8 Cara Ampuh Cegah Mengantuk Saat Puasa

(0)
07 May 2019|Anita Djie
Mengantuk saat puasa dapat mengganggu aktivitas di kantor.Mengantuk saat puasa dapat mengganggu aktivitas di kantor.
Mengantuk saat puasa cukup lumrah terjadi, terutama karena Anda harus bangun lebih awal untuk sahur. Rasa kantuk ini membuat Anda tidak bersemangat dalam bekerja, konsentrasi berkurang, dan kesulitan dalam menyelesaikan masalah.

Tips cegah mengantuk saat puasa

Ngantuk saat puasa sering terjadi, tetapi tidak berarti mengantuk saat puasa tidak bisa dicegah, berikut adalah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mencegah mengantuk saat puasa:
main hp dalam gelap

1. Hindari Cahaya Sebelum Tidur

Cahaya lampu, layar TV, maupun smartphone dapat merusak siklus tidur Anda. Hindari pemakaian gadget sebelum tidur. Setidaknya satu jam sebelum waktu tidur, hentikan pemakaian smartphone, tablet, laptop, maupun TV. Cahaya yang berasal dari gadget akan dipersepsikan sebagai cahaya matahari oleh tubuh Anda. Tubuh Anda pun berpikir bahwa itu adalah siang hari sehingga tubuh akan dikondisikan untuk bangun. Cahaya ini juga menekan hormon melatonin di tubuh yang diperlukan untuk menjaga siklus bangun-tidur manusia.

2. Kamar Tidur Ideal

Serupa dengan poin pertama, tips agar tidak mengantuk saat puasa adalah menciptakan suasana yang ideal untuk tidur. Salah satunya adalah dengan membuat ruangan Anda gelap, tenang, dan sejuk. Kamar tidur yang nyaman dapat membantu Anda untuk tidur lebih baik.

3. Tidur Lebih Nyenyak dengan Wudu dan Zikir

Agar Anda cepat terlelap saat malam, cobalah untuk berwudu sebelum tidur. Wudu akan membantu menurunkan suhu tubuh yang akan mempercepat datangnya rasa kantuk.Efek wudu serupa dengan efek berendam dalam air hangat satu atau dua jam sebelum tidur, karena air hangat dapat meningkatkan suhu tubuh dan akhirnya membuat suhu tubuh menurun saat Anda ingin tidur. Melantunkan ayat Al Quran dan zikir dapat menimbulkan efek menenangkan seperti meditasi, yang dapat membuat tidur Anda lebih nyenyak.
durasi tidur

4. Durasi Tidur yang Cukup

Durasi tidur yang cukup adalah salah satu cara untuk menghindari mengantuk saat puasa. Cobalah untuk selalu tidur dengan durasi yang cukup, setidaknya empat sampai lima jam. Jika Anda tidak mendapatkan tidur yang cukup, Anda bisa selalu tidur saat siang atau sore hari. Tidur siang atau sore dengan durasi 15-30 menit sudah cukup untuk mengatasi rasa mengantuk saat puasa, tetapi jangan lupa untuk mengatur alarm untuk bangun. Namun, tidur yang terpotong-potong terkadang dapat memperparah insomnia.

5. Kebiasaan Tidur

Kebiasaan tidur seperti posisi tidur, jadwal tidur, dan apa yang dilakukan sebelum tidur dapat membantu untuk mengurangi mengantuk saat puasa. Posisi tidur yang direkomendasikan adalah tidur menyamping ke arah kanan dengan tangan kanan di bawah pipi kanan. Tidur menyamping dapat meningkatkan kualitas tidur dan mencegah mendengkur dan sleep apnea. Anda juga dapat meregangkan tubuh, melakukan latihan pernapasan, atau menyesap teh hangat yang tidak mengandung kafein 15 menit sebelum tidur. Selain itu, Anda perlu mengatur jadwal tidur dan bangun yang konsisten serta tidak menggunakan tempat tidur untuk hal lain selain tidur dan melakukan hubungan intim dengan pasangan.

6. Hindari Kafein

Mengonsumsi kafein sebelum tidur membuat Anda kesulitan untuk tidur yang memicu mengantuk saat puasa. Hindari konsumsi kafein empat sampai enam jam sebelum tidur.
mendapat sinar matahari

7. Cahaya Matahari

Cahaya matahari dari jendela dapat membantu Anda terbangun dan menghindari mengantuk saat puasa. Cahaya matahari dapat membuat siklus tidur menjadi lebih teratur. Setidaknya biarkan diri Anda terpapar cahaya matahari pagi selama kurang lebih 10 menit.

8. Pola Makan

Tips tidak mengantuk saat puasa yang terakhir adalah pola makan yang sehat dan seimbang. Anda juga perlu mengatur pola makan. Jangan makan sekaligus banyak saat buka puasa dan berhenti makan setidaknya dua jam sebelum waktu tidur. Anda dapat minum susu sebelum tidur karena susu mengandung triptofan yang dapat memicu rasa kantuk.

Penyebab mengantuk saat puasa

Terganggunya siklus tidur akibat kegiatan di malam hari dapat memicu rasa mengantuk saat puasa. Ketidakteraturan tersebut dapat menyebabkan gangguan pada ritme sirkadian (circadian rhythm) yang mengakibatkan efek yang serupa jet-lag. Tidak hanya pola tidur, pola makan juga dapat memengaruhi tidur Anda. Saat Ramadan, hormon kortisol dan insulin meningkat karena pertambahan kalori di malam hari dan pola makan yang berubah. Hormon kortisol yang meningkat dapat menaikkan nafsu makan yang menyebabkan Anda memilih makanan yang tidak sehat bagi tubuh dan berpengaruh pada kualitas tidur Anda. Selain itu, hormon kortisol juga membuat Anda makan berlebihan saat buka puasa. Makan yang berlebih sebelum tidur akan meningkatkan asam lambung ke dalam saluran lambung (esofagus) dan mengganggu tidur Anda. Akibatnya, Anda kesulitan untuk tidur dan merasa mengantuk saat puasa.Anda tidak perlu bingung karena terdapat beberapa tips yang dapat dilakukan untuk membuat Anda tidak mengantuk saat puasa.
tidurwaktu tidurtips puasamasalah tidurkurang tidurmengantuk
Al-Madina Institute. https://almadinainstitute.org/blog/the-effect-of-fasting-on-sleeping-tips-on-sleeping-well-for-a-better-ramada/
Diakses pada 02 Mei 2019
Hamad Medical Corporation. https://www.hamad.qa/EN/your%20health/Ramadan%20Health/Health%20Information/Pages/Sleeping.aspx
Diakses pada 02 Mei 2019
WebMD. https://www.webmd.com/sleep-disorders/features/10-results-sleep-loss#1
Diakses pada 02 Mei 2019
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3630968/
Diakses pada 3 Mei 2019.
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait