logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Parenting

6 Diet Sehat untuk Remaja agar Terhindar dari Penyakit

open-summary

Diet sehat untuk remaja dapat dilakukan dengan makan tiga kali sehari, mengsonsumsi makanan bergizi seimbang, hindari asupan tidak sehat, dan minum cukup air putih.


close-summary

4.5

(4)

15 Feb 2022

| Dina Rahmawati

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Diet sehat untuk remaja harus diperhatikan orangtua

Diet sehat untuk remaja bermanfaat bagi pertumbuhannya

Table of Content

  • Diet sehat untuk remaja
  • Jadwal dan menu diet untuk remaja
  • Bahaya diet yang salah pada remaja

Remaja masih menjalani masa pertumbuhan. Oleh sebab itu, penting bagi orangtua untuk memberikan asupan yang sehat dan bergizi seimbang untuk mengoptimalkan pertumbuhannya. Sayangnya, tidak semua orangtua mengetahui seperti apa diet sehat untuk remaja.

Advertisement

Masalah ini bisa diperparah dengan kebiasaan remaja mengonsumsi makanan sembarangan, terutama di luar rumah. Makanan-makanan tidak sehat, seperti junk food, makanan yang digoreng, berlemak, atau pedas, dan minuman-minuman manis, kerap menjadi favorit remaja.

Diet sehat untuk remaja

Diet sehat untuk remaja bertujuan untuk mewujudkan pertumbuhan yang ideal dan senantiasa menjaga kesehatannya. Berbagai nutrisi pun dibutuhkan untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan remaja. 

Berikut adalah sejumlah tips diet sehat untuk remaja yang bisa Anda terapkan pada anak.

1. Makan tiga kali sehari

Sebagian remaja kerap melewatkan sarapan atau makan malam. Padahal dalam diet sehat remaja direkomendasikan makan tiga kali sehari, yaitu sarapan, makan siang, dan makan malam, untuk memenuhi kebutuhan nutrisi mereka.

Selain memastikan anak remaja makan tiga kali sehari, Anda bisa memberikan mereka camilan sehat, seperti buah-buahan, sayur-mayur, cokelat hitam, smoothie, yogurt, atau keju cottage. 

Anda harus pintar dalam mengkreasikan makanan diet untuk remaja supaya mereka tidak cepat bosan.

2. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang

makanan sehat dan bergizi seimbang
Sajikan makanan sehat dan bergizi seimbang untuk anak remaja

Diet sehat untuk remaja idealnya meliputi makanan bergizi seimbang dan padat nutrisi. Remaja harus lebih banyak mengonsumsi sayur-mayur, buah-buahan, biji-bijian, protein rendah lemak, dan susu rendah atau bebas lemak.

Departemen Pertanian Amerika Serikat merekomendasikan bahwa remaja harus mengonsumsi 45-65 persen karbohidrat, 25-35 persen lemak, dan 10-30 persen protein. 

Berikut adalah makanan diet untuk remaja yang bisa Anda pilih:

  • Protein, misalnya kacang merah, kacang kedelai, kacang polong, daging, unggas, makanan laut, dan biji-bijian
  • Karbohidrat, misalnya nasi merah, roti gandum, nasi shirataki, sayur-mayur dan buah-buahan, serta pasta gandum
  • Lemak sehat, misalnya alpukat, minyak zaitun, kacang-kacangan, telur, ikan berlemak, dan yogurt.

3. Hindari asupan tidak sehat

Diet sehat untuk remaja juga melibatkan pembatasan konsumsi makanan cepat saji, makanan olahan, makanan dengan tambahan gula, makanan yang mengandung lemak tidak sehat, dan makanan dengan garam berlebih. 

Contohnya, permen, kue, keripik, kentang goreng, burger, hingga minuman bersoda. Terlalu banyak mengonsumsi makanan tersebut dapat meningkatkan risiko obesitas dan masalah kesehatan lainnya.

4. Makan dalam porsi yang cukup

Tips diet untuk remaja yang tak kalah penting adalah memerhatikan porsi makanan yang dikonsumsi. 

Makan terlalu banyak dapat memicu obesitas, sedangkan terlalu sedikit bisa menyebabkan kekurangan nutrisi. Jadi, pastikan makanan diet untuk remaja dikonsumsi dalam porsi yang cukup.

5. Konsumsi camilan sehat

Camilan juga merupakan hal yang harus diperhatikan dalam diet untuk remaja. Sebaiknya, pilih camilan sehat, seperti buah potong, sayur-mayur, yogurt rendah lemak, smoothie, telur rebus, roti gandum utuh, atau keju rendah lemak. 

Sementara itu, hindari camilan yang tinggi gula, garam, atau lemak. Misalnya permen, cokelat, keripik, kue, kentang goreng, dan minuman bersoda, karena bisa menyebabkan remaja kelebihan berat badan.

6. Minum cukup air putih 

minum air putih
Remaja harus minum air putih dengan cukup

Bukan hanya makanan, asupan cairan juga perlu diperhatikan dalam diet sehat remaja. Berbagai aktivitas yang dilakukan mungkin membuat anak remaja lupa minum air putih. Hal ini tentunya harus dihindari. 

Pastikan remaja minum cukup air putih dengan membawa botol minum sendiri saat ke sekolah atau melakukan kegiatan lainnya. Selain itu, anak remaja juga bisa mengonsumsi susu rendah lemak yang kaya akan kalsium karena baik untuk perkembangan tulangnya. 

Dalam cara diet sehat untuk remaja, hindari terlalu sering mengonsumsi minuman dengan gula tambahan karena dapat mengganggu kesehatan. 

Baca Juga

  • 5 Manfaat Lobak Merah yang Renyah dan Baik untuk Kesehatan
  • Bantu Dapatkan Tubuh Ideal, Ini Khasiat Jahe untuk Diet
  • Pilihan Suplemen dan Makanan Penahan Lapar untuk Menurunkan Berat Badan

Jadwal dan menu diet untuk remaja

Berikut adalah jadwal dan menu diet untuk remaja perempuan ataupun laki-laki yang bisa dicoba:

1. Sarapan

Remaja harus memulai harinya dengan sarapan yang baik. Sebab, sarapan membuat mereka lebih fokus dan mudah berkonsentrasi saat belajar, serta mencegah makan berlebihan ketika makan siang. 

Pilihan menu sarapan sehat untuk remaja, yaitu:

  • Sereal gandum utuh
  • Susu tanpa lemak
  • Buah pisang
  • Telur rebus atau telur dadar
  • Roti gandum
  • Smoothie buah.

2. Makan siang

Untuk menu makan siang, pastikan makanan untuk diet remaja memiliki gizi yang seimbang. 

Contoh menu makan siang dalam jadwal makan diet untuk remaja, yaitu:

  • Nasi merah atau kentang tumbuk (mashed potato)
  • Daging atau ikan
  • Selada
  • Wortel
  • Kacang polong
  • Apel
  • Nanas.

3. Makan malam

Contoh menu makan malam dalam jadwal diet sehat untuk remaja yang bisa dicoba, yakni:

  • Pasta gandum atau nasi merah
  • Ayam panggang atau makanan laut
  • Kacang hijau
  • Salad
  • Melon
  • Pepaya.

Menu dan jadwal diet untuk pelajar ini bisa dipraktikkan di rumah. Cara diet yang baik untuk anak sekolah tetap harus memenuhi nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Selain itu, cara diet remaja juga perlu melibatkan kegiatan olahraga secara teratur.

Bahaya diet yang salah pada remaja

Jika dilakukan dengan tepat, diet sehat untuk remaja tentunya akan memberi banyak manfaat. Akan tetapi, pola diet yang salah justru akan mendatangkan masalah untuk remaja. 

Apabila diet dilakukan untuk menurunkan berat badan, pastikan remaja memiliki berat badan yang berlebihan atau obesitas. Anda dapat memberinya lebih sedikit kalori, dan mendorongnya melakukan lebih banyak aktivitas fisik. Hindarilah camilan dan makanan tidak sehat.

Remaja cenderung berisiko mengalami gangguan makan, seperti bulimia atau anoreksia, yang bisa berdampak buruk terhadap perkembangannya. Selain itu, pola diet yang salah juga dapat menyebabkan gangguan kesehatan, seperti sembelit, diare, anemia, asam lambung, dan lainnya.

Jadi, orangtua harus benar-benar memerhatikan pola makan anaknya dengan baik. Ada baiknya jika diet sehat untuk remaja diikuti dengan gaya hidup aktif. Jangan sampai ia banyak berdiam diri di depan layar gawainya. Ajak anak berolahraga atau anjurkan ia berjalan kaki jika jarak sekolah dengan rumah cukup dekat.

Berbagai kegiatan ini dapat membantu meningkatkan kekuatan otot, membangun tulang dan persendian, dan meningkatkan kebugaran tubuh. Selain itu, pastikan remaja juga tidur dengan cukup agar bangun dengan kondisi yang prima.

Diet pemula untuk remaja juga tidak boleh dilakukan sembarangan, apalagi jika dilakukan untuk menurunkan berat badan. Cara menurunkan berat badan remaja sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter gizi.

Bagi Anda yang ingin bertanya lebih lanjut seputar diet sehat untuk remaja, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

tips dietmakanan dietnutrisi anakanak praremaja

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved