logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
Forum
Bayi & Menyusui

Tips Menyusui dengan Puting Datar agar ASI Lancar Keluar

open-summary

Puting datar tetap memungkinkan ibu untuk menyusui. Teknik yang bisa digunakan agar ASI lancar keluar saat menyusui adalah menggunakan teknik marmet hingga nipple shield.


close-summary

Ditinjau secara medis oleh dr. Anandika Pawitri

25 Nov 2019

Puting datar bisa diakali dengan memilih posisi pelekatan yang tepat

Puting datar memang menyulitkan saat harus menyusui secara langsung

Table of Content

  • Teknik menyusui dengan puting datar
  • Tips sukses menyusui dengan puting datar
  • Catatan dari SehatQ

Puting datar terjadi akibat jaringan payudara bengkak, tepatnya di belakang puting mengalami pembengkakan.

Advertisement

Selain itu, puting menyusui menjadi datar juga disebabkan penyakit tertentu, benturan yang terjadi di payudara, atau ada tarikan di bagian bawah puting susu yang membuat puting tidak keluar.

Setiap wanita punya payudara yang berbeda, mulai dari bentuk puting yang berbeda, ukuran, dan biasanya sangat berpengaruh terhadap proses menyusui.

Puting yang datar menghambat proses menyusui. Sebab, kondisi ini menyebabkan puting terasa nyeri. Namun, bentuk puting yang berbeda bukan berarti halangan untuk menyusui.

Bentuk puting bisa bervariasi mulai dari datar hingga masuk ke dalam (inverted). Kondisi ini tidak mutlak karena bisa saja berubah dipengaruhi banyak hal, seperti lemak di payudara hingga panjang kelenjar susu.

Teknik menyusui dengan puting datar

Puting adalah bagian dari payudara yang sangat sensitif terhadap stimulus apapun. Bahkan merangsang payudara juga bisa membuat puting normal mengeras dan lebih besar.

Artinya, bukan tidak mungkin menyusui bayi meskipun sang ibu memiliki puting yang datar. Beberapa tipsnya adalah:

1. Kenali puting Anda

no caption
Puting datar bisa diperhatikan dengan cara meremas perlahan

Pertama-tama, Anda perlu mengenali lebih jauh bagaimana puting Anda merespon stimulus.

Caranya, letakkan ibu jari dan telunjuk di bagian payudara yang berwarna merah muda kecokelatan (areola) payudara, kemudian remas perlahan. Lakukan hal yang sama di payudara kanan dan kiri.

Bagi wanita dengan puting datar, saat melakukan hal ini responnya adalah puting menjadi datar atau masuk ke dalam. Coba ulangi beberapa kali agar Anda mengenal betul bentuk puting.

2. Gunakan pompa ASI

no caption
Pompa ASI bantu menarik puting datar

Selain untuk memerah ASI, pompa ASI juga bisa digunakan sebagai cara agar puting susu keluar. Sebab, alat ini membantu menarik puting yang datar.

Cara kerja pompa ASI adalah dengan menghisap puting dan areola sehingga ASI bisa tertampung dalam botol. Artinya, Anda bisa menggunakan pompa ASI untuk menarik puting sebelum menyusui bayi secara langsung.

3. Teknik marmet

no caption
Teknik marmet banyu puting datar mengeluarkan ASI

Penyelamat ibu menyusui ketika lupa membawa pompa ASI elektrik atau manual adalah teknik marmet. Ini adalah teknik memerah ASI dengan tangan dan tanpa bantuan alat. Teknik ini juga bisa dilakukan sebelum Anda menyusui bayi secara langsung.

Caranya, tempatkan tangan di samping payudara sehingga membentuk huruf “C”. Kemudian, letakkan ibu jari dan telunjuk di sekitar areola dan dorong perlahan ke arah puting hingga mengeluarkan ASI.

Pijatan dalam teknik marmet ini dapat membantu ibu untuk menarik puting datar sehingga membuat bayi lebih mudah melekat.

Baca Juga

  • Cara Mengatasi Bayi Bingung Puting
  • Efek Minum Teh Hijau untuk Ibu Menyusui
  • Panduan Cara Membersihkan Telinga Bayi yang Mudah, Benar, dan Aman

4. Nipple shield

Produk yang juga dijual bebas untuk membantu ibu menyusui dengan puting yang datar adalah nipple shield. Ini adalah alat berupa puting dengan bahan silikon yang bisa ditempatkan di puting saat akan menyusui.

Meski demikian, tidak semua ibu menyusui lihai menggunakan nipple shield karena ada jarak antara mulut bayi dan payudara. Sebelum menggunakannya, coba diskusikan dengan konselor laktasi atau berlatih terlebih dahulu.

5. Teknik Hoffman

no caption
Kompres dingin untuk rangsangan tambahan pada puting datar

Penelitian yang terbit pada jurnal International Journal of Pharma and Bio Sciences menemukan, teknik Hoffman ini efektif untuk memudahkan proses menyusui dari puting datar.

Teknik Hoffman sebagai cara agar puting susu keluar adalah dengan memberi stimulus pada puting. Pertama, letakkan telunjuk dan ibu jari di puting bunda. Kemudian, tekan jari ke arah payudara dan buat areola lebih lebar. Lakukan stimulus ini setiap pagi secara rutin.

Selain itu, Anda juga bisa perlahan menyentuh puting dengan ibu jari dan telunjuk serta menempelkan kompres air dingin sebagai stimulus tambahan.

6. C-hold dan V-hold

Jangan kehabisan akal karena puting datar juga bisa disiasati dengan menahan payudara. Cara pertama adalah C-hold, yaitu memegang payudara dengan tangan berbentuk huruf “C”.

Ibu jari berada di bagian atas payudara dan jari lainnya di bagian bawah. Kemudian, tekan payudara dengan semua jari.

Selain itu, ada juga cara V-hold, yaitu menggunakan dua jari yaitu telunjuk dan jari tengah untuk “menjepit” puting seperti bentuk gunting.

Letakkan ibu jari dan telunjuk di bagian atas puting, sementara tiga jari lainnya di bagian bawah. Kemudian peras dan tekan payudara seperti metode sebelumnya.

Tidak dapat dipungkiri, menyusui dengan puting menyusui yang datar adalah hal yang menantang. Selain karena bayi akan kesulitan mendeteksi keberadaan puting, pelekatan yang salah akan membuat puting terasa nyeri.

Namun, beberapa teknik dan alat telah tersedia untuk memudahkan proses menyusui.

Tips sukses menyusui dengan puting datar

no caption
Pelekatan yang tepat bantu menyusui dengan puting datar

Puting datar bukanlah penghalang sehingga Anda tidak bisa memberi ASI eksklusif untuk buah hati.

Agar ibu dengan puting datar sukses menyusui, ada hal yang harus diperhatikan, seperti cara menyusui yang tepat. Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) merangkum hal-hal yang harus diperhatikan, yakni:

1. Puting tidak perlu ditarik

Saat ingin mengetahui cara agar puting susu keluar, jangan menarik puting atau menggunakan tempurung puting (breast shells) agar puting keluar. Justru, hal ini malah meningkatkan risiko kontraksi dini. Efeknya, hal ini memicu bayi lahir prematur.

2. Cari posisi pelekatan yang pas

Cara menyusu yang benar pada ibu dengan puting datar harus mempertimbangkan posisi pelekatan yang pas.

3. Perhatikan bayi saat menyusu

Ibu harus mengingat bahwa bayi mengisap areola saat menyusu, bukan puting.

4. Lakukan inisiasi menyusu dini (IMD)

Bantu latih bayi melekat dengan mandiri menggunakan cara inisiasi menyusu dini (IMD). Hal ini membantu bayi agar tidak bingung puting sehingga menyusui menjadi lancar.

5. Pilih posisi mendekap yang pas

Selan mencari tahu cara agar puting susu keluar, ada beberapa posisi mendekap yang bisa Anda coba, seperti cradle, cross-cradle, hingga football. Posisi menyusu memang harus setepat mungkin.

Sebab, bukan tidak mungkin, ada risiko yang akan memengaruhi kesehatan jika posisi menyusui tidak pas.

Bahkan, penelitian yang diterbitkan Journal of Family & Community Medicine menyatakan, pelekatan yang tidak pas menyebabkan puting retak. Hal ini meningkatkan ibu mengalami mastitis atau radang kelenjar susu.

6. Rangsang payudara

Cara mengeluarkan puting susu adalah dengan memberikan sentuhan dan rangsangan pada payudara membuat payudara merespon rangsangan tersebut. Puting pun menjadi keluar dengan maksimal. Ini bisa dilakukan sebagai cara agar puting susu keluar.

Tidak hanya 5 hal di atas, AIMI juga mengimbau untuk memerhatikan beberapa aspek posisi menyusui yang tepat. Imbauan ini disingkat menjadi CALM, yakni:

  • C: Chin, perhatikan dagu bayi harus menempel pada payudara Anda.
  • A: Areola, pastikan mulut bayi mengisap bagian areola, bukan puting bayi saja. Pastikan juga jika bibir bayi bagian atas mengambil mengisap areola lebih banyak daripada bibir bagian bawah.
  • L: Lips, bibir atas dan bibir keluar seharusnya terputar keluar, tidak terlipat mengarah ke dalam ataupun monyong.
  • M, Mouth: Mulut bayi harus terbuka lebar dan menempel pada payudara. Hal ini bertujuan agar seluruh bagian areola bisa diisap bayi.

Catatan dari SehatQ

Puting datar seringkali menjadi halangan saat ibu menyusui. Padahal, masalah ini bisa diakali dengan memerhatikan hal-hal penting, seperti teknik-teknik menyusui, posisi menyusui pelekatan bayi yang pas.

Jika bayi masih terlihat kesulitan menyusui meski Anda sudah melakukan cara di atas, segera konsultasikan pada dokter melalui chat di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.

Jika Anda ingin melengkapi keperluan untuk ibu menyusui, kunjungi Toko SehatQ untuk mendapatkan penawaran menarik.

Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.

Advertisement

puting lecetasi eksklusifibu menyusuiasi perahbayi & menyusui

Ditulis oleh Azelia Trifiana

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq
    FacebookTwitterInstagramYoutubeLinkedin

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Perusahaan

Dukungan

Butuh Bantuan?

Jam operasional:
07:00 - 20:00 WIB

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved