logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

Cara Menghilangkan Kerak di Kepala Bayi yang Aman dan Efektif

open-summary

Cara menghilangkan kerak di kepala bayi yang aman salah satunya seperti mengoleskan minyak ke kulit kepala dan menghindari memijat bagian ubun-ubun karena berbahaya.


close-summary

24 Okt 2019

| Azelia Trifiana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Cara menghilangkan kerak di kepala bayi bisa dengan mengoleskan minyak

Cara menghilangkan kerak di kepala bayi harus dilakukan dengan hati-hati

Table of Content

  • Kerak di kepala bayi apakah sama dengan dermatitis seboroik?
  • Cara menghilangkan kerak di kepala bayi yang aman dan efektif
  • Pesan dari SehatQ

Adanya kerak kepala bayi atau cradle cap adalah kondisi umum yang sama sekali tidak berbahaya. Sebenarnya, kerak pada kepala bayi ini bisa hilang dengan sendirinya. Namun, bila Anda ingin menghilangkannya, pastikan memilih cara menghilangkan kerak di kepala bayi yang aman.

Advertisement

Kerak kepala bayi umumnya terlihat seperti bercak berwarna kekuningan yang keras. Jika mengelupas, bagian kulit bisa terlihat kemerahan. 

Tak hanya di kepala, cradle cap juga bisa tampak di bagian lain yang banyak memiliki kelenjar minyak seperti alis, ketiak, hidung, atau selangkangan. Pada area-area tersebut juga banyak terdapat kelenjar sebasea atau kelenjar keringat.

Baca Juga

  • Dermatitis Seboroik pada Kulit Kepala Beda dengan Ketombe, Ini Cara Mengatasinya
  • Risiko Penyakit Berdasarkan Klasifikasi Umur Menurut WHO
  • Gatal Setelah Mandi Bikin Risih? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kerak di kepala bayi apakah sama dengan dermatitis seboroik?

Ketika Anda melihat kerak kepala bayi, sebenarnya itu sama seperti dermatitis seboroik atau biasa disebut cradle cap yang juga penyebab ketombe pada orang dewasa. Namun bedanya, pada anak-anak dampaknya bukan ketombe melainkan kulit kepala bayi kering.

Kerak kepala bayi paling umum terjadi pada bayi berusia 3 bulan ke atas. Meskipun bisa hilang dengan sendirinya, cradle cap bisa terus ada hingga satu tahun, bahkan lebih.

Cradle cap sangat mudah dideteksi dengan melihat bagian kepala bayi. Seringkali, munculnya kerak ini terkonsentrasi di area kulit yang memiliki banyak kelenjar minyak, seperti kulit kepala dan lipatan kulit. Tidak perlu panik jika bayi Anda memiliki cradle cap karena sama sekali tidak berbahaya.

Bahkan tanpa diobati sekalipun, cradle cap akan hilang dengan sendirinya. Ingat, jangan pernah memaksa untuk mengelupas kerak kepala bayi karena dapat memicu iritasi. 

Kulit bayi sangat sensitif dan masih dalam tahap pertumbuhan. Luka sekecil apapun bisa saja menyebabkan infeksi.

Cara menghilangkan kerak di kepala bayi yang aman dan efektif

Apabila kerak kepala bayi susah hilang, pastikan cara-cara yang Anda lakukan untuk membersihkan kerak di kepala bayi tersebut terbukti aman. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah apa yang efektif pada bayi orang lain belum tentu sama dampaknya pada bayi Anda. 

Jika masih ragu, jangan segan bertanya kepada dokter atau ahlinya tentang cara menghilangkan cradle cap yang tepat.

Beberapa cara menghilangkan kerak di kepala bayi yang aman dan efektif dan mampu pengatasi kulit kepala bayi kering terangkum sebagai berikut:

no caption
Sikatlah kerak kepala bayi menggunakan sisir lembut

1. Sikat lembut kulit kepala bayi 

Salah satu cara menghilangkan kerak di kepala bayi atau cradle cap adalah dengan menyikat lembut kulit kepala bayi. Ada sisir yang didesain khusus untuk mengangkat kerak kepala yang telah terkelupas. 

Anda perlu melakukannya dengan mengarahkan sikat satu arah untuk mengangkat kerak yang telah terkelupas. Lakukan terus-menerus di setiap helai rambut si Kecil. Metode ini dapat diaplikasikan pada rambut yang basah atau kering.

Ingat, jangan memaksa menyikat kerak yang masih menempel karena dapat menyebabkan iritasi atau luka. Lakukan dengan lembut, maka cara ini terbukti aman untuk menghilangkan kerak kepala bayi.

2. Oleskan minyak 

Mengoleskan minyak pada kulit kepala juga baik untuk menghilangkan kerak kepala bayi. Anda bisa mengoleskan kulit seperti minyak kelapa, minyak almond, minyak zaitun, dan lainnya.

Untuk penggunaan pertama kali, aplikasikan sedikit minyak untuk mengetahui apakah ada reaksi alergi pada kulit bayi. Ingat, jangan menekan area ubun-ubun yang masih belum tertutup sempurna.

Tak hanya ampuh mengatasi kulit kepala bayi berkerak, metode ini juga dipercaya memberi nutrisi pada kulit kepala dan mencegah kulit kepala bayi kering.

Cara menghilangkan kerak di kepala bayi dengan minyak sangat mudah dilakukan. Anda bisa mengoleskan minyak dan memijat perlahan selama satu menit. Kemudian, diamkan minyak selama 15 menit sebelum membilasnya dengan sampo khusus bayi.

no caption
Saat mencuci rambut bayi, pijat lembut untuk menghilangkan kerak

3. Mencuci rambut

Menjaga rambut bayi tetap bersih juga menjadi cara membersihkan kerak kepala bayi yang aman. Caranya pun sederhana, hanya cukup menggunakan sampo bayi. Ketika mencuci rambut, pijat perlahan pada area yang benar-benar aman dan gosok perlahan agar kerak terangkat.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), untuk sampo bayi, pilihlah produk dengan kandungan bahan surfaktan yang aman untuk mata seperti cocamidopropyl betaine atau natrium lauril propinat.

Untuk intensitas mencuci rambut bayi, konsultasikan pada dokter anak Anda. Biasanya dokter akan merekomendasikan sampo bayi khusus dengan kandungan obat antijamur seperti ketoconazole. Jangan lupa menjaga agar sampo tidak masuk ke mata bayi. 

4. Oleskan krim

Jika kondisi cradle cap cukup ekstrem dan terasa mengganggu, Anda juga bisa mengoleskan krim khusus dari dokter. Krim yang diberikan biasanya tergantung dari kondisi cradle cap itu sendiri. 

Pada keadaan meradang, dokternya dapat memberikan krim yang mengandung hidrokortison, atau mengandung zinc yang biasa digunakan untuk kulit kepala yang kasar atau bersisik. Pastikan krim ini hanya diaplikasikan atas anjuran dokter.

Pesan dari SehatQ

Tidak semua bayi akan memiliki kerak kepala atau cradle cap. Jika ada pun, beberapa penelitian mengungkap keterkaitannya dengan kondisi hormon. Meski demikian, sekali lagi tak perlu khawatir atau memaksa mengangkat kerak kepala agar hilang. 

Jika dipaksakan, bukan tidak mungkin kulit kepala bayi justru mengalami luka dan berisiko menyebabkan infeksi.

Memang ada pula kemungkinan cradle cap menjadi indikasi gangguan kekebalan tubuh bayi, namun kasus ini sangat langka. Jika memang terjadi pun, tentu ada gejala-gejala lain yang lebih dominan mengiringinya.

Jadi, Anda bebas menggunakan beberapa metode untuk menghilangkan cradle cap selama aman dan tidak menimbulkan reaksi alergi pada kulit bayi Anda. Perlakukan kulit bayi yang masih sensitif dengan ekstra lembut. Jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter jika kerak kepala bayi susah hilang dan menunjukan gejala infeksi.

Advertisement

bayidermatitisdermatitis seboroik

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved