Cara Membaca Hasil USG untuk Mengetahui Kondisi Janin


Cara membaca hasil USG tidaklah sulit. Anda hanya perlu mengetahui kepanjangan dari singkatan yang tertera pada foto tersebut untuk mengetahui kondisi sang janin.

(0)
01 Nov 2019|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Cara membaca hasil USG yang benar berguna untuk mengetahui kondisi janinCara membaca hasil USG dapat menjelaskan kondisi janin Anda
Cara membaca hasil USG pada dasarnya merupakan salah satu cara untuk melihat perkembangan janin lewat ukuran fisiknya, termasuk ukuran kepala, badan, dan pertumbuhan tulang.USG pun juga diperlukan untuk memastikan apakah ada masalah atau tidak pada janin saat berada di dalam kandungan. Hal ini pun dipaparkan pada riset dari The Cochrane Collaboration.Hasil USG akan menentukan diagnosis dokter mengenai ada atau tidaknya kelainan pada janin yang Anda kandung.Cara baca hasil USG tersebut akan dilakukan oleh dokter. Namun, Anda juga bisa mempelajari dasar dari cara membaca hasil USG agar dapat berdiskusi lebih lanjut dengan dokter. Salah satu hal yang perlu dipahami pada cara baca hasil USG adalah mengenali istilah-istilah medis dan singkatan-singkatan yang tertera pada hasil.Saat ini, pemeriksaan USG kehamilan yang standar dikenal dengan istilah USG 2 dimensi (2D), baik yang dilakukan melalui perut maupun vagina. Jika Anda ingin melihat janin dengan kualitas gambar yang lebih baik saat memahami cara baca hasil USG, ada pula pilihan USG 3D dan 4D yang mampu melihat kondisi bayi secara lebih detail.

Cara membaca hasil USG: kenali istilah medisnya

Hasil USG akan menampilkan singkatan-singkatan terkait kondisi kehamilan
Pada dasarnya, pemeriksaan USG yang dilakukan ibu hamil ditujukan untuk mengetahui usia, panjang, dan berat janin, serta estimasi waktu kelahiran. Ketika Anda mencetak hasil pemeriksaan USG, Anda mungkin akan menemukan beberapa singkatan yang diambil dari bahasa Inggris.Berikut cara membaca hasil USG berdasarkan singkatan tersebut:
  • GA (gestational age): menunjukkan perkiraan usia kehamilan Anda berdasarkan pemeriksaan dokter terhadap panjang tungkai lengan dan kaki maupun diameter kepala janin.
  • GS (gestational sac): ukuran kantung kehamilan Anda, biasanya berupa bulatan hitam.
  • BPD (biparietal diameter): diameter kepala bayi.
  • HC (head circumference): keliling kepala bayi.
  • CRL (crown-rump length): panjang janin yang diukur dari ujung kepala hingga bokong bayi. Pengukuran ini biasanya dilakukan pada trimester awal.
  • AC (abdominal circumference): keliling perut bayi atau ukuran lingkar perut janin.
  • FL (femur length): panjang tulang kaki bayi.
  • EDD (estimated due date): perkiraan tanggal Anda akan melahirkan secara spontan, biasanya didapat berdasarkan hitungan usia kehamilan maksimal 280 hari (40 minggu) setelah hari pertama menstruasi terakhir.
  • LMP (last menstrual period): LMP atau last menstrual period adalah perhitungan yang berguna untuk mengetahui hari pertama haid terakhir (HPHT). Angka HPHT biasanya dipakai sebagai patokan usia janin.
Kebanyakan dokter akan melakukan USG setiap kali Anda datang memeriksakan kandungan, tetapi pemeriksaan ini sebetulnya cukup dilakukan 2 kali sepanjang masa kehamilan Anda.Jadwal pemeriksaan kehamilan dengan USG pertama kali dilakukan di trimester pertama untuk mengonfirmasi usia kehamilan, sedangkan USG kedua dilakukan di trimester kedua untuk memastikan kondisi fisik janin.Meski demikian, Anda bisa saja diminta untuk melakukan pemeriksaan USG lebih sering jika memiliki faktor risiko tertentu, seperti menderita diabetes gestasional.

Cara membaca hasil USG untuk memastikan kelainan pada janin

Kelainan bibir sumbing bisa dideteksi dengan USG
Cara membaca hasil USG ini penting diketahui agar Anda dan dokter dapat memprediksi ada atau tidaknya kelainan pada janin sebelum ia dilahirkan. Beberapa kelainan yang dapat terlihat lewat pemeriksaan USG ini, di antaranya:
  • Kelainan pada kepala, misalnya hidrosefalus, anensefalus, mikrosefalus, dan ensefalokel.
  • Kelainan pada tulang belakang, misalnya spina bifida.
  • Kelainan jantung.
  • Kelainan pada bibir seperti sumbing
  • Kelainan pada jari jemari dan kelengkapan organ tubuh.
  • Kelainan pada bagian perut, misalnya hernia umbilikalis.
  • Down syndrome yang dapat terlihat berdasarkan pemeriksaan karakteristik wajah janin (berdasarkan USG pada kehamilan usia 13 atau 14 minggu).
Untuk memastikan ada atau tidaknya kelainan pada janin, terdapat cara membaca hasil USG tersendiri. Meski demikian, Anda sebaiknya menyerahkan hal tersebut kepada dokter yang lebih kompeten dan tidak menginterpretasikan sendiri.Jika dokter mencurigai adanya kelainan pada janin, ia akan merekomendasikan Anda melakukan pemeriksaan lanjutan. Beberapa tes lanjutan yang mungkin harus Anda jalani, antara lain:
  • USG 3D/4D: biasanya USG 3 dimensi maupun USG 4 dimensi digunakan untuk lebih memastikan ada atau tidaknya kelainan pada tulang belakang atau kelainan pada wajah yang mengindikasikan down syndrome. Pada USG 3 dimensi, wajah janin pun dapat terlihat secara detail. Anda pun bisa melihat risiko munculnya cacat atau kelainan, seperti bibir sumbing. Sementara, pada USG 4 dimensi, Anda mampu mengetahui gerakan janin hingga denyut jantung Si Kecil.

  • USG doppler: digunakan untuk memastikan aliran darah dari ibu ke bayi dan aliran darah di tubuh bayi berjalan lancar atau tidak.

  • Ekokardiografi: untuk mendeteksi kelainan jantung pada janin.
Meski demikian, pemeriksaan USG tidak selalu ditujukan untuk menemukan kelainan atau penyakit bawaan pada janin. Di trimester pertama, misalnya, cara baca hasil USG juga bertujuan memastikan ada atau tidaknya kehamilan, ada atau tidaknya detak jantung bayi, apakah kantong kehamilan berada di dalam atau luar rahim, janin berjumlah satu atau lebih, dan lain-lain.

Cara membaca hasil USG berdasarkan warnanya

Warna pada hasil USG menunjukkan hal-hal yang bisa ditemukan pada kehamilan
Cara membaca hasil USG tidak hanya dilakukan untuk mengetahui istilah-istilah yang tertera, tetapi juga warna yang ditampilkan.Beragam kepadatan jaringan yang ada pada tubuh pun memengaruhi warna pada hasil USG. Ada yang menyerap gelombang suara, ada pula yang memantulkannya. Hal inilah yang menyebabkan perbedaan warna.Warna hitam berarti cairan, warna abu abu berarti jaringan, dan warna putih artinya tulang.

Kegunaan USG di setiap trimester kehamilan

Menurut Victoria State Government, ultrasonografi dapat digunakan di berbagai trimester selama kehamilan, termasuk:

1. Trimester pertama

USG yang dilakukan dalam tiga bulan pertama kehamilan digunakan untuk memeriksa apakah embrio berkembang di dalam rahim (bukan di dalam tuba falopi), memastikan jumlah embrio, dan menghitung usia kehamilan dan bayi. batas waktu.

2. Trimester kedua

USG yang pada usia kandungan 18 hingga 20 minggu digunakan untuk memeriksa perkembangan struktur janin seperti tulang belakang, tungkai, otak, dan organ dalam. Ukuran dan lokasi plasenta juga dapat diperiksa melalui USG.Jenis kelamin bayi bisa ditentukan, jika orang tua ingin tahu. Sebab, pada awal kehamilan, bentuk klitoris dan penis masih terlihat serupa sehingga susah dibedakan.

3. Trimester ketiga 

USG yang dilakukan setelah memasuki minggu ke 30 kehamilan, alat ini digunakan untuk memeriksa apakah bayi terus tumbuh pada kecepatan normal. Lokasi plasenta juga turut diperiksa untuk memastikan posisinya tidak menghalangi serviks.Di trimester kedua dan ketiga, cara membaca hasil USG yang benar juga penting Anda ketahui untuk memastikan persalinan berjalan lancar. Dokter dapat memperkirakan berat bayi saat dilahirkan, posisi plasenta, panjang leher rahim, volume air ketuban, dan perkembangan janin lain untuk menentukan apakah Anda dapat melahirkan secara normal (melalui vagina) atau harus melalui operasi caesar.

Catatan dari SehatQ

Cara membaca hasil USG tentu bermanfaat untuk mengetahui kondisi bayi di dalam janin. Bahkan, cara baca hasil USG pun mampu membantu orang tua untuk mendeteksi adanya gangguan atau kelainan pada janin. Oleh karena itu, orang tua pun siap akan kemungkinan yang akan terjadi pada trimester berikutnya.Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut terkait cara membaca hasil USG, segera temui dokter kandungan terdekat atau konsultasikan melalui chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ agar mendapatkan saran yang tepat.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
pemeriksaan kehamilanusghamilkehamilantrimestertrimester pertama kehamilantes kehamilan
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/ultrasound
Diakses pada 31 Oktober 2019
https://www.webmd.com/baby/fetal-biometry
Diakses pada 31 Oktober 2019
Academia Edu. https://www.academia.edu/31509511/CARA_MEMBACA_HASIL_USG_BAGI_BIDAN
Diakses pada 31 Oktober 2019
Medscape. https://reference.medscape.com/calculator/estimated-delivery-date-pregnancy
Diakses pada 31 Oktober 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/fetal-ultrasound/about/pac-20394149
Diakses pada 31 Oktober 2019
Better Health Channel. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/pregnancy-tests-ultrasound
Diakses pada 4 September 2020
The Cochrane Collaboration. https://dx.doi.org/10.1002%2F14651858.CD007058.pub2
Diakses pada 25 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait