Cairan yang Keluar Sebelum Sperma Bisa Bikin Hamil, Benarkah Demikian?

(0)
25 Dec 2019|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Cairan yang keluar sebelum sperma, memiliki tekstur yang berbeda dari sperma, namun bisa sebabkan kehamilan.Waspadalah, bagi pasangan suami-istri yang belum tahu bahwa cairan yang keluar sebelum sperma bisa sebabkan kehamilan.
Cairan yang keluar sebelum sperma bisa muncul dalam hubungan intim. Biasanya pasangan suami-istri melakukan foreplay untuk "pemanasan", sehingga sang istri bisa memproduksi pelumas alami yang membuat pengalaman bercinta semakin menyenangkan. Tidak hanya wanita, pria juga ternyata bisa mengeluarkan cairan yang keluar sebelum sperma.Banyak yang bertanya, apakah cairan yang keluar sebelum sperma bisa menyebabkan kehamilan? Padahal, warna cairannya yang bening, menandakan bahwa itu bukanlah sperma. Namun, apakah kehamilan tetap bisa terjadi, jika cairan itu masuk ke dalam vagina?

Cairan yang keluar sebelum sperma ternyata ini

Cairan yang keluar sebelum sperma adalah cairan pra-ejakulasi. Sebenarnya, cairan yang keluar sebelum sperma ini tidak mengandung sperma. Namun ternyata, sperma bisa “tumpah” ke dalamnya.Fungsi cairan pra-ejakulasi ini sama seperti cairan yang diproduksi oleh vagina, saat berhubungan seksual, yakni menjadi pelumas yang diproduksi oleh kelenjar di dalam penis. Cairan ini diproduksi sebelum ejakulasi terjadi.

Cairan yang keluar sebelum sperma, bisa sebabkan kehamilan

Ketika cairan ini keluar dari penis, bisa saja sperma ikut keluar bersamanya. Faktanya, sebuah studi di tahun 2016, menemukan bahwa sekitar 17% cairan pra-ejakulasi milik para responden, ternyata mengandung sperma.
Sementara itu studi lainnya membuktikan, dari sekitar 27 sampel pra-ejakulasi, 37% di antaranya mengandung sperma. Jadi, apakah cairan yang keluar sebelum sperma bisa mengakibatkan kehamilan? Jawabannya, bisa.
Biasanya, untuk menghilangkan sperma para cairan pra-ejakulasi, para pria buang air kecil terlebih dahulu, sebelum melakukan hubungan seksual. Namun, tidak ada yang bisa menjamin, tidak ada sperma dalam cairan pra-ejakulasi, setelah pria buang air kecil.

Cairan yang keluar sebelum sperma muncul tanpa disadari

Berbeda dari ejakulasi, para pria tidak bisa mengontrol waktu keluarnya cairan pra-ejakulasi dari penis. Dengan kata lain, cairan pra-ejakulasi ini akan keluar dengan sendirinya, tanpa disadari.Walaupun bertindak sebagai pelumas, bukan tidak mungkin bahwa cairan pra-ejakulasi tidak mengandung sperma.Ketika pasangan suami-istri melakukan hubungan seksual tanpa kondom, cairan yang keluar sebelum sperma ini bisa masuk ke dalam vagina, sambil membawa sperma. Anda maupun pasangan, tidak akan menyadarinya.
Bagaimana cara menghindari kehamilan akibat cairan pra-ejakulasi?
Mencabut penis dari vagina, bahkan sebelum ejakulasi, tidak bisa mencegah cairan pra-ejakulasi menyebabkan kehamilan. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, baik Anda maupun istri tidak akan menyadari bahwa cairan tersebut sudah masuk ke dalam vagina, sambil membawa sperma yang ternyata “menumpang” cairan pra-ejakulasi.Jika memang Anda dan istri tidak sedang merencanakan kehamilan, ada baiknya menggunakan beberapa metode kontrasepsi berupa:Beberapa metode kontrasepsi di atas, bisa mencegah dan menurunkan risiko kehamilan tak diinginkan, akibat masuknya cairan pra-ejakulasi yang mengandung sperma, ke dalam vagina.

Catatan dari SehatQ

Untuk menghindari kehamilan yang tidak diinginkan, ada baiknya Anda menggunakan metode kontrasepsi seperti kondom, KB spiral, pil KB, atau pil kontrasepsi darurat. Selain itu, hindari juga seks bebas, karena bisa meningkatkan risiko terhadap penyakit menular seksual, seperti HIV/AIDS hingga herpes.
hubungan sekskehamilantips sekssperma
Healthline. https://www.healthline.com/health/healthy-sex/can-you-get-pregnant-from-precum#does-pre--cum-have-sperm?
Diakses pada 18 Desember 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/325356.php#pregnancy-from-precum
Diakses pada 18 Desember 2019
Queensland Health. https://www.health.qld.gov.au/news-events/news/types-contraception-women-condoms-pill-iud-ring-implant-injection-diaphragm
Diakses pada 18 Desember 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait