logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Pria

Ketahui Tips Perawatan Pasca Sunat agar Luka Cepat Sembuh

open-summary

Mengetahui tips perawatan pasca sunat bertujuan agar mempercepat proses pemulihan luka sunat. Selain dengan rutin membersihkan penis, mengonsumsi sejumlah makanan disebut-sebut dapat membuat luka sunat cepat sembuh.


close-summary

11 Nov 2020

| Azelia Trifiana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

perawatan pasca sunat

Perawatan pasca sunat penting untuk diketahui agar luka sunat bisa lebih cepat sembuh

Table of Content

  • Bagaimana sunat dilakukan?
  • Perawatan pasca sunat pada bayi
  • Perawatan pasca sunat pada orang dewasa
  • Menu makanan pasca sunat agar luka cepat sembuh
  • Apa perubahan setelah sunat?
  • Catatan dari SehatQ

Sunat adalah tindakan medis untuk memotong kulup penis. Setelah disunat, ada sejumlah tips perawatan pasca sunat, baik untuk anak bayi maupun orang dewasa, yang penting untuk diketahui.

Advertisement

Menerapkan tips-tips perawatan setelah sunat ini bertujuan agar proses penyembuhan luka sunat berjalan dengan baik. Sehingga, luka sunat bisa lebih cepat sembuh.

Untuk lebih jelasnya, simak informasi berikut ini. 

Bagaimana sunat dilakukan?

pisang dengan ujung yang dikupas
 Sunat pada orang dewasa

Pada bayi baru lahir, sunat adalah prosedur yang dilakukan dengan sangat cepat. Namun ketika melakukan sunat orang dewasa, waktu yang diperlukan antara 30-60 menit.

Sebelum prosedur dilakukan, akan diberikan anestesi lokal melalui suntikan di bagian pangkal penis. Namun, kini juga sudah ada inovasi yang memungkinkan sunat tanpa suntik, yakni lewat metode anestesi semprot.

Kemudian, dokter akan memotong ujung kulup penis. Terlepas dari ajaran agama dan budaya tertentu, sunat secara medis terbukti bermanfaat. Manfaat sunat bagi anak maupun orang dewasa antara lain memudahkan pria untuk membersihkan penis, mencegah peradangan kepala penis (fimosis), hingga menurunkan risiko penyakit menular seksual.

Perawatan pasca sunat pada bayi

Setelah sunat tuntas dilakukan, umumnya bayi akan menjadi lebih rewel. Berikut ini tips perawatan pasca sunat pada bayi:

  • Perhatikan saat menggendong bayi, jangan membuat area penisnya tertekan. Umumnya, bagian ujung dari penis akan tampak merah dan bengkak. Selain itu, bisa juga muncul kerak berwarna kuning di ujung penis.
  • Bersihkan penis secara berkala.
  • Setiap kali jadwal mengganti popok, pastikan juga untuk membuang perban yang lama dan memasang yang baru.
  • Oleskan pelembap khusus untuk memastikan penis tidak lengket dengan perban.
  • Apabila kotoran saat buang air besar mengenai penis, perlahan basuh dengan air hangat dan sabun.
  • Frekuensi mengganti popok bisa diperbanyak untuk mencegah terjadinya infeksi.

Tidak ketinggalan, ada beberapa hal yang perlu diwaspadai oleh para orang tua apabila memutuskan untuk langsung menyunatkan bayinya, yaitu: 

  • Bayi tidak buang air kecil dalam waktu 12 jam setelah sunat
  • Terdapat bercak darah di popok dengan diameter sekitar 2,5 cm
  • Bengkak kemerahan di penis semakin parah dan tidak membaik
  • Muncul tanda-tanda infeksi seperti nanah
  • Aroma tidak sedap dari cairan yang keluar di ujung penis

Jika ada tanda-tanda seperti di atas, segera hubungi dokter untuk tahu langkah penanganan yang tepat.

Baca Juga

  • 8 Tips Gym untuk Pemula Ini Wajib Dibaca Sebelum Olahraga
  • Hati-hati Fimosis, Masalah pada Lubang Penis Pria
  • Manfaat Diet Tanpa Makan Nasi (Rice Diet) untuk Kesehatan

Perawatan pasca sunat pada orang dewasa

Prosedur sunat orang dewasa lebih rumit dibandingkan dengan pada bayi baru lahir. Beberapa jam setelah sunat dilakukan, penis akan membengkak. Tidak perlu khawatir karena ini adalah hal yang wajar.

TIps perawatan pasca sunat pada orang dewasa adalah sebagai berikut:

  • Atasi dengan memberikan kompres es batu selama 10-20 menit. Pastikan ada pelapis antara es batu dengan kulit.
  • Ganti perban secara berkala untuk mengurangi risiko infeksi luka sunat.
  • Kenakan celana dalam yang nyaman namun tetap menopang penis sehingga tidak terlalu banyak gesekan.
  • Sebaiknya, hindari pula sabun mandi dengan pewangi karena dikhawatirka nmenyebabkan iritasi pada kulit yang sensitif.
  • Saat usai mandi, ingat untuk tidak menggesek penis dengan handuk. 

Umumnya, tahap penyembuhan luka sunat dewasa berlangsung antara 2-3 minggu. Jika sudah terasa pulih sepenuhnya, aktivitas fisik bisa kembali dilakukan. Tentunya, dengan izin dari dokter.

Selain itu, Anda juga disarankan untuk mengonsumsi sejumlah makanan sebagai tips perawatan pasca sunat. Makanan sunat ini mengandung zat-zat yang diklaim dapat membuat proses penyembuhan luka sunat menjadi lebih cepat.

Menu makanan sunat agar cepat sembuh yang dimaksud antara lain:

  • Telur 
  • Ikan salmon
  • Daun bayam
  • Buah beri
  • Kacang-kacangan
  • Daging jeroan
  • Tiram
  • Ubi

Apa perubahan setelah sunat?

Setelah prosedur sunat dan proses pemulihan tuntas dilakukan, hasil akhirnya akan berbeda-beda pada tiap orang. Namun, sebagian besar sunat tidak akan menimbulkan komplikasi atau bahkan masalah terkait fungsi seksual.

Apabila sunat dilakukan untuk mencegah infeksi atau masalah seperti fimosis, prosedur ini efektif dilakukan. Sunat akan mencegah terjadinya infeksi serupa di kemudian hari.

Sementara jika sunat dilakukan atas pertimbangan agama, tentu akan ada nilai-nilai baru yang tertanam. Utamanya, berkaitan dengan menjaga kebersihan dan menghindari terjadinya penyakit.

Catatan dari SehatQ

Apapun alasan melakukan sunat serta apapun jenis sunat dan kapanpun dilakukannya, pastikan untuk menjaga kebersihan area penis selama proses pemulihan.

Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang prosedur sunat baik pada anak-anak maupun orang dewasa, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

kesehatan organ intimhidup sehatkelamin laki-lakikesehatan priasunat

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved