Lakukan cara membasmi ulat bulu yang efektif agar hewan ini tidak muncul lagi
Anak-anak mungkin belum tahu bahwa ulat bulu yang tampak menggemaskan ini dapat menyebabkan gatal

Meski sudah berusaha menghindari, tetap saja setiap orang bisa terkena ulat bulu. Apalagi anak-anak yang mungkin belum tahu bahwa binatang yang tampak menggemaskan ini bisa menyebabkan gatal bahkan nyeri. Penting juga tahu beberapa cara membasmi ulat bulu alami yang bisa dicoba di rumah.

Sebelum menentukan cara membasmi ulat bulu yang akan dilakukan, ketahui dulu jenis ulat bulu yang akan diusir. Hal ini bisa terlihat dari warna, kapan munculnya, dan habitat mereka.

Cara membasmi ulat bulu

Jika ada yang menganggap cara membasmi ulat bulu dengan mengambilnya satu persatu adalah langkah yang tepat, sebaiknya urungkan niat. Hanya dalam waktu 24 jam, jumlah ulat bulu yang muncul bisa jauh lebih banyak.

Beberapa cara membasmi ulat bulu yang efektif di antaranya:

1. Bawang putih

Substansi dalam bawang putih cenderung asam dan bisa menjadi cara membasmi ulat bulu. Caranya bisa dengan mencampur ekstrak bawang putih dan air dalam botol semprot. Kemudian, semprotkan ke tanah atau daun tempat ulat bulu berada.

2. Cabai

Selain bawang putih, cabai juga bisa menjadi cara membasmi ulat bulu yang efektif dan alami. Caranya, buat campuran cabai, air panas, dan sabun cair. Kemudian, aplikasikan di daun dan tunggu selama 24 jam. Cara ini bisa dilakukan setiap hari hingga terlihat hasilnya.

3. Pestisida alami

Jika tidak ingin menggunakan bahan kimia, pestisida alami bisa jadi pilihan cara membasmi ulat bulu. Biasanya, pestisida alami dibuat dari ekstrak biji-bijian dan perlu dicampur dengan air sebelum digunakan.

Kandungan dalam pestisida alami dapat membasmi ulat bulu namun tidak berbahaya bagi manusia. Ada banyak produk pestisida alami yang dijual di pasaran, sesuaikan dengan jenis ulat bulu yang meresahkan di sekitar Anda.

Pertolongan pertama saat terkena ulat bulu

Selain mengetahui cara membasmi ulat bulu, penting juga tahu pertolongan pertama jika terkena ulat bulu. Gejala awal yang biasa dirasakan adalah:

  • Ruam kemerahan
  • Rasa nyeri
  • Rasa gatal 
  • Kulit mengelupas
  • Muncul benjolan berisi air
  • Sensasi seperti terbakar di kulit

Ketika gejala-gejala ini terjadi, artinya sistem kekebalan tubuh seseorang merespons setae atau bulu-bulu halus dari ulat bulu. Itulah mengapa reaksi saat terkena ulat bulu bisa berbeda antara satu orang dan lainnya, bergantung pada kinerja sistem kekebalan tubuhnya.

Namun rata-rata, orang akan merasakan gatal yang tidak nyaman jika terkena ulat bulu. Ini karena sistem imun menganggap ulat bulu sebagai ancaman dan langsung memproduksi histamine untuk mencegah peradangan.

Konsekuensinya, bisa muncul reaksi alergi pada kulit yang terkena ulat bulu, mata, hingga saluran pernapasan. Reaksi ini bisa jadi lebih serius apabila anak-anak yang tangannya terkena ulat bulu tanpa sadar menyentuh mata, mulut, atau hidungnya.

Reaksinya bisa bertambah seperti batuk, hidung berair, napas tersengal, rasa nyeri di mulut, bersin, hingga kesulitan bernapas.

Lalu, bagaimana pertolongan pertama saat seseorang terkena ulat bulu?

  • Lepas bulu yang menempel

Ketika mengetahui bahwa seseorang terkena ulat bulu, hal pertama yang harus dilakukan orang sekitarnya adalah melepas bulu yang masih menempel di kulit. Untuk melakukan ini, gunakan selotip dan tarik hingga semua bulu tertarik. Lakukan berkali-kali dengan mengganti selotip setiap kali akan melakukannya.

  • Basuh kulit

Setelah memastikan tidak ada lagi bulu yang menempel, saatnya membasuh area kulit yang terkena dengan sabun dan air mengalir. Lakukan selama beberapa saat hingga kulit terasa lebih nyaman.

  • Aplikasikan krim

Krim steroid bisa digunakan untuk meredakan reaksi tidak nyaman akibat terkena ulat bulu. Sesuaikan dosis dengan usia dan seberapa parah kondisinya.

  • Kompres es

Apabila rasa gatal dan nyeri terasa sangat signifikan, berikan kompres es batu selama 10 hingga 15 menit. Cara ini membantu meredakan rasa nyeri. Namun apabila rasa nyeri sudah tidak tertahankan atau area kulit membengkak, segera bawa ke dokter.

Reaksi terkena ulat bulu pada setiap orang berbeda. Pada tahun 2014 lalu, seorang anak laki-laki berusia 5 tahun mengalami anafilaksis atau reaksi alergi sangat parah setelah tanpa sengaja menyentuh ulat bulu. Akibatnya, anak yang berasal dari Ohio ini nyaris meninggal dunia.

Meski demikian, kasus seperti itu jarang terjadi. Namun sebagai langkah antisipasi, segera berikan pertolongan pertama di atas apabila anak atau orang di sekitar Anda terkena ulat bulu.

Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/caterpillar-rash-3969706
Diakses 14 Februari 2020

NT. https://nt.gov.au/wellbeing/emergencies-injuries-and-accidents/bites-and-stings/itchy-caterpillars/symptoms-diagnosis-treatment
Diakses 14 Februari 2020

Gardening Know How. https://www.gardeningknowhow.com/plant-problems/pests/insects/prevent-caterpillars.htm
Diakses 14 Februari 2020