Cara Membuat Sabun Cair Organik dengan Bahan Alami, dan Manfaatnya untuk Kulit

(0)
Cara membuat sabun cair dengan minyak esensial agar wangiCara membuat sabun cair bisa dilakukan di rumah
Selama pandemi COVID-19, Anda mungkin banyak melihat tutorial tentang cara membuat sabun cair untuk cuci tangan wara-wiri di internet. Nah, sekarang tertarikkah untuk membuat versi sabun mandi cair yang organik?Tidak cuma untuk menjaga tubuh agar selalu bersih dan higienis, sabun cair organik juga digadang lebih baik untuk kesehatan kulit. Ada banyak manfaat yang didapat dari sabun cair organik dibandingkan dengan sabun cair biasa.

Sabun mandi cair organik lebih bersahabat untuk kulit

Sabun cair komersil yang ada di pasaran rentan membuat kulit kering karena kandungan sodium lauryl sulfate (SLS)-nya. Kandungan ini bekerja sebagai surfaktan.Surfaktan pada sabun membuat kotoran dan minyak terikat dan terangkat oleh air. Efeknya membuat kulit bersih dan keset, tidak terasa licin atau berminyak.Namun, surfaktan mampu membuat kulit menjadi kering dan pecah-pecah. Bahkan, dalam penelitian yang dikemukakan Department of Dermatology University of California menunjukkan, penggunaan SLS dalam jangka panjang menyebabkan dermatitis kontak iritan.
Penggunaan SLS bisa menyebabkan dermatitis kontak iritan
Jika Anda salah satu orang yang kulitnya rentan kering atau memiliki eksim, masalah ini bisa dicegah dengan cara membuat sendiri sabun cair organik di rumah.Dengan begitu, Anda bisa menggunakan bahan-bahan alami yang lebih aman untuk kulit, tanpa tambahan SLS. Bahan dasar sabun cair organik pun mudah ditemukan.Salah satu bahan utama yang Anda perlukan adalah minyak nabati, seperti minyak kelapa dan minyak zaitun. Anda juga bisa memerlukan minyak biji bunga matahari, minyak biji anggur, atau minyak bekatul (rice bran) untuk membuat sabun mandi cair organik.

Cara membuat sabun cair organik untuk mandi

Sebelum mengetahui cara membuat sabun cair ini, siapkan bahan-bahan berikut:
  • 283 gram minyak kelapa.
  • 283 gram minyak zaitun.
  • 85 gram minyak bekatul.
  • 368 gram minyak biji anggur.
  • 156 gram minyak biji bunga matahari.
  • 255 gram potasium hidroksida.
  • 2,4 kilogram (740 ml) air sulingan
  • 1,8 liter air sulingan (untuk mengencerkan pasta sabun yang sudah dibuat)
  • 456 gram gliserin nabati.
  • 6-7 sdm minyak esensial pilihan Anda (minyak lavender, tea tree oil, dll).
Harap diingat, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, semua bahan diukur dengan satuan berat, bukan volume.Setelah semua bahan siap, Anda perlu melewati dua tahapan cara membuat sabun cair organik, yaitu pembuatan sabun dan pengenceran sabun.Berikut ini adalah cara membuat sabun:
  • Siapkan panci pemanas, dua gelas, dua sendok, dan blender tangan.
  • Pastikan ruangan memiliki sirkulasi udara yang baik. Jangan lupa pakai sarung tangan dan kacamata pengaman.
  • Masukkan semua jenis minyak ke dalam panci pemanas dan lelehkan dengan suhu tinggi.
  • Campur 708 gram air yang disuling dengan potasium hidroksida ke dalam gelas yang berbeda dengan minyak.
  • Masukkan campuran air dan potasium hidroksida ke dalam panci pemanas sambil diaduk, lalu gunakan blender tangan selama lima menit.
  • Tutup panci dan tetap panaskan dengan suhu tinggi selama 30-60 menit pertama, lalu turunkan suhu panci.
  • Lanjutkan cara membuat sabun cair dengan mengaduk lagi dengan tangan hingga campuran seluruh bahan terlihat seperti pasta.
  • Tes pasta ini dengan cara memasukannya ke dalam air panas dan diaduk. Jika air yang diaduk tetap jernih, pasta sabun siap diencerkan. Jika belum, panaskan kembali.
Sabun yang telah dibuat, kini harus dicairkan. Berikut ini tahapan kedua dari cara membuat sabun cair, yaitu mengencerkan pasta sabun:
  • Panaskan 1,7 kilogram air, tetapi jangan sampai mendidih.
  • Tambahkan gliserin nabati ke dalam air panas, aduk rata.
  • Masukkan campuran ini ke dalam panci pemanas berisi pasta sabun dengan suhu rendah. Aduk rata, lalu biarkan campuran selama semalam.
  • Keesokannya, aduk lagi campuran tersebut hingga merata dan biarkan satu jam.
  • Sabun cair yang sudah diencerkan ini akan membentuk lapisan tipis di atasnya, singkirkan lapisan ini dan encerkan lagi dengan air jika mau.
  • Terakhir, tambahkan pewarna ke dalam sabun cair.
  • Sabun cair siap digunakan.

Manfaat sabun organik untuk kulit

Cara membuat sabun organik umum melibatkan tiga jenis minyak nabati terpopuler, yaitu minyak kelapa, minyak zaitun, dan minyak biji bunga matahari.Ketiga minyak nabati ini memiliki potensi manfaat untuk kesehatan kulit. Inilah manfaat minyak nabati pada kulit:

1. Membunuh mikroorganisme berbahaya

Minyak kelapa dalam sabun cair organik buatan sendiri mengandung 49% kandungan asam lemak yang disebut asam laurat.Penelitian yang diterbitkan Antimicrobial Agents and Chemotherapy menemukan, asam laurat terbukti menghambat pertumbuhan mikroorganisme, termasuk jamur dan bakteri.
Penelitian menunjukkan, minyak kelapa bersifat antimikroba
 

2. Mengurangi peradangan

Minyak kelapa mengandung antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan kulit. Menurut penelitian yang diterbitkan Pharmaceutical Biology Journal, minyak kelapa murni mampu mengurangi peradangan. Bahkan, minyak kelapa juga berfungsi sebagai analgesik, yaitu pengurang rasa sakit. Oleh karena itu, cara membuat sabun cair perlu diketahui bagi penderita radang kulit.

3. Membantu menyembuhkan jerawat

Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, minyak kelapa tinggi kandungan asam laurat. Asam laurat berfungsi sebagai antimikroba, termasuk bakteri.
Minyak kelapa mampu mengurangi jerawat
Penelitian dalam jurnal Journal of Investigative Dermatology menemukan, asam laurat pada minyak kelapa mampu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat (Propionibacterium acnes) hingga 15x lebih rendah dibandingkan dengan obat jerawat yang mengandung benzoil peroksida.

4. Memperkuat pelindung kulit (skin barrier)

Minyak kelapa efektif meningkatkan kelembapan kulit. Kelembapan ini dibutuhkan lapisan pelindung kulit agar bekerja secara maksimal dalam menangkal bakteri. Manfaat ini pun juga didapat dengan menambahkan minyak biji bunga matahari sebagai cara membuat sabun cair organik. Asam linoleat pada minyak biji bunga matahari memiliki sifat antibakteri dan antikuman. Hal ini juga mampu memperkuat lapisan pelindung kulit.

5. Sumber antioksidan

Ketika minyak zaitun digunakan di kulit, antioksidan bekerja untuk mencegah penuaan dini. Hal yang sama pun juga didapat dari minyak biji bunga matahari.
Minyak biji bunga matahari sumber antioksidan
Kandungan vitamin E sebagai antioksidan pada minyak biji bunga matahari juga bekerja melindungi diri dari radikal bebas yang diakibatkan paparan sinar matahari, yang mengakibatkan penuaan dini.Selain itu, penelitian yang diterbitkan jurnal Carcinogenesis Oxford Academic menunjukkan, vitamin E sebagai antioksidan pada minyak zaitun berpotensi mengurangi risiko kanker kulit yang diakibatkan radiasi sinar UV matahari. 

6. Meredakan dermatitis atopik

Penelitian yang diterbitkan jurnal Dermatitis Lippincott Williams and Wilkins (LWW) menunjukkan, cara membuat sabun cair dari minyak kelapa murni dan minyak zaitun murni mampu menghambat pertumbuhan bakteri pada kulit penderita dermatitis atopik (eksim).Penderita dermatitis atopik memiliki kulit yang sangat kering. Hal ini membuat bakteri Staphylococcus aureus mudah menjangkiti kulit penderita.Minyak kelapa murni dan minyak zaitun murni berfungsi untuk melembapkan kulit pada penderita dermatitis atopik. Selain itu, kandungan monolaurin pada kedua minyak ini mampu melawan Staphylococcus aureus.

Catatan dari SehatQ

Cara membuat sabun cair bisa dilakukan sendiri selama Anda sedang di rumah saja. Sabun cair organik buatan sendiri bisa jadi alternatif yang lebih aman untuk dipakai mandi karena bebas kandungan SLS dan bahan-bahan kimia lainnya.Kandungan SLS dan bahan-bahan kimia dalam sabun cair pasaran kerap membuat kulit kering, pecah-pecah, bahkan iritasi karena tidak cocok untuk kulit. Jika digunakan dalam waktu berkepanjangan, hal ini menimbulkan dermatitis kontak iritan.Namun meski sabun cair buatan sendiri adalah organik, jangan lupa untuk mengetes apakah sabun ini menimbulkan alergi atau tidak. Caranya, oles sabun cair organik sedikit saja di punggung tangan tubuh dan tunggu selama 24 jam. Jika tidak ada reaksi aneh seperti kemerahan gatal atau bahkan kekeringan, Anda boleh lanjutkan menggunakan sabun cair organik ini.
Science Alert. https://www.sciencealert.com/this-common-soap-and-toothpaste-chemical-can-be-a-skin-irritant (Diakses pada 7 September 2020)Wiley Online Library. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/epdf/10.1111/j.0105-1873.2005.00703.x (Diakses pada 7 September 2020)DIY Natural. https://www.diynatural.com/how-to-make-liquid-soap-natural/ (Diakses pada 7 September 2020)NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC444260/ (Diakses pada 7 September 2020)Healthline https://www.healthline.com/nutrition/coconut-oil-and-skin (Diakses pada 7 September 2020)Pharmaceutical Biology. https://www.tandfonline.com/doi/full/10.3109/13880200903062614 (Diakses pada 7 September 2020)NCBI. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/19387482/ (Diakses pada 7 September 2020)Healthline https://www.healthline.com/health/sunflower-oil-for-skin (Diakses pada 7 September 2020)Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321246 (Diakses pada 7 September 2020)Carcinogenesis. https://academic.oup.com/carcin/article/21/11/2085/2908770 (Diakses pada 7 September 2020)Dermatitis Lippincott Williams and Wilkins. https://journals.lww.com/dermatitis/Abstract/2008/11000/Novel_Antibacterial_and_Emollient_Effects_of.3.aspx (Diakses pada 7 September 2020)
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait