logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kehamilan

Cara Membersihkan Puting Payudara untuk Bumil dan Busui

open-summary

Cara membersihkan puting payudara saat hamil dan menyusui tidak jauh berbeda. Anda perlu rutin mengganti bra yang basah karena air susu dan membersihkannya setiap hari, namun tanpa sabun.


close-summary

2.88

(8)

10 Feb 2021

| Nina Hertiwi Putri

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Cara membersihkan puting payudara saat hamil dan menyusui tidak jauh berbeda

Cara membersihkan puting payudara salah satunya dengan pijat puting secara berkala

Table of Content

  • Cara membersihkan puting payudara untuk ibu hamil
  • Cara membersihkan puting payudara untuk ibu menyusui

Cara membersihkan puting payudara perlu dilakukan dengan baik dan benar selama masa hamil dan menyusui. Sebab perubahan yang terjadi selama periode tersebut, bisa meningkatkan risiko Anda terkena berbagai gangguan pada payudara, termasuk mastitis.

Advertisement

Menjaga kebersihan puting payudara bukan soal membasuhnya dengan air atau membilasnya menggunakan sabun. Lebih dari itu, ada cara-cara dan tips khusus yang perlu Anda perhatikan agar kondisi puting payudara bisa tetap sehat.

Cara membersihkan puting payudara untuk ibu hamil

Selama masa kehamilan, akan ada beberapa perubahan yang terjadi pada puting payudara, seperti warnanya yang berubah lebih gelap, adanya kolostrum yang terkadang merembes keluar, hingga pembesaran ukuran puting.

Berikut ini cara membersihkan puting payudara yang tepat untuk ibu hamil agar kesehatannya selalu terjaga.

Cara membersihkan puting payudara adalah dengan rutin mengganti bra setiap hari
Ganti bra setiap mulai basah adalah cara membersihkan puting payudara yang tepat

1. Rajin ganti bra tiap basah

Selama masa kehamilan, terutama saat trimester ketiga, puting payudara akan semakin sering mengeluarkan cairan kolostrum. Oleh karena itu, Anda harus lebih rajin mengganti bra setiap pakaian dalam mulai terasa basah.

Membiarkan payudara terutama puting basah dalam waktu yang lama, bisa memicu infeksi dan membuatnya mudah lecet.

2. Gunakan air hangat saat membersihkan puting

Saat membersihkan puting, usahakan untuk menggunakan air hangat agar proses pembersihan bisa semakin maksimal. Hanya saja, perhatikan juga suhu air hangat yang digunakan agar jangan sampai terlalu panas.

Pastikan suhu air berada di bawah suhu 45°C atau masih terasa hangat saat disentuh. Jika suhu terlalu tinggi, kulit puting yang lebih sensitif dibanding bagian kulit yang lain, rentan untuk mengalami luka bakar.

3. Jangan menggunakan sabun

Salah satu kesalahan saat melakukan cara membersihkan puting yang masih dilakukan banyak orang adalah menggunakan sabun di area tersebut.

Padahal, sabun bisa membuat kulit menjadi kering. Jika hal ini terjadi pada puting, maka risiko puting terluka akan semakin besar.

Menggunakan pelapis bisa menjaga puting payudara tetap bersih
Pelapis puting untuk menyerap air susu yang merembes

4. Gunakan pelapis puting

Untuk mengurangi frekuensi mengganti bra, Anda memasang pelapis tambahan di dalamnya agar saat keluar dari puting, cairan akan langsung terserap dan membuat puting tetap kering.

5. Rutin membersihkan puting

Cara membersihkan puting yang sudah tepat, juga perlu didampingi dengan frekuensi yang sesuai. Jangan menunda terlalu lama untuk mengganti bra dan membersihkan puting, segera setelah bra mulai terasa basah.

6. Pilih jenis bra yang tepat

Memilih jenis bra yang tepat juga menjadi bagian cara membersihkan puting yang perlu diperhatikan. Sebab sepanjang usia kehamilan, ukuran payudara akan terus bertambah besar.

Menggunakan bra yang terlalu sempit bisa berpengaruh pada produksi ASI, bahkan kondisi punggung.

Bra dengan bahan yang tidak tepat juga akan membuat cairan dari payudara termasuk rembesan kolostrum dan keringat, menjadi tidak terserap dengan baik. Sebaiknya gunakan bra yang berbahan katun dengan bantalan yang lembut.

7. Pijat puting secara berkala

Puting yang dibiarkan kering selama kehamilan, apalagi jika kebersihannya tidak dijaga dengan baik, akan meningkatkan risiko terjadinya gatal dan infeksi di area tersebut. Jadi, Anda perlu senantiasa menjaga kelembapannya.

Salah satunya adalah dengan memijatnya menggunakan minyak kelapa atau minyak zaitun. Dengan gerakan pijat yang tepat, maka sirkulasi darah akan meningkat ke area payudara.

Gerakan tersebut juga sekaligus akan menjaga bentuk payudara agar tetap kencang. Sebab, pengenduran payudara umum terjadi selama masa kehamilan.

Baca Juga: Cara Merawat Payudara Agar Tetap Kencang

Cara membersihkan puting payudara untuk ibu menyusui

Cara membersihkan puting payudara ibu menyusui salah satunya rajin mandi
Cara membersihkan puting payudara ibu menyusui salah satunya rajin mandi

Setelah buah hati lahir ke dunia, Anda akan melewati masa-masa sebagai ibu menyusui. Tak berbeda dari masa kehamilan, kebersihan dan kesehatan puting juga perlu dijaga di masa ini.

Berikut ini cara membersihkan puting payudara untuk ibu menyusui yang tepat.

• Cuci tangan sebelum menyentuh payudara

Mencuci tangan sebelum menyentuh payudara saat proses menyusui dapat membantu menghindarkan permukaan kulit terkontaminasi oleh kuman berbahaya, yang tidak hanya bisa membuat puting menjadi kotor, melainkan juga berisiko membuat bayi sakit.

• Rutin mandi setiap hari

Cara membersihkan puting paling umum selama hamil dan menyusui adalah dengan mencuci area tersebut secara rutin setiap hari saat mandi.

Anda tetap tidak disarankan menggunakan sabun saat melakukannya, karena akan membuat area puting semakin kering dan rentan akan iritasi. Hal ini disebabkan oleh bahan di dalam sabun mandi, yang bisa menyingkirkan lapisan pelembap alami di permukaan puting.

• Rutin mengganti alas bra yang mulai basah

Untuk Anda yang menggunakan lapisan tambahan di dalam bra atau breast pad untuk menyerap air susu yang kerap merembes ke luar, pastikan untuk segera menggantinya ketika sudah mulai basah.

Sebab, membiarkan area puting basah dalam waktu lama akan memicu terjadinya infeksi jamur, bakteri, dan radang.

• Pilih bra yang tepat

Saat sedang masa menyusui, penting bagi Anda untuk memilih bra yang tepat. Menggunakan bra yang terlalu ketat bisa membuat kelenjar air susu tersumbat dan meningkatkan risiko terjadinya infeksi.

• Jaga kelembapan puting dengan mengoleskan ASI

Anda perlu menjaga kelembapan puting. Salah satu caranya adalah dengan mengoleskan ASI ke area tersebut setelah selesai menyusui dan membiarkannya kering sendiri oleh udara.

Baca Juga

  • Kehamilan Sehat: Ketahui 7 Ciri dan Cara Menjaganya
  • Tambal Gigi Saat Hamil, Apa yang Perlu Diperhatikan?
  • 9 Makanan yang Baik untuk Ibu Hamil 1 Bulan, Apa Saja?

Mengikuti cara membersihkan payudara selama masa kehamilan dan menyusui akan membantu Anda menjaga kesehatan area tersebut. Puting payudara yang bersih dan sehat akan mendukung produksi ASI yang merupakan sumber nutrisi utama bagi bayi.

Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar kesehatan puting dan payudara keseluruhan, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

puting lecetibu hamilpayudara

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved