Mengenal Cara Meredakan Sindrom Dispepsia Secara Alami


Sindrom dispepsia adalah kumpulan gejala yang ditimbulkan oleh gangguan pada saluran cerna, seperti refluks gastroesofageal (GERD), tukak lambung, atau kelainan pada kandung empedu.

(0)
Cara alami mengatasi sindrom dispepsiaSindrom dispepsia gangguan saluran pencernaan biasanya ditandai dengan perut begah
Pernahkah anda merasakan perut yang terasa begah, tidak nyaman, nyeri, atau bahkan mual dan muntah? Kumpulan gejala-gejala ini dikenal sebagai sindrom dispepsia.Sindrom dispepsia adalah kumpulan gejala yang ditimbulkan oleh gangguan pada saluran cerna, seperti refluks gastroesofageal (GERD), tukak lambung, atau kelainan pada kandung empedu.

Gejala dan penyebab sindrom dispepsia

Sindrom dispepsia umumnya terjadi saat jumlah asam lambung meningkat dan menyebabkan iritasi pada dinding lambung. Iritasi ini dapat memicu munculnya berbagai keluhan di lambung yang dapat terasa hingga kerongkongan. Rasa nyeri pada lambung inilah yang dapat membuat dispepsia dikenal juga sebagai keluhan nyeri lambung atau sakit maag.Tanda-tanda sindrom dispepsia meliputi:
  • Perut terasa begah dan bergas (mudah sendawa/buang angin)
  • Mual dan muntah
  • Rasa asam atau pahit di mulut
  • Nyeri di ulu hati
  • Rasa panas atau terbakar di perut yang bisa menjalar ke dada, bahkan sampai ke leher
Sindrom dispepsia bisa terjadi karena pengaruh gaya hidup, seperti:
  • Pola makan yang tidak sehat, seperti makan tidak teratur atau banyak mengonsumsi makanan yang berlemak dan pedas
  • Sering konsumsi minuman yang mengandung berkafein
  • Memiliki kebiasaan konsumsi minuman beralkohol
  • Perokok aktif
  • Memiliki berat badan berlebihan atau obesitas
Selain karena dipengaruhi oleh gaya hidup, sindrom dispepsia juga bisa terjadi karena penyakit atau kondisi medis tertentu, seperti:
  • Gangguan asam lambung (GERD)
  • Gangguan lambung, seperti radang lambung atau gastritis, infeksi bakteri pylori pada lambung, tukak lambung, dan kanker lambung
  • Efek samping obat-obatan, seperti antibiotik, kortikosteroid, dan obat golongan NSAID, misalnya aspirin atau ibuprofen
  • Gangguan pada pankreas, termasuk pankreatitis akut dan pankreatitis kronis
  • Gangguan di saluran empedu, seperti kolesistitis

Cara meredakan sindrom dispepsia

Jika anda mengalami sindrom dispepsia, cara-cara berikut dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman akibat sindrom tersebut:

1. Minum air putih dalam jumlah yang cukup

Tubuh manusia membutuhkan air dalam jumlah yang cukup untuk dapat mencerna dan menyerap nutrisi dari makanan. Jika anda kurang minum, tubuh akan semakin sulit untuk mencerna makanan sehingga menyebabkan gejala dispepsia.

2. Hindari berbaring

Saat berbaring, asam lambung dapat mengalir keluar dari lambung menuju ke arah kerongkongan. Kondisi ini menyebabkan rasa nyeri terbakar di dada dan leher.

3. Berendam atau kompres air hangat

Air hangat bisa membuat otot-otot anda rileks dan mengurangi rasa nyeri. Berendam air hangat atau menempelkan kompres air hangat selama 20 menit dapat membantu anda mengurangi rasa tidak nyaman akibat dispepsia.

4. Hindari rokok dan alkohol

Rokok dan alkohol dapat mengiritasi dinding kerongkongan dan lambung sehingga menimbulkan rasa nyeri.

5. Hindari makanan yang sulit dicerna

Jika kita mengonsumsi makanan yang sulit dicerna, tubuh akan bekerja lebih keras untuk mencerna makanan dengan mengeluarkan lebih banyak asam lambung.Kondisi asam lambung berlebih ini menyebabkan sindrom dispepsia. Beberapa contoh makanan yang sulit dicerna, yaitu makanan yang digoreng, mengandung banyak lemak atau gurih, terlalu asin, atau mengandung pengawet.[[artikel-terkait]]

Cara mengobati sindrom dispepsia secara alami

Obat lambung dapat membantu mengatasi sindrom dispepsia. Namun jika anda ingin memilih cara pengobatan yang lebih alami, beberapa bahan makanan berikut dapat digunakan menenangkan perut anda:

1. Jahe

Jahe dapat membantu mengurangi mual, muntah, dan diare. Jahe juga dapat memperlancar kontraksi lambung sehingga mempercepat pencernaan. Tambahkan sedikit jahe ke dalam makanan atau minuman untuk menenangkan lambung anda.

2. Mint

Mint tidak hanya membuat napas anda segar, tetapi juga dapat mengurangi nyeri, mengurangi kram pada otot usus, dan mencegah muntah. Anda dapat mengonsumsi daun mint mentah atau menambahkannya ke dalam teh.

3. Jeruk nipis atau lemon, baking soda, dan air

Campurkan 1 sendok makan perasan jeruk nipis atau lemon, dan 1 sendok teh baking soda ke dalam segelas air. Campuran ini membentuk asam karbonat yang dapat menetralkan asam lambung sehingga bermanfaat mengurangi produksi gas dan gejala sindrom dispepsia lainnya.

4. Kayu manis

Kayu manis mengandung antioksidan yang membantu mengurangi rasa begah, kembung, dan kram perut. Tambahkan 1 sendok teh kayu manis ke dalam makanan atau minuman anda untuk merasakan manfaatnya.

5. Cengkeh

Kandungan cengkeh mampu mengurangi gas dan meningkatkan cairan lambung sehingga memperlancar pencernaan. Campurkan 1-2 sendok teh cengkeh bubuk ke dalam segelas air. Minum 1-2 kali sehari.Walaupun umum terjadi, ada baiknya anda memeriksakan diri ke dokter jika sindrom dispepsia tetap berlangsung selama 2 minggu tanpa perbaikan, atau disertai dengan gejala-gejala berikut:
maagdispepsia
WebMD. https://www.webmd.com/heartburn-gerd/indigestion#1
Diakses pada Mei 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322047.php
Diakses pada Mei 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/home-remedies-for-indigestion#see-a-doctor
Diakses pada Mei 2019
Family Doctor. https://familydoctor.org/condition/indigestion-dyspepsia/ Diakses pada 13 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait