Cara Klaim JKM BPJS ketenagakerjaan dan Manfaatnya bagi Ahli Waris


Ahli waris peserta JKM BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal dunia berhak atas klaim sejumlah manfaat, di antaranya santuan uang tunai dan santunan beasiswa dengan total manfaat hingga Rp42.000.000. Manfaat ini bisa dinikmati setelah mengurus persyaratan klaim terlebih dahulu.

0,0
15 Sep 2021|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Ahli waris peserta JKM BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal dunia berhak atas klaim sejumlah manfaatJKM BPJS Ketenagakerjaan dapat diklaim oleh ahli waris peserta
Program Jaminan Kematian (JKM) merupakan program bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan bersama program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP). Peserta JKM BPJS Ketenagakerjaan harus membayar iuran setiap bulan sebesar 0,3 persen dari upah bagi Pekerja Penerima Upah (PPU) dan sebesar Rp6.800 bagi Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU).Dengan mengikuti program JKM BPJS Ketenagakerjaan, ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan oleh ahli waris peserta. Cara mencairkan BPJS orang yang sudah meninggal harus memenuhi persyaratan administratif dan mengikuti alur klaim kematian BPJS Ketenagakerjaan yang sudah ditetapkan.

Pengertian JKM BPJS Ketenagakerjaan

Dewan Jaminan Sosial Nasional mendefinisikan Program Jaminan Kematian atau JKM sebagai program jaminan sosial yang diselenggarakan secara nasional berdasarkan prinsip asuransi sosial, dengan tujuan untuk memberikan santunan kematian yang dibayarkan kepada ahli waris peserta yang meninggal dunia.  Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan berbeda dengan jaminan kecelakaan kerja karena program ini merupakan pemberian manfaat berupa uang tunai yang diberikan kepada ahli waris ketika peserta meninggal dunia saat kepesertaan aktif, tetapi bukan karena kecelakaan kerja.

Manfaat JKM BPJS Ketenagakerjaan

Ada berbagai manfaat yang bisa diperoleh dengan mengikuti program JKM BPJS Ketenagakerjaan. Dilansir dari situs BPJS Ketenagakerjaan, manfaat program JKM BPJS-TK meliputi:

1, Santunan uang tunai

Ahli waris dari peserta Jaminan Kematian BPJS ketenagakerjaan akan mendapatkan manfaat santuan uang tunai dengan total sebesar Rp42.000.000 dengan rincian sebagai berikut:
  • 000.000 yang dibayarkan secara sekaligus
  • 000.000 yang dibayarkan secara berkala selama 24 Bulan
  • 000.000 sebagai biaya pemakaman

2. Santunan beasiswa

Manfaat JKM BPJS Ketenagakerjaan juga meliputi santunan beasiswa yang diberikan bagi anak peserta program yang telah memiliki masa iuran paling singkat selama 3 tahun.Santunan ini diberikan untuk dua orang anak peserta secara berkala setiap tahun berdasarkan tingkat pendidikan masing-masing anak.Masing-masing santunan beasiswa memiliki batas waktu klaim jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan, yaitu:
  • Tingkat pendidikan TK sampai SD/sederajat mendapatkan santunan beasiswa sebesar Rp1.500.000/orang/tahun, dengan batas maksimal selama 8 tahun.
  • Tingkat pendidikan SMP/sederajat mendapatkan santunan beasiswa sebesar Rp2.000.000/orang/tahun, dengan batas maksimal selama 3 tahun.
  • Tingkat pendidikan SMA/sederajat mendapatkan santunan beasiswa sebesar Rp3.000.000/orang/tahun, dengan batas maksimal selama 3 tahun.
  • Tingkat Pendidikan tinggi maksimal S1 atau pelatihan mendapatkan santunan beasiswa sebesar Rp12.000.000/orang/tahun, dengan batas maksimal selama 5 tahun.
Berbeda dengan santunan uang tunai, pengajuan klaim beasiswa harus dilakukan setiap tahun. Apabila ahli waris belum memasuki usia sekolah saat peserta meninggal dunia, maka santunan beasiswa baru diberikan ketika anak memasuki usia sekolah.Batas waktu klaim jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan untuk santunan beasiswa akan berakhir saat anak peserta program Jaminan Kematian BPJS ketenagakerjaan berusia 23 tahun, menikah, atau telah bekerja.

Cara klaim jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan

Untuk mendapatkan santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan, sebaiknya proses klaim manfaat dilakukan secepat mungkin agar santunan dapat segera diberikan kepada ahli waris.Berikut adalah alur-alur yang perlu dilalui ahli waris sebagai cara klaim jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan.

1. Ahli waris mendatangi kelurahan

Pertama-tama, ahli waris perlu mendatangi kelurahan untuk mengurus persyaratan berikut:
  • Melegalisir KTP peserta dan Kartu Keluarga
  • Membuat Surat Keterangan Kematian
  • Membuat Surat Keterangan Lajang bagi yang belum menikah
  • Melegalisir KTP ahli waris
  • Melegalisir akte kelahiran peserta.

2. Mempersiapkan dokumen kelengkapan

Selain itu, ahli waris juga perlu mempersiapkan berbagai dokumen kelengkapan, di antaranya:
  • Kartu peserta program Jaminan Kematian BPJS ketenagakerjaan
  • KTP peserta
  • KK peserta
  • KTP ahli waris
  • Surat Keterangan Ahli Waris
  • Surat Keterangan Kematian
  • Formulir JK dan JHT yang telah diisi
  • Buku tabungan dengan rekening atas nama ahli waris
  • Surat Kuasa jika dikuasakan
  • KTP yang dikuasakan.

3. Mendatangi kantor BPJS Ketenagakerjaan

Setelah semua persyaratan dan dokumen dilengkapi, ahli waris dapat mendatangi kantor BPJS Ketenagakerjaan untuk:
  • Mengisi Formulir Klaim Jaminan Kematian
  • Melengkapi dokumen persyaratan klaim.
Selanjutnya semua data dan berkas klaim akan diverifikasi oleh pihak BPJS Ketenagakerjaan. Uang santunan akan dicairkan dan ditransfer ke rekening ahli waris.Pembayaran manfaat JKM BPJS Ketenagakerjaan wajib dilakukan paling lama tiga hari kerja sejak diterimanya surat permohonan pengajuan JKM.Apabila Anda memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
bpjs ketenagakerjaanpeserta bpjs
Dewan Jaminan Sosial Nasional. https://www.djsn.go.id/sjsn/program-sjsn/jaminan-kematian
Diakses 1 September 2021
BPJS Ketenagakerjaan. https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/program-jaminan-kematian.html
Diakses 1 September 2021
Kepegawaian Universitas Negeri Yogyakarta. http://kepegawaian.uny.ac.id/sites/kepegawaian.uny.ac.id/files/datafile/BPJSTK.pdf
Diakses 1 September 2021
Kementrian Sosial. http://sikapdaya.kemsos.go.id/uploads/downloadable_file/4-program-jkk-jkm-jht-dan-jppdf_5cb596d830e46.pdf
Diakses 1 September 2021
Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. https://setkab.go.id/pp-no-82-2019-hak-menuntut-manfaat-jkk-jadi-5-tahun-jaminan-kematian-jadi-rp20-juta/
Diakses 1 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait