Cara Melakukan Adu Panco dengan Aman dan Risiko Cederanya


Adu panco adalah olahraga yang dilakukan dengan mengadu kekuatan lengan antara dua orang. Olahraga panco rawan menyebabkan cedera jika tidak dilakukan dengan benar. Salah satu jenis cedera yang paling umum akibat adu panco adalah patah tulang lengan atas.

0,0
10 Sep 2021|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Adu panco bisa menyebabkan cedera jika dilakukan dengan sembaranganAdu panco rentan menyebabkan cedera jika tidak dilakukan dengan benar
Pernahkah Anda melakukan adu panco dengan teman atau keluarga? Adu panco adalah olahraga yang dilakukan dengan mengadu kekuatan lengan antara dua orang. Olahraga ini dimulai dengan mengambil posisi duduk berseberangan di hadapan sebuah meja.Kedua pesertanya kemudian meletakkan siku di atas meja dan menyatukan telapak tangan mereka dengan saling menggenggam satu sama lain. Mereka lantas berusaha mendorong lengan lawan sampai punggung tangannya menyentuh permukaan meja.Olahraga panco dapat meningkatkan kekuatan otot lengan dan mudah dilakukan. Namun, sama seperti jenis olahraga lainnya, adu panco juga memiliki risiko cedera yang bisa berbahaya, mulai dari cedera otot hingga patah tulang. Maka dari itu, penting sekali untuk melakukannya dengan benar dan aman.

Cara melakukan adu panco dengan aman

Keamanan dalam melakukan adu panco perlu diperhatikan. Pasalnya, tidak sedikit pelaku olahraga panco yang berakhir dengan cedera.Kondisi ini tidak hanya rawan terjadi pada pelaku permainan panco amatir, tetapi juga di kalangan profesional. Dilansir dari Effectiviology, berikut adalah cara melakukan adu panco dengan benar.

1. Gunakan teknik yang benar

Teknik adu panco yang benar melibatkan gerakan menarik dengan menggunakan punggung dan bahu, selain lengan Anda. Teknik ini dilakukan untuk mengisolasi lengan lawan dan menempatkannya pada posisi yang mudah Anda jepit.Setelah itu, putar bahu dan tubuh Anda ke arah yang diinginkan, lalu berikan tekanan ke bawah pada lengan lawan untuk mendorong punggung tangannya ke permukaan meja.

2. Pastikan ketepatan posisi dan postur tubuh

Supaya teknik olahraga panco dapat dilakukan dengan tepat, Anda juga harus memerhatikan posisi dan postur tubuh yang benar. Berikut adalah cara mengatur postur tubuh saat melakukan adu panco.
  • Kaki depan berada di sisi yang sama dengan tangan yang Anda gunakan untuk adu panco. Misalnya, jika Anda bertanding dengan lengan kanan, berdirilah dengan kaki kanan ke depan.
  • Posisikan pinggul dekat dengan meja sehingga lengan mendekati tubuh Anda. Posisi ini dapat membantu Anda untuk menggunakan seluruh tubuh saat melakukan gerakan menarik.
  • Saat permainan panco dimulai, libatkan otot inti (core muscle) dan pertahankan agar otot tersebut tetap kencang. Cara ini dapat membantu gerakan menarik dan memberikan tambahan kekuatan.

3. Pastikan posisi tangan dengan benar

Posisi tangan panco yang tepat dapat membantu memberikan daya ungkit terhadap lawan Anda. Berikut adalah cara memosisikan tangan dengan tepat saat adu panco.
  • Cobalah posisikan tangan panco pada toproll, dengan memutar tangan Anda di atas tangan lawan ke arah tubuh sehingga lengan bawah Anda berada dalam posisi tengkurap (menghadap ke bawah).
  • Longgarkan sedikit pegangan Anda, lalu gerakkan jari-jari Anda ke depan seperti memanjat telapak tangan lawan dan cengkeram lagi dengan erat setelah Anda berhasil melakukannya.
  • Untuk membantu memperkuat cengkeraman, tekuk ibu jari dan cobalah meletakkannya di bawah jari Anda sendiri.
  • Pastikan untuk tetap memegang erat tangan lawan sepanjang pertandingan, tetapi jangan terlalu berlebihan sampai membuat tangan Anda lelah. Jagalah otot-otot Anda supaya tetap aktif dan terkendali, tanpa mencoba mencederai tangan lawan.
Melakukan teknik olahraga panco dengan benar memang tidak sepenuhnya menghilangkan kemungkinan risiko cedera. Akan tetapi, teknik ini dapat meningkatkan peluang Anda untuk menang dan meminimalisir kemungkinan cedera.

Potensi cedera saat adu panco

Adu panco dapat menyebabkan cedera lengan yang mirip dengan angkat beban berlebihan. Beberapa bagian yang berisiko mengalami cedera akibat olahraga ini, di antaranya otot, tendon dan ligamen di bahu, serta lengan dan siku Anda.Cedera yang paling umum terjadi akibat olahraga panco adalah fraktur tulang humerus atau patah tulang lengan atas. Cedera ini dapat terjadi saat Anda berusaha menekan lengan lawan dengan cara memuntir lengan atas, tetapi kondisi siku tetap diam.Maka dari itu, gerakan yang biasanya dilakukan oleh siku menjadi dialihkan ke lengan atas sehingga mengakibatkan terjadinya patah spiral pada tulang lengan atas.Perawatan kondisi ini bergantung pada tingkat keparahannya. Penanganan cedera ini biasanya dilakukan dengan prosedur fiksasi bedah dengan sekrup dan pelat logam, yang kemudian diikuti dengan terapi rehabilitasi.Apabila Anda memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
olahragatips olahraga
Clinmedjournals. https://clinmedjournals.org/articles/iaos/international-archives-of-orthopaedic-surgery-iaos-3-022.php?jid=iaos
Diakses 26 Agsutus 2021
Livestrong. https://www.livestrong.com/article/397473-i-have-arm-pain-after-arm-wrestling/
Diakses 26 Agsutus 2021
Effectiviology. https://effectiviology.com/how-to-win-at-arm-wrestling/
Diakses 26 Agsutus 2021
ABC. https://www.abc.net.au/news/2015-06-12/arm-wrestling-how-easy-is-it-to-break-an-arm-explainer/6540898
Diakses 26 Agsutus 2021
Science Direct. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0976566221002320
Diakses 26 Agsutus 2021
Arm Wrestling Pro. https://armwrestlingpros.com/is-arm-wrestling-dangerous/
Diakses 26 Agsutus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait