Paparan debu, alergi makanan, asma, dan gejala influenza dapat menjadi penyebab batuk kering pada anak
Batuk kering pada anak bisa disebabkan karena paparan debu, alergi makanan, asma, hingga gejala influenza

Tidak ada orangtua yang ingin mendengar buah hatinya batuk terus-menerus. Masalahnya, batuk kadang membandel dan tak sembuh hingga beberapa hari. Nah, kali ini SehatQ akan membahas cara mengatasi batuk kering pada anak.

Terlebih, ketika anak batuk mereka cenderung tidak nafsu makan. Konsekuensinya? Berat badan bisa terjun bebas. Mimpi buruk bagi orangtua!

[[artikel-terkait]]

Apakah masalahnya semudah memberikan obat dan menunggu reaksinya? Nyatanya tidak. Memberikan obat pada anak tak bisa sembarangan karena dapat menimbulkan efek samping jika tidak sesuai dosis atau ada reaksi alergi.

Mengapa batuk kering pada anak terjadi?

Sebelum membahas cara ampuh untuk mengatasinya, menarik untuk mengetahui mengapa batuk kering pada anak bisa terjadi.

Sama seperti orang dewasa, batuk pada anak juga merupakan mekanisme pertahanan tubuh si kecil saat ada partikel asing masuk. Gerakan refleks ini ampuh mengusir dahak dan membantu udara masuk ke paru-paru.

Penyebabnya bisa beragam. Mulai dari paparan debu, alergi makanan tertentu, asma, hingga gejala influenza.

Selama gejalanya masih wajar dan berlangsung beberapa hari saja, batuk kering pada anak bisa diatasi dengan mudah.

Cara mengatasi batuk kering pada anak

Ada beberapa cara yang bisa orangtua lakukan untuk mengatasi batuk kering pada anak. Jika terbukti efektif, sosialisasikan hal ini kepada orang sekitar yang juga membantu merawat anak Anda.

Apa saja cara mengatasinya?

  • Madu

Untuk anak yang berusia di atas 1 tahun, madu bisa jadi pilihan untuk menenangkan tenggorokannya di kala mengalami batuk kering. Berikan setengah sendok teh madu sebelum tidur.

  • Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi

Ketika anak tidur, terkadang batuk bisa terjadi lebih sering. Hal ini terjadi karena dahak mengendap di bagian belakang tenggorokan.

Satu trik yang efektif baik untuk batuk kering maupun batuk berdahak adalah menidurkan anak dengan posisi kepala lebih tinggi. Tempatkan bantal ekstra untuk membantu mereka bernapas lebih mudah.

  • Gunakan humidifier

Sama seperti batuk berdahak pada orang dewasa, humidifier juga bisa membantu melegakan pernapasan anak saat mengalami batuk kering. American Academy of Pediatrics juga merekomendasikan hal ini.

Jangan lupa pastikan humidifier selalu dibersihkan secara berkala. Bakteri dan jamur kadang ditemukan di bagian filternya. Kemudian, nyalakan saat tidur untuk membantu mereka tidur lebih nyenyak.

  • Makanan mudah dikunyah

Saat buah hati Anda batuk, sebisa mungkin hindari makanan yang sulit dikunyah. Pilih makanan yang bisa ditelan dengan mudah seperti puding, yogurt, atau bubur.

Untuk sementara, hindari pula memberikan makanan yang perlu digoreng dalam proses pengolahannya.

  • Balsam

Oleskan balsam untuk anak di dada mereka untuk membantu menenangkan batuk kering yang membandel. Cara ini bisa Anda lakukan beberapa kali dalam sehari, terutama saat akan tidur untuk membantu istirahat lebih nyenyak.

  • Banyak minum

Jangan lupa syarat nomor satu: banyak minum cairan untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Cara ini bisa membantu tubuh si kecil lebih cepat menemukan kembali imunitasnya dan pulih dari batuk. Air hangat lebih baik untuk mengatasi batuk kering daripada air dingin.

Umumnya, batuk kering pada anak bisa hilang lewat beberapa cara di atas. Jika batuk masih membandel dan berlangsung selama beberapa pekan, konsultasikan pada dokter anak kepercayaan Anda.

Artikel Terkait

Banner Telemed