Cara Klaim JHT Online dan Syarat yang Harus Dipenuhi

(0)
24 Mar 2021|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Lewat genggaman tangan, Anda bisa melakukan cara klaim JHT Online dengan smartphone!Ternyata, cara klaim JHT Online tidak membutuhkan waktu yang lama.
Jaminan Hari Tua atau JHT adalah program jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan yang menjamin pesertanya menerima uang tunai saat memasuki masa pensiun, mengalami cacat total, hingga meninggal dunia. Untuk menikmatinya, ada cara klaim JHT online yang memudahkan Anda untuk mencairkan dana JHT tanpa membutuhkan waktu yang lama.Berikut adalah penjelasan mengenai berbagai cara klaim JHT online, cara cek saldo JHT online, beserta cara pencairan JHT online.

Cara klaim JHT online yang mudah dan cepat

Jika Anda tidak memiliki waktu untuk datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan, jangan khawatir karena klaim JHT dapat dilakukan secara online. Sebelum mengklaimnya, ada beberapa syarat pencairan JHT yang harus dipenuhi, di antaranya:
  • Memiliki kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan
  • Menyertakan KTP, jika belum punya atau sedang diurus, harus membawa Surat Keterangan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil)
  • Buku tabungan pada halaman yang tertera nomor rekening dan masih aktif
  • Menyertakan Kartu Keluarga (KK)
  • Jika ingin mengklaim 10 atau 30 persen dari saldo JHT, Anda harus menyertakan surat keterangan aktif bekerja dari pihak perusahaan tempat kerja (asli) yang menerangkan nilai pengajuan klaim
  • Jika ingin mengklaim saldo JHT 100 persen, maka Anda harus menyertakan paklaring atau surat keterangan berhenti bekerja
  • Menyertakan formulir pengajuan klaim JHT (F5) yang diisi lengkap (formulir pengajuan klaim dapat diunduh lewat situs )
  • Menyertakan NPWP jika saldo JHT lebih dari Rp50 juta
  • Foto diri terbaru (tampak depan).
Dokumen yang digunakan harus asli (bukan fotokopi). Dokumen ini dapat disertakan dengan cara memindainya (scan).Jika semua syarat pencairan JHT di atas sudah dipindai, sekarang Anda tinggal masuk ke situs untuk menggunakan layanan BPJSTKU dan mengikuti langkah-langkah di bawah ini:
  • Setelah masuk ke situs , isi data di formulir online secara lengkap
  • Cek kelengkapan isi formulir, setelah itu masukkan kode verifikasi
  • Selanjutnya, unggahlah berbagai dokumen syarat pencairan JHT yang sudah dipindai
  • Menunggu konfirmasi dari BPJS Ketenagakerjaan lewat pesan surel (e-mail), WhatsApp, SMS, atau telepon.
Nantinya peserta akan menerima uang JHT dalam rekening yang sudah ditentukan, sesuai dengan tanggal yang diberitahukan petugas.Selain melalui situs sso.bpjsketenagakerjaan.go.id, Anda juga bisa Klaim JHT online melalui Layanan Tanpa Kontak Fisik (LAPAK ASIK). Berikut ini prosedurnya:
  • Unduh aplikasi BPJSTKU atau masuk lewat antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id
  • Pilih tanggal, waktu pengajuan, dan kantor cabang yang tersedia
  • Sertakan syarat pencairan JHT (termasuk formulir klaim JHT)
  • Setelahnya, Anda akan menerima alamat surel berisikan link untuk mengirimkan dokumen yang sudah dipindai
  • Seluruh dokumen syarat pencairan JHT harus dikirim paling lambat H-1 sebelum tanggal pengajuan
  • Pastikan alamat surel dan nomor HP yang didaftarkan memiliki aplikasi WhatsApp dan selalu aktif selama proses pengajuan klaim
  • Nantinya, informasi dan konfirmasi akan dilakukan oleh petugas BPJAMSOSTEK melalui video call
  • Saat melakukan video call, petugas akan meminta Anda untuk menunjukkan seluruh dokumen asli yang merupakan syarat pencairan JHT
  • Jika petugas sudah menyatakan dokumen Anda lengkap, dana JHT akan dikirim ke rekening Anda.

Cara cek saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan

Untuk melihat saldo JHT, Anda tidak perlu repot-repot datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan. Cek saldo JHT online dapat dilakukan dengan dua cara, yakni lewat situs resmi atau aplikasi BPJSTKU. Simak cek saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan berikut ini.

Cara cek saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan lewat situs

  • Masuk ke dalam situs
  • Siapkan kartus BPJS Ketenagakerjaan atau Nomor KPJ yang tertera pada kartu BPJS Ketenagakerjaan
  • Setelah itu, masuk ke menu Layanan Peserta, pilih Tenaga Kerja, setelah itu klik BPJSTKU
  • Selanjutnya, Anda akan diarahkan untuk login dengan memasukkan email dan kata sandinya
  • Terakhir, pilihlah menu Lihat Saldo.

Cara cek saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan dengan aplikasi BPJSTKU

  • Pengguna Android atau Apple dapat mengunduh aplikasi BPJTSKU di Google Store dan App Store
  • Setelah masuk ke dalam aplikasinya, klik "Pendaftaran Pengguna Baru"
  • Setelah itu, pilih jenis keanggotaan Anda (Penerima Upah, Bukan Penerima Upah, atau Pekerja Migran Indonesia)
  • Isi data sesuai dengan KTP
  • Isi nomor KPJ yang tertera pada kartu BPJS Ketenagakerjaan
  • Masukkan alamat surel yang akan digunakan sebagai username untuk login
  • Setelah itu, Anda akan menerima kode verifikasi lewat alamat surel yang sudah terdaftar
  • Isi nomor HP
  • Masukkan lagi kode verifikasi yang dikirimkan melalui SMS
  • Buatlah kata sandi yang aman untuk akun BPJSTKU Anda.
Setelah pendaftaran selesai, Anda bisa melihat saldo JHT kapan pun dan di mana pun.

Cara mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan Bagi yang Masih Bekerja dan Sudah Berhenti Bekerja

Jika Anda masih aktif bekerja, terdapat cara untuk mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan yang bisa dilakukan.

Syarat pencairan saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan bagi yang masih bekerja

  • Menyertakan kartu BPJS Ketenagakerjaan
  • Menyertakan fotokopi KTP dan menunjukkan yang aslinya
  • Fotokopi KK dan juga menunjukkan yang aslinya
  • Menyertakan surat keterangan dari kantor atau perusahaan bila masih berstatus bekerja
  • Fotokopi buku rekening tabungan.
Perlu diingat, pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan yang masih aktif bekerja hanya bisa diklaim paling banyak 30 persen dari jumlah saldo yang diperuntukkan untuk kepemilikan rumah atau 10 persen dari jumlah saldo untuk keperluan lain.Selain itu, Anda harus menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan selama 10 tahun untuk bisa mencairkan dana JHT saat berstatus masih bekerja.Tidak hanya itu, bagi Anda yang ingin melakukan pencairan kepemilikan rumah, Anda harus menyertakan surat rekomendasi dari bank juga.

Syarat pencairan saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan bagi yang sudah tidak kerja

Jika Anda sudah tidak bekerja atau mengalami pemutusan kerja, Anda dapat mencairkan saldo JHT sebanyak 100 persen. Berikut syarat-syarat mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan bagi yang sudah tidak kerja:
  • Sudah kerja, baik karena PHK atau mengundurkan diri (resign)
  • Menyertakan kartu Jamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan
  • Menyertakan paklaring
  • Menyertakan fotokopi SIM dan KTP serta menunjukkan yang aslinya
  • Menyertakan buku tabungan untuk pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan.
Semua dokumen di atas harus difotokopi minimal sebanyak 1 lembar. Selain itu, Anda juga harus menyertakan pas foto 3x4 dan juga 4x6 sebanyak masing-masing 4 lembar.Jika berbagai syarat pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan di atas sudah terpenuhi, maka ikuti langkah-langkah ini untuk mencairkan saldo JHT Anda:
  • Datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan yang paling dekat
  • Membawa semua dokumen persyaratan pencairan JHT, baik yang fotokopi atau asli
  • Isi formulir pengajuan klaim JHT yang telah disediakan
  • Setelah itu, Anda akan mendapatkan nomor antre
  • Setelah dipanggil, Anda akan diminta untuk menandatangani surat pernyataan sedang tidak bekerja di perusahan apapun
  • Menceklis kelengkapan berkas-berkas
  • Prosedur wawancara dan foto.
Jika prosedur ini sudah selesai dilakukan, petugas BPJS Ketenagakerjaan akan mengirim saldo JHT ke nomor rekening bank Anda.

Perbedaan JHT dan JP (Jaminan Pensiun) yang patut dipahami

Sebagian dari Anda mungkin masih belum tahu apa perbedaan JHT dan JP (Jaminan Pensiun). Sejatinya, JHT adalah uang tunai yang besarnya merupakan nilai akumulasi iuran ditambah hasil pengembangannya.Sedangkan, JP adalah jaminan sosial yang memiliki tujuan untuk mempertahankan derajat kehidupan layak bagi peserta atau ahli warisnya dengan memberikan penghasilan setelah peserta masuk usia pensiun atau mengalami cacat.

Catatan dari SehatQ

Penting bagi Anda untuk mengetahui cara klaim JHT online beserta syarat untuk mencairkannya. Dengan begitu, Anda bisa mengklaim hak-hak Anda setelah membayar iuran rutin.Jika Anda atau keluarga memiliki keluhan medis, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga!
bpjs kesehatanbpjs ketenagakerjaaniuran bpjspeserta bpjs
DJSN. https://www.djsn.go.id/sjsn/program-sjsn/jaminan-hari-tua#:~:text=Jaminan%20Hari%20Tua%20(JHT)%20adalah,total%20tetap%2C%20atau%20meninggal%20dunia.
Diakses pada 10 Februari 2021
BPJS Ketenagakerjaan. https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/berita/27329/Cara-Cepat-Klaim-JHT-BPJS-Ketenagakerjaan,-Klik-sso.bpjsketenagakerjaan.go.id
Diakses pada 10 Februari 2021
BPJS Ketenagakerjaan. https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/berita/26596/Cara-Mencairkan-JHT-BPJS-Ketenagakerjaan-Saat-Pandemi-Corona
Diakses pada 10 Februari 2021
Cermati. https://www.cermati.com/artikel/intip-saldo-jht-bisa-online-ini-cara-cek-saldo-bpjs-ketenagakerjaan-lengkap
Diakses pada 10 Februari 2021
BPJS Ketenagakerjaan. https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/jaminan-hari-tua.html
Diakses pada 10 Februari 2021
Tirto. https://tirto.id/bisakah-mencairkan-dana-bpjs-ketenagakerjaan-saat-masih-bekerja-ew51
Diakses pada 10 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait