10 Cara Membuat Peraturan di Rumah untuk Anak-anak

(0)
22 Apr 2021|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Libatkan anak saat sedang membuat peraturan di rumah agar mereka termotivasi untuk mematuhinya.Untuk membuat peraturan di rumah, orangtua harus berdiskusi dulu dengan pasangan.
Adanya peraturan di rumah dianggap penting bagi anak supaya mereka bisa memahami perilaku baik dan buruk. Selain harus dipatuhi anak, Anda juga harus mematuhinya sebagai orangtua untuk menjadi panutan yang baik bagi mereka.Akan tetapi, membuat peraturan di rumah tidak boleh sembarangan. Ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan agar peraturan ini tidak sekadar formalitas saja. Oleh sebab itu, mari kita pelajari berbagai cara efektif menerapkan peraturan di rumah.

10 cara menerapkan peraturan di rumah yang efektif

Saat anak-anak bertambah usia, mereka akan pergi ke tempat di mana peraturan harus dipatuhi, misalnya sekolah, pusat perbelanjaan, atau kantor. Inilah alasan mengapa Anda perlu mengajari mereka untuk mematuhi peraturan di rumah sejak dini.Mulai dari berdiskusi dengan pasangan hingga mengadakan pertemuan keluarga, berikut adalah berbagai cara membuat peraturan di rumah yang bisa Anda pertimbangkan.

1. Berdiskusi dengan pasangan

Sebelum membuat peraturan di rumah untuk anak-anak, sebaiknya Anda berdiskusi dengan pasangan dulu. Bicarakan bersama-sama mengenai tujuan dari peraturan yang akan dibuat.Jika peraturan di rumah sudah memiliki tujuan yang jelas, maka anak-anak diharapkan dapat lebih mudah untuk mematuhinya.

2. Mengadakan pertemuan keluarga

Jangan menjadi orangtua yang egois saat membuat peraturan di rumah. Adakan pertemuan keluarga di ruang tamu dan ajaklah anak-anak untuk berpartisipasi.Libatkan mereka saat membuat berbagai macam peraturan. Tanyakan pada mereka apakah peraturan yang dibuat terlalu otoriter atau tidak. Jangan sampai anak-anak kaget ketika melihat peraturan yang sudah dibuat oleh Anda.

3. Bekerja sama

Peraturan di rumah tidak bisa diterapkan dengan baik, jika Anda dan anak tidak bekerja sama. Setiap anggota keluarga harus menghormati ruang, opini, dan tindakan satu sama lain agar peraturannya dapat berjalan dengan konsisten.

4. Buatlah peraturan yang jelas dan konkret

Anda harus memastikan bahwa peraturan yang sudah dibuat dapat dimengerti oleh anak-anak. Bagaimana mereka mau mematuhi peraturan di rumah jika tidak memahaminya?Buatlah peraturan yang jelas dan konkret sehingga dapat dipatuhi secara konsisten oleh si Kecil. Bantu anak untuk memahami apa isi dari peraturan tersebut.

5. Tulislah peraturannya di kertas

Supaya anak-anak bisa mengingat peraturannya dengan jelas, Anda juga perlu menuliskan peraturan tersebut di sebuah kertas.Tuliskan dengan jelas apa saja peraturannya kemudian tempelkan di tempat yang dapat dibaca oleh anak.Contoh peraturan di rumah untuk anak, yaitu tidak boleh menonton televisi hingga larut malam. Maka dari itu, tempelkan peraturan tersebut di ruang televisi.

6. Sesuaikan peraturan di rumah dengan usia anak

Anda juga perlu menyesuaikan peraturan yang dibuat dengan usia anak, misalnya tentang jam tidur. Tidak mungkin anak berusia 3 tahun dan 10 tahun tidur di jam yang sama, bukan?Jangan sampai berbagai peraturan ini membuat anak tersiksa hanya karena belum disesuaikan dengan usianya.

7. Pastikan anak juga mematuhi peraturan di luar rumah

Saat Anda membuat peraturan supaya anak tidak berperilaku buruk di rumah, pastikan ia juga mematuhinya di luar rumah.Misalnya, saat Anda sedang mengajak anak pergi ke rumah kakek dan neneknya. Jangan sampai anak berpikir bahwa ia bisa melanggar peraturannya karena sedang berada di luar rumah.Tegaskan kepadanya bahwa peraturan di rumah harus dipatuhi, walaupun mereka sedang berada di rumah orang lain.

8. Menjadi panutan yang baik bagi anak

Anda diwajibkan untuk mematuhi peraturan yang sudah dibuat supaya anak-anak bisa meniru dan mematuhi peraturan tersebut.Jika Anda tidak mematuhi peraturan di rumah, maka anak-anak juga bisa mencontoh kalian dan melanggarnya.

9. Berikan pujian saat anak mematuhi peraturan di rumah

Saat Anda melihat anak sudah mematuhi aturan di rumah, jangan ragu untuk memberikan pujian supaya mereka lebih termotivasi dan bersemangat untuk terus mematuhinya.Saat anak-anak melanggarnya, tetapkan konsekuensi atau hukuman yang harus dijalani oleh anak-anak.

10. Melakukan evaluasi

Mengevaluasi peraturan di rumah adalah hal yang harus dilakukan oleh orangtua secara berkala, misalnya tentang jam tidur. Saat anak sudah beranjak dewasa, tentunya jam tidur juga harus diubah.

Contoh peraturan di rumah untuk anak

Terdapat banyak contoh peraturan di rumah untuk anak yang bisa diterapkan, di antaranya:

1. Peraturan tentang keamanan anak-anak

Peraturan tentang keamanan harus meliputi keamanan fisik dan emosional. Menurut riset, saat anak merasa aman, mereka akan lebih leluasa untuk fokus terhadap energinya dan mampu mengeksplorasi lingkungannya.Contoh peraturan tentang keamanan adalah:
  • Jangan membuka pintu saat ada orang asing yang mengetok pintu
  • Tidak boleh lompat atau berdiri di atas kursi
  • Boleh mengutarakan perasaannya kepada anggota keluarga lain dengan rasa hormat
  • Jangan pernah menggunakan kata-kata kotor.

2. Peraturan tentang moralitas

Berbagai contoh peraturan di rumah yang berkenaan dengan moralitas adalah:
  • Minta maaf setelah melakukan hal yang menyinggung atau menyakiti
  • Jangan menyakiti anggota keluarga lainnya
  • Jangan berbohong
  • Bersikap adil.

3. Peraturan yang mendorong kebiasaan sehat

Penting bagi anak untuk memiliki kebiasaan yang bisa menjaga kesehatan mereka, misalnya:
  • Selalu menggosok gigi setelah sarapan dan sebelum tidur
  • Taruhlah pakaian kotor di tempat cucian
  • Jangan lupa untuk makan buah dan sayur setiap hari.

4. Peraturan tentang kemampuan sosial

Anak-anak perlu belajar tentang kemampuan sosial. Untuk mengasah kemampuan tersebut, berikut peraturan di rumah yang bisa diterapkan:
  • Selalu berbagai mainan dengan saudaranya, jangan pelit
  • Selalu bergantian dengan kakak atau adiknya saat sedang bermain.

Catatan dari SehatQ

Peraturan di rumah dapat membantu anak-anak untuk bisa berperilaku baik. Sebagai orangtua, Anda pun perlu mematuhinya supaya bisa menjadi panutan bagi anak-anak.Jika Anda memiliki pertanyaan seputar kesehatan anak, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga.
tips parentingparenting stressgaya parenting
Raising Children. https://raisingchildren.net.au/preschoolers/behaviour/rules-consequences/family-rules
Diakses pada 8 April 2021
CDC. https://www.cdc.gov/parents/essentials/structure/rules.html
Diakses pada 8 April 2021
Parenting First Cry. https://parenting.firstcry.com/articles/house-rules-for-kids-that-every-child-should-follow/
Diakses pada 8 April 2021
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/types-of-rules-kids-need-1094871
Diakses pada 8 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait