Polusi Udara, Penyebab Mata Kering, Ini Cara Mengobatinya


Polusi udara ternyata adalah salah satu penyebab mata kering. Menggunakan tetes mata kering dan kacamata pelindung dapat mengurangi kemungkinan iritasi mata.

0,0
Polusi udara adalah penyebab mata keringPolusi udara ternyata juga dapat memberi dampak buruk pada kesehatan mata
Polusi udara yang buruk sering kali dikaitkan dengan masalah kesehatan yang berhubungan dengan sistem pernapasan. Namun, polusi udara ternyata juga dapat memberi dampak buruk pada kesehatan mata, termasuk munculnya mata kering. Lantas, bagaimana cara agar mata tidak kering akibat polusi udara?

Polusi udara, penyebab mata kering dan gangguan penglihatan lainnya

Menurut WHO, polusi udara merupakan risiko kesehatan lingkungan terbesar.Tak hanya gangguan pernapasan, dampak polusi udara bisa menyebabkan gejala atau tanda-tanda penyakit mata. Mulai dari iritasi mata, mata kering, hingga rasa tidak nyaman yang terjadi terus-menerus.Dilansir dari studi yang dimuat pada Journal of Ocular Infection and Inflammation, kondisi ini bisa terjadi akibat adanya ozon (O3). Akan tetapi, ozon di sini bukan lapisan ozon yang merupakan bagian dari atmosfer bumi.Ozon yang dimaksud adalah jenis polutan di atas permukaan tanah yang merupakan hasil reaksi matahari dengan polutan primer, seperti NO dan NO2.Nah, polutan dalam polusi udara ini dapat terbawa sampai jarak jauh dan menyebabkan dampak buruk yang berjangka panjang pada kesehatan manusia, termasuk kesehatan mata.Sebuah penelitian pernah menunjukkan adanya peningkatan kadar polusi udara yang diduga akibat NO dan NO2 sehingga menyebabkan bertambahnya kasus darurat opthalmologi (gangguan mata) pada masyarakat di Paris, Prancis.Kadar ozon dalam polusi udara dapat masuk ke dalam kelenjar lakrimal yang berfungsi sebagai penghasil air mata, kemudian mengubah pH. Akibatnya, iritasi pada selaput lendir mata dapat terjadi.Polusi udara sendiri tidak hanya dihasilkan di luar ruangan, melainkan juga di dalam ruangan. Sebagai contoh, beberapa mesin elektronik, seperti pendingin ruangan dan lemari pendingin, dapat menghasilkan polutan bernama CFC atau chlorofluorocarbons, yang juga dapat mengancam kesehatan mata.Baca Juga: Bahaya Polusi Udara Bagi Kesehatan Anda

Apa saja penyakit mata yang disebabkan oleh polusi udara?

Seperti yang sudah sedikit disinggung sebelumnya, polusi udara bisa menyebabkan gejala penyakit mata.Misalnya, iritasi mata, mata kering, mata merah dan gatal, hingga rasa tidak nyaman yang terjadi terus menerus.Zat iritan, termasuk partikel debu, paparan asap polusi (asap rokok atau kendaraan bermotor), angin, dan iklim yang kering dapat meningkatkan penguapan air mata.Jika terpapar berlebihan, zat iritan ini dapat menyebabkan mata merah, berair, dan kering.Itu sebabnya, Anda yang sering berada di luar ruangan lebih sering mengalami mata merah dan kering sekaligus akibat terpaan angin saat berkendara, atau mungkin debu yang tak sengaja masuk.

Cara mengatasi mata kering akibat paparan polusi udara

Iritasi mata atau mata kering tentu bisa terjadi pada siapa saja. Terlebih, bagi Anda yang tinggal di kota besar dan sering beraktivitas di luar ruangan.Untungnya, ada beberapa cara mengatasi mata kering akibat paparan polusi udara yang bisa Anda lakukan. Selain itu, ada berbagai cara pencegahan iritasi mata yang dapat Anda pratikkan pula. Berikut penjelasannya.

1. Pakai kacamata pelindung

Salah satu cara mencegah mata kering dan iritasi mata adalah dengan memakai kacamata pelindung.Penggunaan kacamata berfungsi untuk mengurangi masuknya partikel-partikel debu atau zat iritan lain ke dalam mata. Anda juga bisa menggunakan kacamata hitam untuk mengurangi paparan sinar ultraviolet (UV).Hal ini perlu dilakukan terutama bagi Anda yang bepergian menggunakan transportasi umum atau beraktivitas di luar ruangan sehingga memungkinkan mata untuk terpapar pada berbagai polutan berbahaya dari asap kendaraan.

2. Hindari mengucek mata

Partikel debu atau zat iritan yang masuk ke dalam mata terkadang dapat memberikan sensasi rasa gatal.Walaupun kerap tak tertahankan, Anda tidak disarankan untuk mengucek mata. Pasalnya, kebiasaan mengucek mata justru dapat memperparah iritasi, bahkan menimbulkan sensasi panas pada mata.Apalagi jika Anda menggosok mata dengan tangan yang belum dicuci dengan air dan sabun, risiko infeksi akibat perpindahan bakteri dari tangan ke mata dapat terjadi.Jika merasa ada kotoran yang masuk ke mata, Anda dapat mengalirkan air bersih pada mata.

3. Gunakan kompres air dingin

Alih-alih mengucek mata untuk mengatasi keluhan pada mata akibat polusi udara, Anda bisa menggunakan kain bersih yang sudah direndam air dingin, lalu usapkan pada mata.Anda juga bisa menggunakan potongan balok es yang dibungkus dengan kain bersih. Langkah ini dipercaya dapat meredakan mata yang terasa gatal dan mengalami peradangan akibat paparan zat polutan.

4. Banyak minum air putih

Jika Anda dehidrasi karena tidak mengonsumsi air putih yang cukup, mata menjadi lebih sulit untuk memproduksi lapisan air mata basal.Anda disarankan untuk banyak minum air putih sebagai cara agar mata tidak kering akibat paparan polusi udara.Minum air putih yang banyak dapat menghidrasi tubuh, termasuk mata, dengan cara membuang racun berbahaya dari dalam tubuh.

5. Sedia obat tetes mata saat bepergian

cara agar mata tidak kering dengan tetes mata
Gunakan tetes mata kering dan merah tiap mata mulai kering, merah, dan gatal
Mata memiliki lapisan kornea yang berfungsi untuk melindungi mata kering, gatal, serta paparan dari bakteri dan zat polutan berbahaya lainnya.Untuk itu, tak ada salahnya Anda selalu membawa obat tetes mata setiap kali bepergian. Tetes mata untuk mata kering dan merah yang digunakan adalah mengandung air mata buatan.Gunakan tetes mata kering dan merah setiap Anda merasa mata mulai kering, merah, dan gatal.Meneteskan sebanyak 2-3 kali dengan jarak waktu yang teratur dalam sehari juga dapat membantu membuat otot mata tetap rileks.

6. Periksakan mata ke dokter

Pemeriksaan mata secara rutin bisa menjadi cara mencegah mata kering, memerah, dan gatal akibat polusi yang dapat dilakukan berikutnya.Terlebih jika Anda mengalami masalah mata kering atau iritasi mata yang tak kunjung sembuh, berkonsultasi dengan dokter spesialis mata untuk mendapatkan penanganan tepat perlu segera dilakukan.Pemeriksaan ke dokter juga dapat mengetahui adanya penyakit sehingga Anda bisa mendapatkan penanganan lebih awal sebelum kondisi jadi memburuk.

Catatan dari SehatQ

Polusi udara adalah penyebab mata kering yang sering kali tidak disadari. Mata merah, mata kering, atau iritasi mata akibat kondisi ini sebaiknya jangan dianggap sepele.Sebab, jika terlalu lama dibiarkan, Anda bisa merasa tidak nyaman dan kondisinya bisa semakin parah.Jadi, apabila mata merah dan kering yang Anda alami sudah mulai mengganggu kegiatan sehari-hari, segeralah berobat ke dokter mata untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
kesehatan matamata keringmata merahmata iritasiobat matapolusi udaraadv rohto dry fresh
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dry-eyes/symptoms-causes/syc-20371863
Diakses pada 18 Oktober 2021
American Optometric Association. https://www.aoa.org/healthy-eyes/eye-and-vision-conditions/dry-eye?sso=y
Diakses pada 18 Oktober 2021
Centre for Sight. https://www.centreforsight.net/blog/5-ways-protect-eyes-pollution/
Diakses pada 18 Oktober 2021
London Vision Clinic. https://www.londonvisionclinic.com/staying-hydrated-and-why-its-important-for-your-eyes/
Diakses pada 18 Oktober 2021
News Medical Life Sciences. https://www.news-medical.net/health/Air-Pollution-and-Eye-Health.aspx
Diakses pada 18 Oktober 2021
Journal of Ocular Infection and Inflammation. https://www.longdom.org/open-access/minor-to-chronic-eye-disorders-due-to-environmental-pollution-a-review.pdf
Diakses pada 18 Oktober 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait