Cara cepat menumbuhkan rambut biasanya dicari mereka yang rambutnya menipis
Seorang pria yang rambutnya sedang menipis

Salah satu masalah rambut ditemukan pada pria maupun wanita adalah pertumbuhannya yang lama. Tak heran bila banyak orang yang bertanya-tanya adakah cara cepat menumbuhkan rambut?

Akademi Dermatologi Amerika (AAD) menyatakan panjang rambut manusia hanya bertambah panjang 1,2 centimeter per bulan atau sekitar 12 cm per tahun. Cepat atau lambatnya pertumbuhan rambut dipengaruhi oleh beberapa hal seperti usia, karakteristik  rambut, kesehatan rambut dan kondisi kesehatan badan.

Faktor genetik ternyata juga ikut berpengaruh pada pertumbuhan rambut. Begitu juga dari jenis kelamin, yakni rambut pria yang ternyata bisa tumbuh lebih cepat daripada wanita.

Sementara itu, aktivitas beberapa folikel rambut juga menurun seiring bertambahnya usia. Struktur kulit yang berfungsi menumbuhkan rambut berhenti bekerjasama sehingga mengakibatkan beberapa orang rambutnya menipis dan bahkan menjadi botak.

Adakah cara cepat menumbuhkan rambut?

Pertumbuhan rambut yang cepat terjadi ketika Anda berusia 15-30 tahun. Setelah itu, Anda mungkin akan merasakan rambut tumbuh dengan sangat lambat sehingga Anda merasa perlu mengetahui cara cepat menumbuhkan rambut, salah satunya untuk mencegah kebotakan.

Sejauh ini, tidak ada penelitian yang dapat menjawab kegelisahan Anda tersebut. Rambut tetap akan mengalami tiga tahapan, yaitu fase pertumbuhan aktif selama 2-8 tahun (anagen), fase transisi alias rambut berhenti tumbuh (katagen) selama 4-6 pekan, dan fase istirahat (telogen) selama 2-3 bulan ketika rambut dalam keadaan rontok.

Lamanya fase anagen bergantung pada berapa panjang rambut dan pertumbuhan sel pada basis folikel yang akan menjadi sel-sel rambut. Sejauh ini belum diketahui apa yang dapat memicu tubuh untuk lebih meningkatkan fase anagen ini.

Meski demikian, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan rambut selama fase anagen, yaitu:

  • Mengonsumsi vitamin dan nutrisi tertentu

Vitamin dan nutrisi yang tepat terbukti dapat menyehatkan rambut dan kulit kepala. Nutrisi yang dibutuhkan rambut misalnya omega 3 dan 6, zinc, vitamin B5 dan biotin, vitamin C, vitamin D, dan zat besi.

Penelitian yang dilakukan terhadap 120 wanita sehat yang mengonsumsi omega 3 dan 6 menunjukkan bahwa mereka memiliki kepadatan rambut yang bagus dan rontok juga berkurang. Sementara vitamin C dan D juga memiliki peran penting untuk mengurangi kerontokan rambut.

  • Menggunakan minyak esensial

Minyak esensial adalah minyak hasil ekstrasi tumbuh-tubuhan melalui proses penguapan. Minyak yang juga dikenal sebagai minyak atsiri ini digunakan untuk aromaterapi dan memiliki wangi yang kuat.

Meski demikian, jangan mengoleskan minyak ini langsung ke kulit kepala karena berpotensi menimbulkan iritasi. Anda bisa mencampurnya dengan carrier oil, seperti minyak kelapa, minyak bunga matahari, atau minyak jarak.

  • Menggunakan obat oles pada kulit kepala

Obat oles ini bisa berupa salep yang ndapat membantu mengatasi kerontokan rambut. Studi menunjukan selain dapat mengobati masalah kerontokan ini, obat inini juga bisa dijadikan cara cepat menumbuhkan rambut karena memang dapat meningkatkan pertumbuhan rambut. Obat ini biasanya adalah minoxidil untuk stimulasi pertumbuhan rambut.

  • Mengonsumsi suplemen yang mengandung keratin

Tak begitu banyak studi yang menunjukan pengaruh vitamin, keratin, dan protein pada kesehatan rambut. Namun, sebuah studi menunjukkan efek mengonsumsi sebuah produk yang mengandung 500 mg keratin, vitamin, dan mineral lainnya menunjukkan bahwa rambut rontok berkurang 12,5 persen dan kepadatan rambut meningkat 9,5 persen dengan penggunaan sampo yang mengandung keratin.

  • Menggunakan protein rambut

Protein mampu meningkatkan pertumbuhan rambut sekaligus melindunginya dari kerusakan kimia dan lingkungan. Bagi Anda yang biasa menggunakan pengering rambut atau hairdryer, mengaplikasikan protein dapat membantu melindungi rambut selama proses pengeringan.

Protein rambut bisa diperoleh dari buah kelapa. Namun, mengonsumsi protein secara berlebihan juga tidak baik untuk kesehatan ginjal. Alternatif lain yang bisa Anda pilih adalah mendapatkan protein dari kacang-kacangan, sayuran, yogurt, dan makanan lainnya.

Apabila berbagai cara di atas tidak mampu mengatasi masalah Anda, tidak ada salahnya untuk berkunjung ke dokter untuk mendapatkan penanganan lanjut.

Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/grow-hair-faster
Diakses pada 21 Maret 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/326764
Diakses pada 21 Maret 2020

Artikel Terkait