Cara Membuat Squishy yang Mudah dan Relatif Aman bagi Anak

(0)
11 Jun 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Ketimbang membelinya, cara membuat squishy cukup mudah dan relatif lebih aman untuk anakIlustrasi squishy yang merupakan mainan populer anak-anak
Anak Anda suka memainkan squishy, bahkan mungkin menjadikannya teman tidur hingga beraktivitas di luar ruangan? Nah, daripada terus-menerus membelikan squishy untuk Si Kecil, Anda bisa mempraktikkan cara membuat squishy yang mudah dan aman berikut ini.Squishy adalah mainan lembut yang biasanya terbuat dari busa polyurethane (PU). Bahan ini membuat squishy sangat membal alias bisa kembali ke bentuknya semua setelah ditekan atau bahkan diremas-remas.Bentuk dan warna squishy yang saat ini dijual di pasaran sangat beragam, mulai dari bentuk buah-buahan, binatang, maupun tokoh kartun favorit anak. Belum lagi, ada beberapa jenis squishy yang memiliki aroma tertentu sesuai karakter atau bentuknya sehingga kerap dikoleksi atau dimainkan oleh anak-anak.Meskipun demikian, terdapat kontroversi yang menyatakan squishy merupakan mainan yang berbahaya bagi kesehatan anak sehingga banyak orangtua yang mencoba membuat sendiri squishy demi keamanan kesehatan anak.

Adakah bahaya squishy bagi anak?

Penelitian terhadap 12 sampel squishy di Denmark menunjukkan bahwa mainan dari busa lunak ini mengandung bahan-bahan berbahaya, seperti dimethylformamide, styrene, dan toluene. Zat-zat tersebut terbukti dapat mengganggu tumbuh kembang anak, mengiritasi mata, menyebabkan kerusakan organ hati, memicu infertilitas, hingga mengakibatkan kanker.Selain itu, beberapa organisasi lingkungan juga tidak menyarankan penggunaan busa PU sebagai bahan pembuat mainan anak karena mudah terbakar. Sebagai alternatif, Anda dapat memilih mainan anak yang terbuat dari bahan polyester, wool, atau katun.Meskipun demikian, tidak semua squishy berbahaya dan tidak boleh dimainkan. Di Australia, misalnya, mainan ini masih boleh digunakan oleh anak-anak asalkan dikemas dengan baik dan dibuat sesuai standar yang ditetapkan oleh pemerintah Negeri Kanguru tersebut.Di Indonesia, salah satu indikator mainan yang aman adalah yang memiliki logo SNI (Standar Nasional Indonesia). Mainan yang telat berlabel SNI dipastikan aman untuk digunakan, terutama karena mainan tersebut tidak mengandung bahan-bahan berbahaya, misalnya logam berat seperti timbal pada cat yang digunakan untuk mewarnai squishy.

Cara membuat squishy yang aman

Alternatif lain untuk memastikan bahwa squishy yang Anda berikan kepada anak aman, yaitu dengan membuatnya sendiri di rumah. Cara membuat squishy tidak sulit, bahan yang dibutuhkan pun mudah didapat.Berikut beberapa cara membuat squishy dari berbagai bahan atau benda yang mudah didapat.

1. Squishy spons

Untuk membuat squishy ini, Anda hanya harus menyiapkan spons bersih, cat akrilik (berstandar SNI), dan gunting atau cutter untuk memotong spons. Cara membuat squishy pun mudah, yakni:
  • Gunting spons menjadi bentuk yang Anda inginkan
  • Lukis spons tersebut dengan cat akrilik
  • Jemur di tempat yang bersih hingga cat mengering.
Squishy pun siap digunakan. Anda dapat menambahkan gantungan kunci dengan terlebih dahulu melubangi ujung squishy agar bisa digantung di tas maupun tempat pensil anak.

2. Squishy kertas

Meski tidak sepopuler squishy dari busa atau spons, squishy kertas juga tidak kalah banyak peminatnya. Bagi Anda yang ingin mencoba, bahan yang harus Anda siapkan adala kertas, spidol atau pensil warna, selotip, dan busa bantal atau kantong plastik.Cara membuat squishy kertas adalah sebagai berikut:
  • Gambar karakter atau benda tertentu di atas kertas dengan pensil warna atau spidol, lalu potong sesuai bentuk yang Anda inginkan
  • Tumpuk kertas bergambar tadi dengan kertas polos. Atau, Anda juga bisa menggambar kedua sisi squishy Anda
  • Rekatkan kedua kertas tersebut dengan selotip, namun sisakan salah satu sisinya
  • Isi bagian dalam squishy kertas dengan isian bantal atau kantung plastik untuk memberi kesan membal
Sebagai alternatif, Anda juga dapat mengisi squishy kertas dengan isian apa pun sesuai kreasi, misalnya potongan spons atau busa bekas mainan anak yang lain. Squishy kertas tidak terlalu membal seperti squishy busa atau spons, tapi tetap menyenangkan untuk dimainkan.

3. Squishy balon

Squishy yang satu ini sangat mudah dibuat, apalagi Anda hanya harus menyiapkan balon biasa dan bahan isian seperti tepung atau beras. Cara membuat squishy balon pun bisa ditebak, yakni Anda cukup mengisi balon dengan tepung atau beras tersebut, kemudian mengikatnya dengan kencang.Apa pun cara membuat squishy yang Anda pilih, pastikan mainan lembut tersebut tidak masuk ke mulut atau mata Si Kecil. Bila anak memperlihatkan tanda-tanda iritasi atau tersedak, hentikan pemakaian squishy dan periksakan mereka ke dokter bila perlu.
mainan anak
Swedish Chemical Agency. https://www.kemi.se/global/tillsyns-pm/2019/enforcement-6-19-squishies.pdf
Diakses pada 26 Mei 2020
The Ecologist. https://theecologist.org/2018/aug/31/hazardous-chemicals-found-popular-toys
Diakses pada 26 Mei 2020
Grist. https://grist.org/living/your-guide-to-buying-nontoxic-kid-friendly-toys/
Diakses pada 26 Mei 2020
Toxic-free Future. https://toxicfreefuture.org/top-10-tips-choosing-safer-toys/
Diakses pada 26 Mei 2020
Royal Children’s Hospital Melbourne. https://www.rch.org.au/kidsinfo/fact_sheets/Toy_Safety_for_Children/
Diakses pada 26 Mei 2020
BSN. https://bsn.go.id/uploads/download/SNI_Mainan_Anak_(Pak_Ricard)4.pdf
Diakses pada 26 Mei 2020
Beano. https://www.beano.com/posts/want-to-know-how-to-make-youre-own-squishies-youve-come-to-the-right-place
Diakses pada 26 Mei 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait