/moisturizers/art-20044232 Diakses pada 27 Agustus 2020WebMD. https://www.webmd.com/diet/supplement-guide-aloe-vera#1 Diakses pada 27 Agustus 2020Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/diy-toner Diakses pada 27 Agustus 2020The Australasian College of Dermatologists. https://www.dermcoll.edu.au/atoz/allergy-patch-testing/ Diakses pada 27 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait