Bagaimana Cara Memanaskan Makanan yang Tepat?


Ada banyak metode untuk memanaskan makanan sisa. Mulai dari dipanaskan di wajan, dikukus, direbus, hingga dimasukkan dalam oven. Salah satu yang paling ideal untuk menjaga kadar nutrisi makanan sisa adalah dengan memanfaatkan microwave.

0,0
14 Sep 2021|Azelia Trifiana
Memanaskan makanan di ovenMemanaskan makanan di oven
Sebenarnya, memanaskan makanan sisa bukan hanya perkara menghemat uang dan waktu saja. Lebih hebatnya lagi, ini adalah cara menghindari tumpukan sampah organik di TPA. Sebab, sampah organik masih menyumbang porsi terbesar penyebab gas metana di TPA.Jadi, dengan tahu cara memanaskan makanan sisa atau leftovers, bukan hanya membuat menu makan di rumah lebih praktis. Anda pun bisa mencegah pemanasan global lewat langkah sederhana ini.

Cara memanaskan makanan sisa yang tepat

Terlepas dari manfaat mengolah kembali makanan sisa, penting untuk tahu cara yang tepat. Jika tidak, mungkin saja timbul efek keracunan makanan.Secara umum, begini cara memanaskan leftovers dengan tepat:
  • Dinginkan makanan sisa sesegera mungkin dengan cara meletakkannya di kulkas
  • Apabila disimpan di freezer, maka daya tahannya bisa sampai empat bulan tergantung jenisnya
  • Sebelum dipanaskan, makanan dari freezer sebaiknya diturunkan ke suhu ruangan dulu
  • Ketika memanaskan makanan sisa, pastikan suhunya merata hingga 70 derajat Celsius selama dua menit
  • Jangan panaskan makanan sisa lebih dari sekali
  • Jangan membekukan kembali makanan sisa yang telah diturunkan ke suhu ruangan
  • Segera sajikan dan konsumsi makanan sisa yang telah dipanaskan

Metode memanaskan makanan sisa paling tepat?

Tentu ada banyak metode yang digunakan saat memanaskan makanan sisa. Mulai dari dipanaskan di wajan, dikukus, direbus, dimasukkan dalam oven, dan banyak lagi. Salah satu yang paling ideal untuk menjaga kadar nutrisi makanan sisa adalah dengan memanfaatkan microwave.Perlu diingat pula bahwa pada setiap kali proses pemanasan ulang dilakukan, akan ada nutrisi yang hilang. Metode yang membuat makanan atau cairan terpapar panas dalam waktu lama cenderung paling banyak menghilangkan nutrisi.Contohnya merebus sayuran terlalu lama bisa mengurangi kadar vitamin C-nya hingga 95%, bergantung pada durasi merebus dan jenis sayurannya.Sementara microwave umumnya tidak menggunakan cairan dan durasinya pun lebih singkat. Artinya, paparan terhadap panas tidak terlalu banyak sehingga nutrisinya bisa terjaga.Lebih jauh lagi, penggunaan microwave juga merupakan metode terbaik untuk menjaga kadar antioksidan pada beberapa jenis makanan.

Cara lain menjaga makanan agar tak sisa

Setelah tahu cara aman memanaskan makanan sisa, ada pula cara preventif agar makanan tidak sampai bersisa. Beberapa di antaranya adalah dengan melakukan:
  • Merencanakan menu

Setiap minggunya, Anda bisa merancang menu apa saja yang akan dikonsumsi. Dengan demikian, bisa diketahui lebih jelas bahan makanan apa saja yang perlu dibeli, lengkap dengan jumlahnya. Dengan demikian, ini dapat menghindari belanja berlebih dan makanan sisa berlebih.
  • Simpan dengan tepat

Ketika makanan tidak disimpan dengan tepat, ini juga akan menimbulkan sampah baru. Utamanya berkaitan dengan makanan mudah rusak seperti sayur dan buah-buahan. Perhatikan pula makanan yang memproduksi gas ethylene dan bisa menyebabkan makanan membusuk.Sebab, makanan jenis ini dapat memicu makanan di sekitarnya ikut rusak. Contohnya adalah pisang, alpukat, tomat, pear, dan daun bawang. Pisahkan dengan makanan sensitif seperti kentang, apel, sayuran hijau, dan buah beri.
  • Membeli makanan “buruk rupa”

Untuk membantu mencegah bertambahnya sampah makanan, Anda juga bisa membeli makanan imperfect, seperti buah dan sayuran yang sekilas tampak buruk dari luar. Padahal, kualitas di dalamnya tetap baik. Membeli bahan pangan semacam ini berarti mendukung gerakan mengurangi sampah organik.
  • First in, first out

Metode yang juga efektif untuk mengurangi adanya makanan sisa adalah dengan mengatur alur keluar masuknya makanan di kulkas. Idealnya, terapkan metode first in, first out. Dengan demikian, makanan yang sudah ada lebih dahulu bisa segera dikonsumsi dan tidak membusuk.
  • Blender

Membuat smoothies juga bisa jadi cara memanfaatkan bahan makanan tanpa mengurangi nutrisinya. Bahkan, ini juga bisa jadi ide bagi yang tidak punya waktu untuk masak. Cukup campur bahan-bahannya menjadi smoothies.

Catatan dari SehatQ

Selama diproses dengan tepat dan bersih, makanan sisa bisa dikonsumsi dengan aman dan rasanya pun tetap lezat. Ini juga berkaitan dengan cara menyimpan, mendinginkan, dan memanaskan kembali makanan sisa.Secara umum, makanan leftover akan terasa sama seperti baru dimakan meski telah dipanaskan ulang. Mengenai metodenya, ini tergantung pada banyak faktor. Mulai dari jenis makanan hingga cara pengolahannya.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar kandungan nutrisi makanan sisa, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
makanan sehathidup sehatpola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/how-to-reheat-leftovers
Diakses pada 31 Oktober 2021
Verywell Food. https://www.verywellfit.com/is-the-nitrate-in-leftover-vegetables-harmful-2507123
Diakses pada 31 Oktober 2021
Greatist. https://greatist.com/health/leftovers-meals-healthy-recipes
Diakses pada 31 Oktober 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait