Cara menjadi pemimpin yang baik harus bisa menjadi contoh untuk banyak orang. Pemimpin pun harus mau mendengarkan aspirasi dari bawahannya untuk kemajuan bersama.
2023-03-23 12:37:18
Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri
Pemimpin harus bisa jadi teladan yang baik
Table of Content
Memang tidak semua orang lahir dengan bakat kepemimpinan. Namun, sifat kepemimpinan bisa dipelajari seiring dengan berjalannya waktu. Cara menjadi pemimpin yang baik dan disegani bisa dimulai dengan membuka diri untuk hal-hal baru.
Advertisement
Hal yang harus dilakukan oleh seorang pemimpin adalah menginspirasi orang lain. Anda pun perlu bertanggung jawab dengan segala tindakan yang dijalani.
Berikut ini tips supaya Anda bisa menjadi jiwa pemimpin yang baik dan bisa membantu orang lain.
Percaya diri adalah poin utama dari menjadi pemimpin yang baik. Anda harus tanamkan dalam diri bahwa Anda bisa melakukannya dengan baik. Yakinlah dengan setiap perkataan Anda. Bila Anda keliru, jangan malu untuk mengakuinya.
Seorang pemimpin haruslah mempunyai visi yang dapat menggerakkan dirinya dan orang-orang di sekitarnya. Visi yang dimiliki haruslah realistis dan sesuatu yang bisa dicapai. Setiap langkah yang diambil harus sesuai dengan tujuan Anda di awal.
Pemimpin yang baik dan disegani punya aura positif. Anda pun perlu menyebarkan aura ini ke orang-orang yang ada di sekitar. Dengan begitu, Anda pun akan semakin disegani oleh siapa pun.
Tidak ada orang yang mau mengikuti pemimpin malas. Karena itu, menjadi pemimpin haruslah memiliki hasrat, semangat, dan tekad untuk terus mengejar visi yang ditetapkan. Buang rasa malas untuk melakukan sesuatu. Anda pun harus rela berkorban untuk menjadi pemimpin yang baik.
Menjadi seorang pemimpin berarti mengerti dan memahami apa yang dijalankan. Anda harus selalu mencari tahu dan mempelajari apa yang menjadi bidang Anda. Cari tahu segala hal yang hendak Anda jalani supaya bisa lebih paham.
Menjadi pemimpin berarti Anda harus terus-menerus belajar untuk mengisi pengetahuan-pengetahuan yang belum didapatkan. Selalu pelajari hal-hal baru yang ada di sekitar Anda. Jangan menutup diri dengan ilmu baru. Saat menutup diri, di situlah Anda sudah merasa sombong.
Jadilah contoh yang baik. Dengan begitu, orang lain tidak akan ragu untuk mulai mencontoh Anda. Lakukanlah hal-hal yang memang positif agar orang lain bisa belajar dari Anda.
Pemimpin yang baik tidak hanya memerintah saja, tetapi juga mampu membimbing orang-orang di sekitarnya untuk menjadi lebih baik. Membimbing bukan harus menggurui orang lain. Namun, Anda membantu membukakan jalan untuk orang lain supaya bisa berkembang.
Pemimpin tidak bisa bergerak sendiri tanpa orang-orang di sekitarnya. Karena itu, Anda harus bisa mendorong orang lain untuk ikut bersemangat dan berkontribusi dalam mencapai target yang diinginkan.
Baca juga: Kemampuan Ambidextrous adalah Kelebihan yang Langka
Dibandingkan menghukum, Anda lebih baik menunjukkan kepedulian dan ketulusan kepada orang sekitar. Dengan demikian, orang-orang di sekitar Anda akan menyadari bahwa Anda memang ingin membimbing mereka berdasarkan ketulusan dan kepedulian.
Sebuah pencapaian harus diapresiasi dengan baik. Jika orang-orang di sekitar Anda berhasil membuat sesuatu yang baik, pujilah kerja keras atau hasil pencapaiannya. Hal ini dapat membuat orang sekitar merasa dihargai.
Setiap keputusan pasti perlu dipertimbangkan dengan matang. Namun, ada kalanya Anda harus memberikan keputusan setelah sudah berdiskusi atau berpikir. Jangan menggantungkan hasil keputusan dan nyatakan apa yang menjadi pilihan Anda secara tegas.
Menjadi pemimpin tidak berarti Anda serta merta merasa orang lain di bawah Anda. Justru Anda harus memperlakukan orang lain dengan baik. Hal ini akan menuai rasa hormat dari orang lain.
Baca juga: Ciri Sifat Bossy yang Cukup Dibenci Banyak Orang
Tidak semua orang memiliki pendapat yang sama, ada baiknya Anda mendengarkan saran atau kritikan dari orang lain. Terkadang, saran dan kritikan tersebut dapat membangun Anda dan meningkatkan kreativitas dari orang-orang sekitar. Jika hal tersebut malah menjatuhkan Anda, cukup abaikan saja.
Anda perlu mengetahui kapan waktu yang tepat untuk segera mengambil keputusan dan kapan perlu waktu untuk berdiskusi. Jangan menunda memberikan keputusan di saat dalam keadaan yang mendesak.
Kepemimpinan yang baik tentunya tidak boleh sombong dan tinggi hati. Anda tetap harus mendengarkan apa yang ingin disampaikan oleh orang-orang sekitar dan mengkomunikasikan pemikiran Anda dengan baik.
Menjadi pemimpin tidak berarti Anda secara sembrono mengambil keputusan tanpa mempertimbangkan konsekuensinya. Anda tetap perlu mengetahui risiko dan tantangan apa yang akan dilalui setelah keputusan diambil untuk memastikan bahwa keputusan tersebut sudah tepat.
Baca juga: Kenali Tipe Kepribadian ESTJ yang Senang Memimpin
Tips di atas hanyalah sebagian panduan untuk menjadi pemimpin yang baik. Anda bisa menambah pengetahuan Anda dengan mengikuti seminar atau membaca buku-buku mengenai kepemimpinan. Namun, cara terbaik untuk menjadi pemimpin yang baik adalah dengan mempraktikkannya. Kemampuan untuk menjadi pemimpin bukanlah sesuatu yang dapat diraih secara instan, Anda tetap perlu belajar dan mengasah kemampuan ini agar bisa menjadi pemimpin yang baik secara optimal.
Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar kesehatan mental dan mengelola stres, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
Advertisement
Referensi
Artikel Terkait
Stres bisa menyebabkan berat badan naik. Bahkan, stres bisa berdampak secara signifikan terhadap kemampuan Anda menjaga berat badan ideal. Bisa jadi, ini terjadi karena perpaduan gaya hidup tak sehat dan juga peran hormon kortisol.
Manfaat bunga kantil selama ini identik dengan ritual mistis masyarakat Indonesia. Padahal, bunga yang harumnya semerbak ini, sebenarnya memiliki potensi menyehatkan. Bahkan dipercaya mampu membantu menurunkan berat badan.
Patch test adalah prosedur untuk mengidentifikasi penyebab seseorang mengalami alergi. Melalui patch test, Anda bisa mengetahui apakah ada substansi yang disentuh, dihirup, atau ditekan menyebabkan alergi tertentu.
Diskusi Terkait di Forum
Dijawab oleh dr. Lizsa Oktavyanti
Dijawab oleh dr. R. H. Rafsanjani
Dijawab oleh dr. Farahdissa
Advertisement
Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.
© SehatQ, 2023. All Rights Reserved