Busui Jangan Ragu, Puting Datar Bukan Hambatan Menyusui si Kecil

Posisi perlekatan yang salah akan membuat puting datar terasa nyeri
Bentuk puting yang datar memang menyulitkan saat harus menyusui secara langsung

Setiap wanita punya payudara yang berbeda, mulai dari bentuk puting yang berbeda, ukuran, dan biasanya sangat berpengaruh terhadap proses menyusui. Salah satu yang rentan membuat ibu baru patah arang untuk menyusui adalah kondisi puting datar karena terasa nyeri. Namun bentuk puting yang berbeda bukan berarti halangan untuk menyusui.

Bentuk puting bisa bervariasi mulai dari datar hingga masuk ke dalam (inverted). Kondisi ini tidak mutlak karena bisa saja berubah dipengaruhi banyak hal seperti lemak di payudara hingga panjang kelenjar susu.

Memang wajar jika calon ibu dengan puting datar merasa khawatir dengan pengalaman menyusuinya. Namun dengan kesabaran dan konsistensi, menyusui tetap mungkin dilakukan.

Menyusui dengan puting datar

Puting adalah bagian dari payudara yang sangat sensitif terhadap stimulus apapun. Bahkan merangsang payudara juga bisa membuat puting normal mengeras dan lebih besar. Artinya, bukan tidak mungkin menyusui bayi meskipun sang ibu memiliki puting datar.

Beberapa tipsnya adalah:

1. Kenali puting Anda

Pertama-tama, Anda perlu mengenali lebih jauh bagaimana puting Anda merespon stimulus. Caranya, letakkan ibu jari dan telunjuk di areola payudara kemudian remas perlahan. Lakukan hal yang sama di payudara kanan dan kiri.

Bagi wanita dengan puting datar, saat melakukan hal ini responnya adalah puting menjadi datar atau masuk ke dalam. Coba ulangi beberapa kali agar Anda mengenal betul bentuk puting.

2. Gunakan pompa ASI

Selain untuk memerah ASI, pompa payudara atau yang disebut dengan pompa ASI juga bisa membantu menarik puting datar. Cara kerja pompa ASI adalah dengan menghisap puting dan areola sehingga ASI bisa tertampung dalam botol. Artinya, Anda bisa menggunakan pompa ASI untuk menarik puting sebelum menyusui bayi secara langsung.

3. Teknik marmet

Penyelamat ibu menyusui ketika lupa membawa pompa ASI elektrik atau manual adalah teknik marmet. Ini adalah teknik memerah ASI dengan tangan dan tanpa bantuan alat. Teknik ini juga bisa dilakukan sebelum Anda menyusui bayi secara langsung.

Caranya, tempatkan tangan di samping payudara sehingga membentuk huruf “C”. Kemudian, letakkan ibu jari dan telunjuk di sekitar areola dan dorong perlahan ke arah puting hingga mengeluarkan ASI.

Pijatan dalam teknik marmet ini dapat membantu ibu untuk menarik puting datar sehingga membuat bayi lebih mudah melekat.

4. Nipple shield

Produk yang juga dijual bebas untuk membantu ibu menyusui dengan puting datar adalah nipple shield. Ini adalah alat berupa puting dengan bahan silikon yang bisa ditempatkan di puting saat akan menyusui.

Meski demikian, tidak semua ibu menyusui lihai menggunakan nipple shield karena ada perantara antara mulut bayi dan payudara. Jadi sebelum menggunakannya, coba diskusikan dengan konselor laktasi atau berlatih terlebih dahulu.

5. Teknik Hoffman

Penelitian pada tahun 2017 menemukan bahwa teknik Hoffman ini efektif untuk memudahkan proses menyusui dari puting datar. Caranya adalah dengan memberi stimulus pada puting.

Pertama, letakkan telunjuk dan ibu jari di puting. Kemudian, tekan jari ke arah payudara dan buat areola lebih lebar. Lakukan stimulus ini setiap pagi secara rutin.

Selain itu, Anda juga bisa perlahan menyentuh puting dengan ibu jari dan telunjuk serta menempelkan kompres air dingin sebagai stimulus tambahan.

6. C-hold dan V-hold

Jangan kehabisan akal karena puting datar juga bisa disiasati dengan menahan payudara. Cara pertama adalah C-hold, yaitu memegang payudara dengan tangan berbentuk huruf “C”. Ibu jari berada di bagian atas payudara dan jari lainnya di bagian bawah. Kemudian, tekan payudara dengan semua jari.

Selain itu, ada juga cara V-hold, yaitu menggunakan dua jari yaitu telunjuk dan jari tengah untuk “menjepit” puting seperti bentuk gunting. Posisinya adalah ibu jari dan telunjuk di bagian atas puting, sementara tiga jari lainnya di bagian bawah. Kemudian peras dan tekan payudara seperti metode sebelumnya.

Memang benar jika menyusui bagi para ibu yang memiliki puting datar adalah hal yang lebih menantang. Selain karena bayi akan kesulitan mendeteksi keberadaan puting, perlekatan yang salah akan membuat puting terasa nyeri. Namun beberapa teknik dan alat telah tersedia untuk memudahkan proses menyusui.

Coba beberapa teknik yang sekiranya pas untuk Anda dan buah hati. Siapa tahu ada teknik lain yang tidak tertera di atas dan bahkan lebih nyaman untuk Anda.

Jangan ragu pula untuk meminta dukungan dari orang-orang terdekat agar tidak mengganggu ketenangan Anda selama berproses. Jika telah bulat tekad untuk memberikan ASI eksklusif, minta suami atau keluarga untuk tidak meminta hal sebaliknya. Selain itu, cobalah untuk sering menyusui agar produksi ASI dapat berjalan dengan lancar.

Nikmati perjalanan menjadi ibu, dan selamat menyusui!

Baby Center. https://www.babycenter.com/0_breastfeeding-with-flat-or-inverted-nipples_8689.bc
Diakses 21 November 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/breastfeeding-with-flat-nipples#takeaway
Diakses 21 November 2019

Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/breastfeeding-with-flat-nipples-431881
Diakses 21 November 2019

Artikel Terkait