Kenali Gejala Kanker Serviks Berikut Ini, Sebelum Terlambat

Gejala kanker serviks umumnya baru akan muncul saat kanker mulai menyebar ke jaringan di sekitarnya
Salah satu gejala kanker serviks adalah perdarahan pada vagina di luar masa menstruasi.

Kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang paling banyak menyerang wanita di Indonesia. Bahkan berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Globocan pada 2018, penderita kanker serviks di Indonesia bertambah sebanyak 32.469 orang.

Angka tersebut tentu bukanlah jumlah yang kecil, dan diharapkan dapat terus menurun. Kanker serviks merupakan penyakit yang berbahaya. Namun apabila perawatan dimulai sejak dini, maka akan semakin besar juga kemungkinan penderitanya dapat bertahan.

[[artikel-terkait]]

Gejala Kanker Serviks yang Umum Terjadi

Karena itu, bagi Anda para wanita, mengenali gejala kanker serviks dapat menjadi langkah awal untuk melakukan deteksi dini penyakit ini. Berikut ini kondisi-kondisi yang perlu Anda waspadai sebagai gejala kanker serviks.

Pada tahap awal, kanker serviks biasanya belum menimbulkan gejala. Gejala umumnya baru akan muncul saat kanker mulai menyebar ke jaringan di sekitarnya. Saat hal ini terjadi, ada tiga gejala yang paling umum terjadi.

1. Perdarahan dari Vagina di Luar Periode Menstruasi

Gejala kanker serviks yang paling umum adalah terjadinya perdarahan pada vagina saat tidak sedang menstruasi. Perdarahan dapat terjadi setelah Anda berhubungan seksual, dalam masa menopause, maupun di antara periode menstruasi. Selain itu, apabila mengalami menstruasi, volume dan durasinya lebih lama dibandingkan yang biasa terjadi.

2. Nyeri saat Melakukan Hubungan Seksual

Beberapa wanita dapat merasakan sakit dan tidak nyaman saat berhubungan seksual. Kondisi ini dinamakan dyspareunia. Meski kanker serviks bukanlah satu-satunya penyebab dyspareunia, tidak ada salahnya Anda memeriksakan kondisi ke dokter apabila mengalami keluhan serupa.

3. Gejala Lainnya

Selain kedua gejala di atas, kondisi lain seperti keluarnya cairan dari vagina yang berbau tidak sedap, juga bisa menjadi gejala kanker serviks. Munculnya rasa sakit di area sekitar tulang panggul pun, dapat menandakan kanker serviks.

Pada kanker serviks yang sudah parah, gejala yang dapat muncul antara lain rasa lelah berlebihan, pembengkakan dan sakit pada kaki, serta nyeri pada punggung bagian bawah.

Namun Anda perlu ingat, bahwa kondisi-kondisi di atas juga dapat terjadi akibat faktor selain kanker serviks. Sebagai contoh, infeksi juga dapat menimbulkan rasa nyeri, atau perdarahan pada vagina.

Untuk memastikannya, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter, yang akan melakukan pemeriksaan menyeluruh. Jangan menunda-nunda konsultasi ini.

Mengabaikan kanker serviks bisa membuat penyakit tersebut berkembang semakin parah, dan mengurangi tingkat keberhasilan perawatan. Selain itu, akan lebih baik lagi jika Anda rutin menjalani pemeriksaan, meski tidak merasakan gejala tertentu.

Pemeriksaan Gejala Kanker Serviks 

Pemeriksaan untuk mengenali gejala kanker serviks saat ini telah dapat Anda jalani di Puskesmas. Sebanyak 3.700 Puskesmas di Indonesia telah memiliki pelayanan deteksi dini kanker serviks. Sementara itu, perawatan untuk kanker dapat segera dilakukan di rumah sakit kabupaten atau kota, secara berjenjang.

Deteksi dini kanker rahim dilakukan dengan metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA). Apabila hasil pemeriksaan dinyatakan positif, maka pasien akan menjalani perawatan krioterapi. Para peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dapat menjalani tes IVA secara gratis di Puskesmas.

Masalah reproduksi lain yang harus diwaspadai wanita

Menjalani pemeriksaan kesehatan reproduksi di Puskesmas, klinik, maupun rumah sakit, bisa menjadi deteksi dini kanker serviks. Selain itu, pemeriksaan tersebut juga bisa mengantisipasi sejumlah masalah reproduksi lainnya berikut ini, yang harus diwaspadai wanita. 

  • Disfungsi seksual
  • Infeksi HIV
  • Intersititial cystitis (IC)
  • Endometriosis
  • Fibroid rahim
  • Polycystic ovary syndrome (PCOS)
  • Primary ovarian insufficiency (POI)

Mengenali gejala kanker serviks dan penyakit lainnya yang menyerang reproduksi wanita secara dini, dapat membantu meningkatkan tingkat keberhasilan perawatan. Oleh karena itu, jangan sampai Anda mengabaikan setiap gejalanya.

International Agency for Research for Cancer WHO. http://gco.iarc.fr/today/data/factsheets/populations/360-indonesia-fact-sheets.pdf
Diakses pada 29 Maret 2019

American Cancer Society. https://www.cancer.org/cancer/cervical-cancer/detection-diagnosis-staging/signs-symptoms.html
Diakses pada 29 Maret 2019

Cancer Research UK. https://www.cancerresearchuk.org/about-cancer/cervical-cancer/symptoms
Diakses pada 29 Maret 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/159821.php
Diakses pada 29 Maret 2019

The Royal Women Hospital. https://www.thewomens.org.au/health-information/womens-cancers-pre-cancers/cervical-cancer
Diakses pada 29 Maret 2019

Kementerian Kesehatan RI. http://www.depkes.go.id/article/view/17061200005/kanker-bisa-dicegah-deteksi-dini-kanker-payudara-dan-serviks-ditanggung-pemerintah-.html
Diakses pada 29 Maret 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed