Bukannya Membantu, Kacamata Malam Anti Silau Justru Berbahaya?

(0)
28 Oct 2020|Azelia Trifiana
Apakah kacamata hitam anti silau baik untuk digunakan saat mengemudikacamata anti silau untuk mengemudi malam hari tidaklah terlalu efektif
Bagi yang kesibukan atau aktivitasnya mengharuskan mengemudi di malam hari, tentu rasanya lebih menantang. Memakai kacamata malam anti silau dianggap sebagai salah satu solusi. Namun, penelitian menyebut kacamata untuk mengemudi malam hari tidaklah terlalu efektif.Banyak alasan yang membuat mengemudi di malam hari perlu kewaspadaan lebih besar. Pantulan lampu mobil yang menyilaukan terkadang menyulitkan melihat dengan jelas.

Fungsi kacamata malam

Kacamata malam berperan menyebarkan cahaya biru
Kacamata malam anti silau menggunakan lensa dengan warna kekuningan. Tidak perlu preskripsi khusus dari dokter untuk memakai kacamata malam ini. Beberapa jenis kacamata untuk mengemudi malam hari ini juga memiliki lapisan anti-refleksi.Fungsi utama kacamata malam adalah mengurangi bayangan dengan cara menyebarkan cahaya biru. Disebut juga blue light, ini merupakan spektrum cahaya dengan gelombang terpendek namun energinya paling besar.Berbeda dengan cahaya lain yang memiliki gelombang lebih panjang, cahaya biru ini lebih menyilaukan ketika masuk ke mata.Dulu, kacamata malam ini diproduksi untuk pemburu sebagai kacamata yang digunakan saat menembak. Alasannya karena kacamata ini membantu menajamkan kontras warna burung yang terbang dengan langit, utamanya saat cuaca berawan.

Efektifkah kacamata malam?

Hingga kini belum ada penelitian yang menyebutkan kacamata malam anti silau efektif digunakan mengemudi di malam hari. Memang benar lensa berwarna kekuningan dapat mereduksi jumlah cahaya yang masuk ke mata. Namun pada malam hari, hal ini justru dapat merugikan.Belum lagi jenis lensa kacamata untuk mengemudi malam hari ada yang lebih gelap. Lensa jenis ini tak hanya menghalau cahaya menghilaukan saja, tapi juga seluruh cahaya. Konsekuensinya, pengemudi akan lebih sulit melihat saat cahaya terbatas.Berdasarkan studi pemeriksaan tajam penglihatan dengan kacamata ini menunjukkan hasil penglihatan yang tidak lebih jelas. Selain itu, kacamata malam ini juga tak membantu pengemudi untuk melihat pejalan kaki lebih jelas.Studi pada tahun 2019 menunjukkan bahwa kacamata malam ini justru menurunkan refleks penglihatan penggunanya. Artinya, kemampuan melihat di malam hari justru menjadi lebih buruk.Dengan demikian, kacamata malam anti silau tidak efektif menghalau cahaya menyilaukan. Sebaliknya, kacamata ini justru berbahaya dan tidak tepat digunakan mengemudi di malam hari.

Cara mengemudi aman di malam hari

Tak perlu mengandalkan kacamata malam anti silau, sebenarnya ada banyak cara lain yang dapat membantu mengemudi lebih aman di malam hari, di antaranya:
  • Bagi yang memakai kacamata, pastikan sudah memakai lensa yang paling sesuai dengan kondisi mata
  • Pertimbangkan untuk memberi lapisan anti-refleksi di lensa kacamata
  • Sebelum mengemudi, bersihkan lensa kacamata
  • Pastikan kaca depan mobil benar-benar bersih karena debu dapat memperkuat cahaya yang menyilaukan
  • Jaga cahaya dashboard mobil tidak terlalu menyilaukan
  • Pastikan lampu depan bersih

Nyctalopia, penglihatan terganggu di malam hari

Tak kalah penting, konsultasikan dengan dokter spesialis mata apabila merasa penglihatan menurun saat sedang mengemudi di malam hari. Bisa jadi, itu adalah kondisi nyctalopia atau night blindness. Kondisi ini bukan berarti tidak bisa melihat apapun di malam hari, namun penglihatan terganggu ketika cahaya terbatas.Selain itu, masalah nyctalopia juga membuat mata kesulitan melihat saat transisi dari cahaya terang ke cahaya gelap. Artinya, menyetir di malam hari ketika banyak cahaya menyilaukan dari kendaraan arah berlawanan menjadi lebih berbahaya.Penyebab night blindness beragam, seperti:
  • Penuaan, usia di atas 40 tahun
  • Otot iris menjadi lebih lemah
  • Ukuran pupil berkurang
  • Katarak
  • Masalah lensa mata lainnya
  • Defisiensi vitamin A
  • Penderita diabetes dengan retinopati diabetikum
  • Retinitis pigmentosa
  • Permasalahan retina dan saraf optik lainnya (contoh : age related macular degeneration)

Catatan dari SehatQ

Jika nyctalopia adalah penyebab seseorang kesulitan mengemudi di malam hari, maka solusinya tentu bukan memakai kacamata malam anti silau. Justru, harus diatasi dengan memakai kacamata yang tepat.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar kesulitan melihat di malam hari dan masalah lensa mata lainnya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan matahidup sehatkaca mata anti sinar biru
Healthline. https://www.healthline.com/health/night-driving-glasses
Diakses pada 8 Oktober 2020
All About Vision. https://www.allaboutvision.com/eyeglasses/night-driving-glasses/
Diakses pada 8 Oktober 2020
AAO. https://www.aao.org/eye-health/tips-prevention/night-driving-glasses-may-hurt-not-help
Diakses pada 8 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait