Lapisan putih akibat sisa susu bisa hilang dengan cara membersihkan lidah bayi yang benar
Lapisan putih pada lidah bayi umumnya disebabkan oleh sisa susu

Orangtua sebaiknya rutin membersihkan mulut bayinya agar Si Kecil terbiasa dengan kebersihan mulut sedini mungkin. Karena bayi belum tumbuh gigi, paling tidak lidahnya yang harus dibersihkan. Cara membersihkan lidah bayi sebetulnya tidak sulit, asal tahu triknya. 

Membersihkan lidah bayi secara teratur memiliki tiga tujuan berikut:

  • Mengurangi sisa-sisa susu atau makanan dari dalam mulut.
  • Mengurangi bau mulut tak sedap pada bayi.
  • Menurunkan risiko penumpukan bakteri dalam mulut.

Mulut yang tidak pernah dibersihkan akan meningkatkan risiko infeksi dan penyakit pada gigi dan gusi akibat kuman yang menumpuk. 

Jika terbiasa membersihkan mulut anaknya sedini mungkin, orangtua umumnya akan lebih mudah untuk membiasakan si anak untuk gosok gigi serta menjaga kesehatan gigi dan mulutnya di kemudian hari. 

Cara membersihkan lidah bayi yang efektif

Bayi yang diberi ASI eksklusif atau susu formula biasanya belum memiliki pola makan yang teratur. Pasalnya, mereka masih menyusu tiap beberapa jam dan kapan saja mereka lapar.

Pada bayi berusia di bawah enam bulan, orangtua bisa menetapkan satu waktu tiap malam untuk rutin membersihkan mulut bayinya.

Sementara bayi berusia enam bulan ke atas dan sudah mulai diberi makanan padat, orangtua bisa rutin membersihkan mulut bayi setelah jadwal makan terakhirnya.

Cara membersihkan lidah bayi bisa dengan langkah-langkah berikut:

  • Pastikan tangan Anda bersih, cucilah dengan sabun dan air mengalir sebelum membersihkan mulut bayi.
  • Siapkan air matang dalam mangkuk. Anda bisa menggunakan air hangat atau bersuhu ruangan.
  • Ambil kain kasa dan lilitkan pada jari telunjuk Anda, lalu basahi dengan air matang yang telah tersedia.
  • Anda bisa memangku bayi, seperti posisi hendak memberinya susu.
  • Bila bayi tidak mau membuka mulut, sentuhkan jari di bibirnya. Sentuhan ini biasanya akan membuat bayi membuka mulut karena mengira akan diberi makan.
  • Jika mulut bayi tetap menutup, tetaplah sabar dan coba terus sampai bayi mau membuka mulutnya.
  • Begitu mulut bayi terbuka, masukkan jari yang sudah dililit kasa ke dalam mulutnya perlahan-lahan.
  • Langsung seka lidah bayi dalam gerakan memutar yang lembut. 
  • Jangan lupa juga menyeka bagian dalam pipi serta gusi bayi. 

Lapisan putih akibat sisa susu atau infeksi jamur?

Orangtua sering bertanya-tanya saat melihat lapisan putih yang menutupi lidah bayinya. Apakah hanya sisa susu atau ada penyakit lain?

Jawabannya bisa kedua-duanya. Lapisan putih di lidah bayi dapat terjadi akibat sisa susu, tapi bisa juga karena infeksi jamur di mulut. Bagaimana cara membedakannya?

1. Lapisan putih karena sisa susu

  • Mudah dibersihkan dan tidak permanen di lidah. Jika lapisan putih pada lidah bayi mudah hilang saat lidah bayi diseka dengan kain kasa basah, berarti ini sisa-sisa susu. 
  • Lapisan putih ini hanya ada pada lidah bayi.
  • Terjadi akibat mulut bayi belum memproduksi cukup banyak air ludah. Sebagai akibatnya, sisa susu sulit hilang dari permukaan lidah.
  • Penumpukan sisa susu juga sering terjadi pada bayi dengan tongue tie. Karena gerak lidahnya terbatas, nyaris tidak ada gesekan antara lidah dan langit-langit mulut, sehingga sisa susu menumpuk di lidah. 

2. Lapisan putih karena infeksi jamur

  • Tidak bisa hilang meski cara membersihkan lidah bayi sudah dilakukan dengan benar.
  • Lapisan putih bisa ada di lidah, pipi bagian dalam, maupun gusi.  
  • Disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh bayi yang belum sempurna, sehingga jamur mudah tubuh.
  • Penggunaan antibiotik (pada ibu maupun bayi) untuk mengobati infeksi lain juga bisa memicu infeksi jamur pada mulut bayi. Antibiotik bisa saja malah membunuh bakteri baik di dalam mulut, sehingga jamur tumbuh secara berlebihan.

Infeksi jamur pada mulut bayi umumnya tidak membahayakan dan mudah diobati. Dokter akan memberikan obat tetes antijamur untuk dioleskan pada lapisan-lapisan putih di mulut bayi.

Gunakan obat antijamur 30 menit sebelum bayi disusui atau diberi makan, supaya antijamur bekerja optimal. Jaga pula kebersihan puting payudara, dot, dan alat makan bayi agar tidak terkena jamur. 

Dengan mengetahui cara membersihkan lidah bayi yang benar, kebersihan mulut Si Kecil akan tetap terjaga.

Mungkin pada awalnya, kegiatan ini agak sulit dilakukan. Tapi orangtua harus tetap sabar dan terus berusaha untuk membersihkan mulut bayi secara rutin, apalagi jika nanti giginya sudah tumbuh.

Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/white-tongue-baby
Diakses pada 19 Agustus 2019

The Oral Health Education Unit of the Hongkong Department of Health. https://www.toothclub.gov.hk/en/pnc/en_pnc_2_1_1_2.html#start
Diakses pada 19 Agustus 2019

New Kids Center. https://www.newkidscenter.com/how-to-clean-a-baby's-tongue.html
Diakses pada 19 Agustus 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed